Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Kronologi ASN Guru Muda di Pangandaran Diintimidasi Senior Diduga Gegara Pungli

M Nurhadi

Kamis, 11 Mei 2023 | 15:04 WIB
Kronologi ASN Guru Muda di Pangandaran Diintimidasi Senior Diduga Gegara Pungli
Ilustrasi ASN muda. [Istimewa]

Suara.com - Nama Husein Ali Rafsanjani, seorang guru dan ASN PNS di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat tengah menjadi sorotan setelah dirinya mengunggah curahan hati di media sosial Instagram dan TikTok.

Dalam unggahannya di sosial media itu, Husein yang merupakan guru PNS mengungkapkan, adanya dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Pemkab Pangandaran. Namun sayangnya, setelah Husein melaporkan kejadian tersebut, dirinya justru mendapatkan intimidasi dari beberapa pihak.

Karena tidak ingin terus merasa dipojokkan, Husein akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai guru PNS, karena lingkungan kerja yang dirasa semakin tidak aman dan tidak nyaman bekerja sebagai abdi negara. Namun, ada beberapa hal yang memberatkan Husein hingga saat ini, salah satunya adalah surat pemecatan yang tidak kunjung keluar, sehingga dirinya belum bisa bekerja di tempat lain, karena statusnya yang masih sebagai ASN.

Duduk Perkara ASN Pangandaran Husein Diintimidasi Senior Hingga Bupati Turun Tangan

Dalam video yang beredar, Husein menyebutkan bahwa dirinya diancam oleh oknum ASN Pangandaran karena telah melaporkan dugaan pungli saat Latsar CPNS. Video Husein itu kemudian viral dan menjadi perbincangan.

Husein menceritakan kejadiannya bermula pada tahun 2020, di mana pada saat itu ia harus mengikuti Latsar CPNS di Kota Bandung. Husein diminta untuk membayar uang transportasi sebesar Rp 270.000 untuk mengikuti pelatihan, padahal biaya kegiatan sudah dianggarkan. Lalu saat latihan dasar berjalan, para peserta kembali diminta membayar Rp 310.000 yang tidak tahu peruntukannya.

Husein merasa keberatan, selain karena merasa pungutan itu tidak diperlukan, Husein juga tidak memiliki uang. Saat itu gajinya selama tiga bulan belum cair karena menggunakan sistem rapel. Husein lalu berinisiatif untuk melaporkan pungutan tidak wajar itu melalui situs pengaduan Lapor.go.id, dengan nama anonim. Laporan Husein sempat ramai menjadi perbincangan para pegawai di Kabupaten Pangandaran. Dan pada akhirnya, Husein pun mengakui tentang laporannya karena sudah tersebar dan Husein kemudian dipanggil untuk menjalani proses sidang di gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran. Husein diinterogasi oleh 12 pegawai.

Kemudian pada sidang kedua, Husein kembali diminta untuk menghapus laporan. Bahkan, SMP 2 Pangandaran, tempatnya mengajar sempat didatangi pegawai BPKSDM. Dan akhirnya, Husein terpaksa mencabut laporannya karena ada ancaman surat keputusan (SK) pengangkatan menjadi PNS tidak akan ditandatangani. Husein juga memilih untuk pulang ke Bandung, Jawa Barat, sambil menunggu surat pemecatan. Namun, surat itu tidak kunjung keluar hingga akhirnya Husein mengajukan pengunduran diri pada Februari 2023. 

Sementara itu, Pemkab Pangandaran membantah semua tuduhan Husein. Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran, Dani Hamdani, mengatakan bahwa pada saat Latsar, pihaknya tidak menganggarkan transportasi CPNS ke lokasi di Bandung karena pusat pendidikan administrasi (Pusdikmin) akan menggelar Latsar secara daring.

baca juga

Selain itu, Dani juga membantah kalau pihaknya mengintimidasi Husein, dan pihak BKPSDM hanya menyampaikan aturan sesuai PP 53 tentang Disiplin dan PP 94.

Terkait Husein yang merasa diintimidasi saat proses klarifikasi, Dani menegaskan bahwa ia hanya mendatangkan pihak-pihak yang terlibat saja. Dan Dani mengatakan, hingga saat ini Husein masih berstatus ASN Pemkab Pangandaran karena surat pengunduran dirinya belum diproses.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berinisiatif untuk bertemu dengan Husein. Ridwan Kamil ingin mendengar penjelasan secara langsung dari Husein terkait dugaan pungli serta ancaman yang diterimanya.

Pertemuan yang berlangsung selama satu jam di ruang kerja gubernur, di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, pada hari Rabu (10/5/2023) digelar secara tertutup.

Ridwan Kamil sebagai pembina ASN di Jabar, akan mencari solusi terbaik baik pihak yang terlibat. Ridwan Kamil juga mengatakan, bahwa pihaknya juga akan memberikan opsi-opsi bagi kedua belah pihak yaitu Husein dan Pemda Kabupaten Pangandaran.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Guru Pangandaran Ungkap Pungli Mendapat Intimidasi, Netizen Mulai Kulik Harta Kekayaan Kepala BKPSDM Pangandaran

Viral Video Guru Pangandaran Ungkap Pungli Mendapat Intimidasi, Netizen Mulai Kulik Harta Kekayaan Kepala BKPSDM Pangandaran

Semarang | Kamis, 11 Mei 2023 | 14:52 WIB

Berkaca dari Guru ASN di Pangandaran, Begini Cara Lapor Pungutan Liar di lapor.go.id

Berkaca dari Guru ASN di Pangandaran, Begini Cara Lapor Pungutan Liar di lapor.go.id

News | Kamis, 11 Mei 2023 | 14:25 WIB

Cupid Makin Mendunia, FIFTY FIFTY Tak Percaya dengan Popularitas Mereka

Cupid Makin Mendunia, FIFTY FIFTY Tak Percaya dengan Popularitas Mereka

Your Say | Kamis, 11 Mei 2023 | 14:03 WIB

Pasca Viral, Husein Guru ASN Pangandaran Bertemu Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil Kasih Opsi Pindah Mengajar di SMA

Pasca Viral, Husein Guru ASN Pangandaran Bertemu Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil Kasih Opsi Pindah Mengajar di SMA

Sumedang | Kamis, 11 Mei 2023 | 14:00 WIB

Viral Video 2 Menit 27 Detik Wanita Kendari Main di Ranjang Tersebar Luas, Pelaku Ditangkap dan Pemeran Minta Maaf

Viral Video 2 Menit 27 Detik Wanita Kendari Main di Ranjang Tersebar Luas, Pelaku Ditangkap dan Pemeran Minta Maaf

Bandung | Kamis, 11 Mei 2023 | 13:30 WIB

Kebangetan Baiknya, Resepsi Pernikahan Wanita Ini Dibiayai Mantan Mertua

Kebangetan Baiknya, Resepsi Pernikahan Wanita Ini Dibiayai Mantan Mertua

Lifestyle | Kamis, 11 Mei 2023 | 13:48 WIB

Terkini

Kebijakan Baru Perdagangan Karbon Bikin Investor Kembali Melirik Indonesia, Ini Alasannya

Kebijakan Baru Perdagangan Karbon Bikin Investor Kembali Melirik Indonesia, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:26 WIB

Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?

Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:25 WIB

Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas

Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:22 WIB

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:20 WIB

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:10 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:02 WIB

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

×