Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Anies Kritik Subsidi Kendaraan Listrik, Singgung Pengalaman saat Jadi Gubernur DKI

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 08 Mei 2023 | 15:30 WIB
Anies Kritik Subsidi Kendaraan Listrik, Singgung Pengalaman saat Jadi Gubernur DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/8/2022). (Ist)

Suara.com - Calon presiden sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan kritik terhadap kebijakan subsidi mobil listrik yang digagas pemerintah. Pasalnya, menurut dia, kebijakan tersebut tidak akan menyelesaikan masalah polusi udara dan justru akan memperburuk kemacetan di jalan raya.

Ia menambahkan, subsidi mobil listrik hanya akan menguntungkan kalangan berduit sehingga kebijakan tersebut tidak sesuai dengan sasarannya.

"Soal polusi udara, solusinya bukanlah terletak di dalam subsidi untuk mobil listrik. Pemilik-pemilik mobil listrik adalah mereka yang tidak membutuhkan subsidi," kata Anies.

Anies Baswedan menyebut, kita sedang menghadapi tantangan dalam lingkungan hidup. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan bahwa sumber daya yang diberikan kepada rakyatnya haruslah tepat.

Selanjutnya, Anies juga menjelaskan bahwa emisi karbon yang dihasilkan oleh mobil listrik sebenarnya lebih tinggi daripada bus yang menggunakan bahan bakar minyak. Perhitungan tersebut didasarkan pada akumulasi jumlah penumpang yang dapat diangkut oleh kendaraan.

"Kenapa itu bisa terjadi? Karena bis memuat orang banyak sementara mobil memuat orang sedikit," ujar dia.

Eks menteri pendidikan itu juga menduga, konsumen tidak akan menjadikan kendaraan listrik sebagai moda transportasi utama mereka. Dampaknya, subsidi hanya akan membuat macet semakin parah.

"Pengalaman kami di Jakarta, kendaraan pribadi berbasis listrik, dia tidak akan menggantikan mobil yang ada di garasinya. Dia justru akan menambah jumlah mobil di jalanan, menambah kemacetan di jalanan," kata Anies.

"Kita mengarahkan agar sumber daya yang dimiliki negara diberikan melalui sektor-sektor yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat banyak. Bukan semata-mata untuk mendapatkan perhatian dalam percakapan, apalagi percakapan sosial media," sambung dia.

Menurut Anies Baswedan, ada solusi yang lebih baik dibandingkan memberikan subsidi untuk mobil listrik, yaitu dengan meningkatkan jumlah angkutan umum yang menggunakan energi listrik. Hal ini, kata dia, dapat menjadi solusi untuk dua permasalahan utama di Indonesia, yaitu polusi dan kemacetan di jalan raya.

Anies berharap bahwa ke depannya, jalan tol yang telah dibangun dengan baik oleh pemerintah akan digunakan oleh kendaraan umum yang berbasis listrik.

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan subsidi untuk pembelian mobil listrik melalui Kementerian Keuangan. Subsidi tersebut berupa potongan pajak sebesar 10 persen dan hanya berlaku untuk mobil listrik yang memenuhi persyaratan konten lokal atau TKDN minimal 40 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Baswedan Bungkam Terkait Nama Cawapres yang Diberikan Luhut ke Surya Paloh, Ini Alasannya!

Anies Baswedan Bungkam Terkait Nama Cawapres yang Diberikan Luhut ke Surya Paloh, Ini Alasannya!

| Senin, 08 Mei 2023 | 15:17 WIB

Legacy Jokowi akan Hancur Jika Presiden Bukan dari Kelompoknya

Legacy Jokowi akan Hancur Jika Presiden Bukan dari Kelompoknya

| Senin, 08 Mei 2023 | 14:45 WIB

Jokowi Disebut Ikut-Ikut dalam Urusan Pilpres 2024? Said Abdullah Bela dengan Jawaban Ini!

Jokowi Disebut Ikut-Ikut dalam Urusan Pilpres 2024? Said Abdullah Bela dengan Jawaban Ini!

| Senin, 08 Mei 2023 | 15:06 WIB

Cek Fakta: Ucapan Ahok Terbukti, Tokoh Mafia Bersarang di Belakang Anies Baswedan, Benarkah?

Cek Fakta: Ucapan Ahok Terbukti, Tokoh Mafia Bersarang di Belakang Anies Baswedan, Benarkah?

| Senin, 08 Mei 2023 | 14:57 WIB

PKS Beri Respon soal Pernyataan Anies Baswedan Hadapi Kandidat yang Kuat di Pilpres 2024: Kita di DKI saja Bisa Menang

PKS Beri Respon soal Pernyataan Anies Baswedan Hadapi Kandidat yang Kuat di Pilpres 2024: Kita di DKI saja Bisa Menang

| Senin, 08 Mei 2023 | 14:34 WIB

Sebut Jokowi Hargai Sikap Surya Paloh soal Pencalonan Anies, Ketua PDIP: Beliau Tak Larang Langkah Politik NasDem

Sebut Jokowi Hargai Sikap Surya Paloh soal Pencalonan Anies, Ketua PDIP: Beliau Tak Larang Langkah Politik NasDem

| Senin, 08 Mei 2023 | 14:25 WIB

Terkini

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB