Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Etnis Tionghoa Berperan Penting Dalam Sejarah dan Perkembangan Politik Indonesia

Iwan Supriyatna

Minggu, 16 April 2023 | 07:01 WIB
Etnis Tionghoa Berperan Penting Dalam Sejarah dan Perkembangan Politik Indonesia
Ketua Forum Sinologi Indonesia (FSI) Dr. Johanes Herlijanto saat menjadi pembicara dalam Seminar "Tionghoa dan Politik Indonesia: Pandangan dan Harapan'.

Suara.com - Politikus yang berasal dari etnis Tionghoa akan tetap memiliki optimisme dan semangat untuk berkontribusi dalam politik di Tanah Air. Etnis Tionghoa telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia sejak abad ke-15 dan berperan penting dalam sejarah dan perkembangan politik Indonesia.

"Tionghoa adalah salah satu dari 15 kelompok etnik terbesar di negeri ini, namun mereka menjadi target dari berbagai peraturan diskriminatif yang diterapkan oleh pemerintah otoritarian Orde Baru. Namun menguatnya iklim demokrasi di Indonesia saat era reformasi ini menjadi berkah tersendiri. Komunitas Tionghoa Indonesia kembali memperoleh hak dan ruang untuk mengekspresikan identitas, budaya, dan meningkatkan partisipasi politik mereka,” kata Ketua Forum Sinologi Indonesia (FSI) Dr. Johanes Herlijanto saat menjadi pembicara dalam Seminar "Tionghoa dan Politik Indonesia: Pandangan dan Harapan' ditulis Minggu (16/4/2023).

Politikus Tionghoa bahkan berhasil meraih jabatan-jabatan politik yang penting. Salah satunya adalah Basuki Tjahaja Purnama (BTP) yang memiliki karier mulus dan dianggap sebagai simbol dari penerimaan masyarakat terhadap politikus dengan latar belakang etnik Tionghoa.

"Di tengah optimisme terhadap makin meningkatnya penerimaan tersebut, resistensi terhadap kepemimpinan BTP justru meningkat, khususnya pada pertengahan hingga akhir 2016,” kata Johanes yang juga Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan (UPH).

Menurut dia, yang penting untuk dicatat adalah etnisitas BTP sebagai Tionghoa turut pula menghadirkan dalam gelombang penolakan. Muncul kembalinya isu identitas dalam gelombang resistensi terhadap BTP menjelang dan di sepanjang pilkada pada 2017 tentu membawa dampak tertentu bagi masyarakat Tionghoa, termasuk para politikus dan pemimpin komunitas Tionghoa.

Johanes Herlijanto menyatakan bahwa pada masa Orde Baru, pemerintah menerapkan kebijakan asimilasi yang merugikan etnis Tionghoa dan berdampak pada kehidupan politik dan ekonomi mereka di Indonesia.

Meski beberapa politisi dan tokoh mengungkapkan kekecewaan dan kekhawatiran atas maraknya isu etnisitas di sekitar Pemilu 2017, Johanes menyatakan tetap optimis dan semangat untuk terus berkontribusi bagi negara melalui partisipasi politik.

“Hal ini terlihat dari banyaknya warga etnis Tionghoa yang mengikuti pemilihan umum 2019 sebagai calon anggota legislatif, baik di tingkat nasional maupun daerah,” jelas Johanes.

Johanes menilai, optimisme dan semangat tersebut antara lain karena kepercayaan dan harapan mereka yang terus berlanjut terhadap semangat toleransi dan keberagaman di masyarakat Indonesia.

baca juga

“Mereka berharap peran partai politik dalam meningkatkan kualitas demokrasi dan hak asasi manusia,” imbuhnya.

Etnis Tionghoa juga tercatat berperan aktif dalam gerakan nasionalis Indonesia, khususnya pada masa penjajahan Belanda. Sejak masa prakemerdekaan hingga pascakemerdekaan, peran masyarakat Tionghoa di Indonesia sangatlah penting. Misalnya membantu negara dalam bidang kesehatan dengan mendirikan rumah sakit dan berperan dalam pendidikan dengan mendirikan universitas dan sekolah swasta.

“Misalnya acara Sumpah Pemuda di gedung milik Sie Kong Liong. Peristiwa di Rengasdengklok menggunakan rumah milik Djiaw Kie Siong,” ujar I Wayan Suparmin, Ketua Umum Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI) cabang Jakarta dan Ketua Yayasan Sosial Candranaya, saat menjadi pembicara kedua dalam seminar tersebut.

I Wayan juga menekankan kebebasan dan keberhasilan politik yang diraih etnis Tionghoa di era reformasi ini. Namun, dia mengimbau masyarakat Tionghoa tetap bijak dan berhati-hati karena masih ada riak dan tantangan menjelang tahun politik 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kompak Jadi Saksi di Pernikahan Putri Hary Tanoe, Prabowo Dinilai Bisa Jadi Penerus Jokowi

Kompak Jadi Saksi di Pernikahan Putri Hary Tanoe, Prabowo Dinilai Bisa Jadi Penerus Jokowi

News | Sabtu, 15 April 2023 | 20:44 WIB

Gelar Pelatihan Dakwah Digital, PDIP Tolak Politik Identitas Demi Rebut Kekuasaan

Gelar Pelatihan Dakwah Digital, PDIP Tolak Politik Identitas Demi Rebut Kekuasaan

News | Sabtu, 15 April 2023 | 19:24 WIB

Bebas, Anas Urbaningrum Tak Mau Buru-Buru Balik ke Ranah Politik

Bebas, Anas Urbaningrum Tak Mau Buru-Buru Balik ke Ranah Politik

Denpasar | Sabtu, 15 April 2023 | 08:20 WIB

Terkini

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:27 WIB

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:51 WIB

Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar

Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:42 WIB

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×