Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Aliansi Asia Pasifik Dukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Nasional

Vania Rossa

Selasa, 18 April 2023 | 17:37 WIB
Aliansi Asia Pasifik Dukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Nasional
Diskusi panel acara peluncuran Digital Prosperity for Asia. (Dok. DPA)

Suara.com - Koalisi Digital Prosperity for Asia (DPA) merupakan aliansi Asia Pasifik (APAC) pertama yang didirikan oleh perusahaan di wilayah Asia Pasifik untuk mendukung demokratisasi teknologi digital di seluruh sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, layanan keuangan, pertanian, game, e-commerce, media sosial, dan banyak lagi.

Koalisi DPA meluncurkan Indonesia Chapter yang berbasis di Jakarta, Rabu (12/4/2023). Berkolaborasi dengan UKM digital dan pembuat kebijakan, Koalisi DPA berupaya memperkuat ekosistem serta ekonomi digital Indonesia.

Acara peluncuran ini terdiri dari dua sesi panel yang melibatkan anggota DPA dari berbagai negara, termasuk Kinobi, HARA, Quickwork dan People's Inc., serta perwakilan pemerintah, organisasi perdagangan, dan para tokoh terkemuka di industri ekonomi digital.

Panel pertama, “Unlocking Global Expansion for Small-Medium Businesses (SMBs)”, membahas pendekatan multipihak yang dapat membantu start-up dan UKM digital untuk memperluas operasinya secara nasional dan regional.

Panel kedua, “Digital Prosperity Policy Enablers for Digital SMBs in Indonesia”, membahas instrumen kebijakan utama yang dapat mendukung perdagangan digital tanpa kendala, keamanan digital yang bertanggung jawab dan
pelindungan data pribadi, proses pengadaan barang dan jasa pemerintah yang inklusif dan adil, serta penggunaan teknologi baru secara optimal.

Regi Wahyu, Founder dan CEO HARA menyampaikan bahwa peran DPA di Indonesia sekarang menjadi sangat penting mengingat kesuksesan Indonesia pada Presidensi G20 tahun lalu.

"Melihat posisi Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dan sebagai pemimpin di wilayah Asia Tenggara, DPA dapat mengambil momentum ini untuk mendukung pemerintah dalam mempercepat pengembangan ekonomi digital secara nasional," kata Regi dalam keterangannya.

Seperti diketahui, 99% bisnis di Indonesia terdiri dari UKM, dan semakin banyak dari perusahaan tersebut
menawarkan barang dan jasanya secara digital.

Dengan potensi besar ini, Indonesia Chapter hadir pada waktu yang tepat untuk mewakili sebagian besar ekonomi Indonesia dan membantu mendorong transformasi digital dengan mendukung inisiatif pemerintah Indonesia saat ini, termasuk memberdayakan pelaku usaha start-up dan meningkatkan capacity building.

baca juga

Puti Adella Elvina, Ketua Tim Adopsi Teknologi Digital UMKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, menyebut bahwa ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan mencapai US$130 miliar pada tahun 2025, dan diprediksi akan terus meningkat di tahun mendatang.

"Perusahaan start-up dan bisnis digital memiliki peran penting dalam perkembangan pesat ini, dan Indonesia
berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan mereka," kata Puti.

Selain sesi panel, DPA juga memperkenalkan dokumen Rekomendasi Kebijakan yang menguraikan praktik terbaik untuk pilar kebijakan prioritas Digital Trust, Emerging Technologies, Inclusive Procurement for SMBs, dan Sustainability pada acara peluncuran Indonesia Chapter.

Dokumen ini memaparkan langkah-langkah bagi pemerintah negara APAC dan pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan ekonomi digital dari sudut pandang setiap pilar.

Dalam dokumen ini, DPA merekomendasikan kerja sama yang bersifat konsultatif dan kolaboratif antara pemerintah dan pelaku industri, serta memperkuat investasi infrastruktur digital, pengembangan kebijakan berbasis risiko, dan akses ke penyedia layanan digital multinasional untuk mendukung ekspansi UKM digital secara regional.

DPA memberikan dokumen tersebut secara resmi kepada perwakilan pemerintah untuk menegaskan dukungan DPA kepada pemerintah Indonesia dalam mencapai target ekonomi digitalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani: Bisnis E-commerce Marak, Ekonomi Digital Asia Tenggara Melesat

Sri Mulyani: Bisnis E-commerce Marak, Ekonomi Digital Asia Tenggara Melesat

Bisnis | Senin, 17 April 2023 | 15:40 WIB

5 Kota Di Indonesia Peraih Penghargaan Indeks Literasi Ekonomi Digital, Kota Bandung Peringkat Pertama!

5 Kota Di Indonesia Peraih Penghargaan Indeks Literasi Ekonomi Digital, Kota Bandung Peringkat Pertama!

Bandung | Selasa, 31 Januari 2023 | 08:02 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Digital Bakal Makin Pesat di 2023, Shopee Bagikan Tren Perilaku Belanja Konsumen

Pertumbuhan Ekonomi Digital Bakal Makin Pesat di 2023, Shopee Bagikan Tren Perilaku Belanja Konsumen

Bisnis | Sabtu, 28 Januari 2023 | 17:00 WIB

Terkini

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

×