Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Bakal ada IKN, ASEAN-BAC Dorong Proyek Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 03 Mei 2023 | 11:31 WIB
Bakal ada IKN, ASEAN-BAC Dorong Proyek Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan
Pemerintah Indonesia mendorong kerja sama dalam membangun Kalimantan melalui Brunei Borneo Busenn Conference dalam pembangunan berkelanjutan.

Suara.com - Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) sekaligus Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, melakukan roadshow ke Brunei Darussalam dalam rangka mendorong 5 isu prioritas dan 8 legacy project ASEAN-BAC tahun ini.

Selain itu, kunjungan ini dilakukan untuk menyelaraskan dengan visi misi ASEAN-BAC serta Asia Pacific Economic Cooperation (APEC).

Kunjungan di Brunei tersebut juga sebagai upaya untuk mendorong kerja sama dalam membangun Kalimantan melalui Brunei Borneo Busenn Conference, serta mengupayakan kerja sama dalam pembangunan berkelanjutan antara Brunei Darussalam dan Indonesia.

Arsjad Rasjid mengatakan berbagai isu prioritas dan program ASEAN-BAC sejalan dengan agenda APEC yang berkomitmen untuk mewujudkan kawasan perekonomian yang inklusif, inovatif, fan mengedepankan konsep berkelanjutan di kawasan. Oleh karena itu, menurutnya APEC-BAC dapat bekerja sama dengan ASEAN-BAC untuk mendukung berbagai isu prioritas dan legacy project, khususnya dalam pembangunan berkelanjutan.

“Pembangunan berkelanjutan erat kaitannya dengan adanya inisiasi net zero emission dalam berbagai sektor seperti perdagangan dan industri. Melalui ASEAN-BAC tahun ini, kami mendorong agar usaha dekarbonisasi industri segera tercapai,” kata Arsjad dalam keterangannya yang dikutip Rabu (3/5/2023).

Selain itu, Arsjad juga mengatakan bahwa APEC-BAC dapat turut serta dalam membantu memberikan pemahaman dalam menjalankan inisiatif program ASEAN-BAC, salah satunya dalam menangani kasus perubahan iklim. Hal ini mengingat negara-negara di ASEAN menjadi kawasan yang rentan terhadap perubahan iklim yang berdampak pada sektor bisnis dan industri.

Berdasarkan data Climate Risk Index pada tahun 2019 menyebutkan bahwa ada tiga negara ASEAN yang sangat rentan terhadap perubahan iklim, yaitu Myanmar, Filipina, dan Thailand. Bahkan, ASEAN sendiri juga turut berkontribusi sebesar 8 persen pada total emisi global.

Sebagai lembaga dengan akses sumber daya dan pembiayaan yang luas, menurut Ketua Kadin ini APEC-BAC dapat menjadi mitra strategis untuk memperkuat mitigasi perubahan iklim di kawasan ASEAN.

"Upaya mitigasi perubahan iklim yang dilakukan oleh ASEAN-BAC dan didukung oleh APEC-BAC menjadi sangat penting untuk mendorong pembangunan berkelanjutan yang lebih baik di kawasan ASEAN serta dunia," ujar Arsjad.

Arsjad mengatakan kolaborasi antara APEC-BAC dan ASEAN-BAC bukan hanya berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan, tetapi juga pengembangan sektor bisnis dan swasta di Kawasan Asia Pasifik. Hal ini dinilai dapat membuka akses sumber daya dan pembiayaan bagi pelaku bisnis dan industri.

Selain penyelarasan sinergi antara ASEAN-BAC dengan APEC, kunjungan Arsjad dan para delegasi ke Brunei juga untuk membahas proyek kerja sama pembangunan di Borneo yang mengutamakan konsep berkelanjutan. Menurut Arsjad, kesenjangan konektivitas antar wilayah di Borneo menjadi tantangan yang harus diselesaikan dan kerja sama antara pemerintah dan swasta didorong untuk membangun pertumbuhan industri dan ekonomi yang berkelanjutan.

Apalagi kata dia pemerintah Indonesia tengah mengerjakan sejumlah proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.

“Indonesia sedang membangun kawasan ibu kota baru yang mampu memanfaatkan energi baru terbarukan, yaitu Ibu Kota Nusantara (IKN). Kami juga sedang membuat Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) yang menjadi pusat ekosistem industri dan energi hijau kami. Untuk itu, kami mengundang Brunei agar bisa ambil bagian dalam pengembangan kawasan ini,” ujar Arsjad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Waskita Karya Terjerat Korupsi, Bagaimana Nasib Pembangunan IKN?

Bos Waskita Karya Terjerat Korupsi, Bagaimana Nasib Pembangunan IKN?

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2023 | 14:51 WIB

Kementerian PUPR Buka Suara Soal Sepinya Investor Proyek IKN

Kementerian PUPR Buka Suara Soal Sepinya Investor Proyek IKN

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2023 | 14:51 WIB

Telkom Pastikan Kesiapan Seluruh Infrastruktur Telekomunikasi di Labuan Bajo

Telkom Pastikan Kesiapan Seluruh Infrastruktur Telekomunikasi di Labuan Bajo

News | Selasa, 02 Mei 2023 | 13:17 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB