Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perpi: Kemajuan Digital Membuat Sektor Ekonomi Alami Pertumbuhan Positif

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 09 Mei 2023 | 15:25 WIB
Perpi: Kemajuan Digital Membuat Sektor Ekonomi Alami Pertumbuhan Positif
Head of Public Relation, Vika Indriyasari (kiri), Presiden Perpi, Rhesa Yogaswara (tengah), dan Sekjen Perpi, Amalia Parrera (kanan). (Suara.com/Nessy F)

Suara.com - Kemajuan digital di berbagai sektor, termasuk di sektor ekonomi patut diapreasi. Digitalisasi mampu membuat sektor ekonomi mengalami pertumbuhan positif.

Walau demikian, positivisme ini juga melahirkan hal sebaliknya, sehingga kemajuan digital perlu mendapat perhatian, terutama pada jaminan kerahasiaan data, termasuk data perusahaan.

Kesimpulan ini diungkapkan Presiden Perhimpunan Riset Pemasaran Indonesia (Perpi), Rhesa Yogaswara, dalam diskusi bertema "Keamanan Data di Tengah Semaraknya Pertumbuhan Hacker, dalam Menjaga Ketahanan Bangsa dan Negara", di Jakarta, Selasa (9/5/2023).

"Kemajuan digital sangat menguntungkan sektor ekonomi. Bagi Perpi, digitalisasi memudahkan kami untuk menjamin kerahasiaan data customer," ujarnya.

Perpi merupakan asosiasi profesi riset pemasaran profesional, yang terdiri dari perusahaan lokal dan multi nasional. Saat ini, lembaga yang berdiri sejak 2007 ini memiliki 45 anggota, yang merupakan perusahaan-perusahaan papan atas dan dinilai sebagai perusahaan berintegritas.

"Mengapa 'hanya' 45 perusahaan sebagai anggota Perpi, karena kami memilih berdasarkan integritas perusahaan. Integritas ditentukan, salah satunya berdasarkan screening ketat yang kami lakukan," tambah Rhesa.

Adapun syarat screening yang ditetapkan Perpi kepada perusahaan yang ingin menjadi anggotanya, antara lain, telah berdiri minimal 2 tahun dan konsisten berada di sektor riset. Konsistensi ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut serius membangun dunia riset nasional.

"Calon anggota Perpi juga harus mampu memberikan informasi secara terbuka dan lugas kepada masyarakat. Satu lagi, ketika ingin masuk Perpi, maka perusahaan ini harus minta rekomendasi pada 2 perusahaan yang telah bergabung dalam Perpi," tambah Head of Public Relation Perpi, Vika Indriyasari.

Rhesa menyebut, ketika sebuah perusahaan riset sudah menjadi anggota Perpi, maka perusahaan akan memiliki lebih banyak koneksi kepada asosiasi global dan pengakuan integritas perusahaan yang baik.

"Banyak klien yang minta kepada kita untuk bantu cek, apakah klien ini sudah anggota Perpi atau belum," tambah Sekjen Perpi, Amalia Parrera.

Saat ini, 20 perusahaan tengah masuk dalam antrean calon anggota Perpi. Semakin banyak perusahaan yang masuk dalam Perpi, berarti semakin besar komitmen pengusaha untuk memajukan bersama bidang usaha industri penelitian pemasaran yang dilakukan untuk kepentingan komersial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digitalisasi Pelayanan Digital Digeber, Hengky Kurniawan: Pembangunan Insprastuktur Digital Terus Dimaksimalkan

Digitalisasi Pelayanan Digital Digeber, Hengky Kurniawan: Pembangunan Insprastuktur Digital Terus Dimaksimalkan

| Rabu, 26 April 2023 | 12:21 WIB

Permudah Layanan ke Nasabah, JRP Insurance Terus Lakukan Digitalisasi

Permudah Layanan ke Nasabah, JRP Insurance Terus Lakukan Digitalisasi

Bisnis | Minggu, 16 April 2023 | 14:11 WIB

Gibran Rakabuming Bocorkan Kunci Sukses Bisnis UMKM di Era Digitalisasi: Simpel Aja

Gibran Rakabuming Bocorkan Kunci Sukses Bisnis UMKM di Era Digitalisasi: Simpel Aja

| Rabu, 12 April 2023 | 11:45 WIB

Dukung Digitalisasi UMKM, Mastercard-DNKI Luncurkan Program Strive

Dukung Digitalisasi UMKM, Mastercard-DNKI Luncurkan Program Strive

Bisnis | Rabu, 05 April 2023 | 10:06 WIB

Pupuk Indonesia Gencarkan Digitalisasi dan Ekspansi Global

Pupuk Indonesia Gencarkan Digitalisasi dan Ekspansi Global

Bisnis | Selasa, 04 April 2023 | 19:54 WIB

ATR/BPN Sederhanakan Proses Operasional Lewat Digitalisasi

ATR/BPN Sederhanakan Proses Operasional Lewat Digitalisasi

| Selasa, 21 Maret 2023 | 13:00 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB