Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Indomie Ayam Spesial di Taiwan Mengandung Zat Pemicu Kanker? Begini Penjelasannya

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 05 Mei 2023 | 09:07 WIB
Indomie Ayam Spesial di Taiwan Mengandung Zat Pemicu Kanker? Begini Penjelasannya
Indomie Raya Ayam Spesial. (Dok: Taipei's Department of Health)

Suara.com - Kementerian Perdagangan akhirnya buka suara terkait dengan adanya tudingan Indomie yang diekspor ke Taiwan mengandung zat pemicu kanker. Indomie itu berasa Ayam Spesial yang dituding Taiwan mengandung zat karsinogenik etilen oksida.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi menjelaskan, produk indomie ayam spesial yang dieskpor ke Taiwan itu adalah produk standar Indonesia. Indomie itu diimpor dari diaspora yang tinggal di Taiwan.

Menurut dia, Taiwan sendiri memiliki standar sendiri dalam pengawasan makanannya. Sehingga, karena mengandung gas pemicu kanker, akhirnya di tarik oleh pemerintah Taiwan.

"Karena banyak orang Indonesia impor macam-macam salah satunya Indomie ini. Nah itu adalah Indomie yang standar Indonesia. Memang jadinya berbeda (standarnya)," ujar Didi yang dikutip, Jumat (5/4/2023).

Dia melanjutkan, Indomie yang diekspor distributor resmi ke Taiwan telah menyesuaikan standar kesehatan makanan di Taiwan. Nah produk itu tidak ditarik dan tidak bermasalah.

Namun demikian, Didi memastikan, kasus Indomie ini tidak serta merta mengganggu jalannya ekspor Indonesia ke Taiwan.

"Menurut saya ditutup enggak ya, karena sering terjadi. Itu terjadi seperti tadi diimpor oleh individu atau agen yang bukan distributor resmi," jelas dia.

Di sisi lain, Didi juga tidak mau berpendapat terkait Indomie standar Indonesia memiliki zar berbahaya. Pasalnya, baik buruknya makanan bagi tubuh merupakan urusan BPOM.

Untuk diketahui, aksi penarikan prodik Indomie Ayam Spesial di Taiwan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) negara tersebut pada 25 April lalu. Lalu, para importir juga bakal dikenakan denda antara 60.000 hingga 200 juta dolar Taiwan atau setara Rp 29 juta - Rp 97 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap! Kemendag akan Terapkan Aturan Baru Soal Minyak Goreng Mulai 1 Mei 2023

Siap-siap! Kemendag akan Terapkan Aturan Baru Soal Minyak Goreng Mulai 1 Mei 2023

Bisnis | Jum'at, 28 April 2023 | 11:17 WIB

Pengusaha Ancam Stop Jual Minyak Goreng, Kemendag Kebakaran Jenggot

Pengusaha Ancam Stop Jual Minyak Goreng, Kemendag Kebakaran Jenggot

Bisnis | Minggu, 16 April 2023 | 10:27 WIB

PPI, Kemendag dan Duta Besar Mesir Lepas Ekspor Perdana 25 Ton Kopi dengan Skema Imbal Dagang

PPI, Kemendag dan Duta Besar Mesir Lepas Ekspor Perdana 25 Ton Kopi dengan Skema Imbal Dagang

Bisnis | Kamis, 06 April 2023 | 08:51 WIB

Terkini

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB