Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Indonesia Lolos dari Sanksi Berat FIFA, Pengamat Acungi Jempol Kemampuan Diplomasi Erick Thohir

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 07 April 2023 | 16:18 WIB
Indonesia Lolos dari Sanksi Berat FIFA, Pengamat Acungi Jempol Kemampuan Diplomasi Erick Thohir
Ketua Umum PSSI Erick Thohir bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino di Paris, Prancis, Kamis (6/4/2023). [Foto: Istimewa]

Suara.com - Perjuangan Ketua Umum PSSI Erick Thohir melobi FIFA berbuah manis. FIFA menjatuhkan sanksi yang relatif ringan dan bersifat administratif kepada Indonesia seiring pencabutan mandat sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. FIFA hanya "menghukum" dengan pembatasan dana subsidi FIFA Forward.

Terbebasnya Indonesia dari ancaman sanksi berat kemudian disyukuri banyak pihak. Tak terkecuali sejumlah pengamat sepak bola Tanah Air serta suporter dan pecinta sepak bola Indonesia.

Pengamat Sepak Bola Nasional Akmal Marhali bersyukur usaha keras Erick Thohir yang berhasil melobi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk tidak menjatuhkan sanksi berat terhadap Indonesia sehingga memberikan dampak positif bagi sepak bola Indonesia.

Akmal mengakui kemampuan lobi Erick Thohir terhadap FIFA yang dinilai sangat luar biasa, meskipun sebenarnya hal itu merupakan pekerjaan yang tidak mudah, sehingga FIFA hanya menjatuhi sanksi yang relatif ringan yang bersifat administrasi.

“Dalam konteks sanksi, FIFA tetap tegas menjaga kedaulatan mereka ke anggotanya. Pembatasan pengucuran dana FIFA Forward layak disyukuri. Ini hasil kerja lobi PSSI yang tidak mudah. Akan tetapi kita jangan juga lantas kita jumawa. Indonesia harus rendah hati mengakui punya kesalahan. Jangan mengulangi kesalahan serupa. Walau dihukum ringan, posisi kita salah,” ujar Akmal Marhali, Jumat (7/4/2023).

Dengan sanksi ringan tersebut, kata Akmal, merupakan momentum bagi Erick Thohir melakukan transformasi sepak bola Indonesia ke depan, agar kejadian serupa seperti pencabutan menjadi tuan rumah event internasional tidak terulang kembali.

“Kalau kemudian kita ternyata ke depannya tidak bisa melakukan perbaikan bisa jadi jadi lebih berat kan, ini kan kartu kuning yang diberikan kalau kemudian ada kartu kuning kedua bisa jadi sanksi itu yang harus dipahami bangsa kita,” ucapnya.

Dikatakan Akmal, suporter dan para pecinta tanah air ikut memberikan energi besar yang mengiringi perjalanan Erick Thohir ke Eropa untuk memperjuangkan sepakbola Indonesia tidak terkena sanksi berat. Hingga pulang ke tanah air membawa kabar bahagia.

Hal itu tercermin dari dukungan ratusan suporter dan pecinta sepakbola nasional menggelar aksi menyalakan 1.000 lilin dan doa bersama di waktu yang sama ketika Erick Thohir tengah melobi FIFA.

“Konteksnya 1.000 lilin itu adalah konteks kita mengingatkan kepada pemerintah kepada stakeholder bola kita, jangan kemudian sepak bola jadi tunggangan politik itu yang paling penting. Karena faktanya setiap sepak bola dijadikan kendaraan politik kita batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 itu yang saya sampaikan,” jelas Akmal.

Akmal mengingatkan semua pihak agar ke depan harus berkomitmen agar sepak bola tidak boleh di intervensi dengan urusan politik.

"Beruntung lewat lobi-lobi yang ciamik, akhirnya FIFA tidak menghukum Indonesia dengan berat, cuma ke depan kejadian lagi sulit buat kita berkelit. Pemerintah harus berkomitmen terhadap sepak bola, tidak dimasuki intervensi politik,” tegas Akmal.

Sementara itu, mantan wartawan sepakbola sekaligus pakar komunikasi Effendi Gazali mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan semua pihak yang sudah memperjuangkan nasib Indonesia di FIFA.

Menurut Effendi, semua itu adalah perjuangan luar biasa untuk mengatasi kesedihan serius yang menimpa bangsa Indonesia karena dibatalkannya Piala Dunia U-20 di Indonesia.

"Praktisnya, kita jadi bisa menyaksikan Timnas kita bertarung di SEA Games mulai 29 April. Tidak terbayang bagi kita, kalau kita kena sanksi FIFA dan akibatnya kita terkucil dari pergaulan internasional," kata Effendi, dalam keterangannya, Jumat (7/4/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lobi Erick Thohir Berhasil, FIFA Beri Sanksi Ini Setelah Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20

Lobi Erick Thohir Berhasil, FIFA Beri Sanksi Ini Setelah Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20

| Jum'at, 07 April 2023 | 15:52 WIB

FIFA Cuma Kasih 'Kartu Kuning', Sepak Bola Indonesia Jangan Terlena dan Tetap Harus Introspeksi

FIFA Cuma Kasih 'Kartu Kuning', Sepak Bola Indonesia Jangan Terlena dan Tetap Harus Introspeksi

Bola | Jum'at, 07 April 2023 | 15:20 WIB

Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi Jasa Raharja

Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi Jasa Raharja

Bisnis | Jum'at, 07 April 2023 | 15:49 WIB

Terkini

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:17 WIB

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:49 WIB