Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Potensi Besar, Pemerintah Terus Dukung Pengembangan Industri Pangan dan Pendingin

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 11 Mei 2023 | 15:56 WIB
Potensi Besar, Pemerintah Terus Dukung Pengembangan Industri Pangan dan Pendingin
Pembukaan Pameran Indonesia Seafood & Meat Expo (IISM) dan International Cold Chain Expo (ICE)/ist

Suara.com - Pemerintah terus mendukung adanya pengembangan industri pangan dan industri pendingin dalam negeri. Pasalnya, dengan negara kepulauan potensi industri pangan dan pendingin dalam negeri sangat besar.

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional Rachmi Widiarini mengatakan, setelah pandemi perkembangan industri pangan sangat pesat. Maka itu, diperlukan sistem pendingin untuk menjaga bahan pangannya agar kualitasnya tetap terjaga.

"Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kebutuhan cold chain baik yang berjalan maupun tetap," ujarnya yang dikutip Kamis (11/5/2023).

Dalam kesempatan ini, PT Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI) kembali menggelar International Indonesia Seafood & Meat Expo (IISM) ke-10 yang akan diadakan bersamaan dengan International Cold Chain Expo (ICE). Pameran yang akan berlangsung dari 10-13 Mei 2023 di Jakarta International Expo, Kemayoran, dan menjanjikan untuk menjadi pameran yang menarik dari tren, teknologi, dan inovasi terbaru di industri makanan laut, produk daging, dan rantai dingin.

IISM dan Indonesia Cold Chain Expo (ICE) bersama-sama akan menghadirkan acara yang harus dihadiri oleh para profesional perdagangan di sektor makanan laut dan rantai dingin, termasuk pengolah makanan laut, distributor, importir, eksportir, penyedia logistik, dan penyedia teknologi. Dengan aktivitas, termasuk; pengolahan dan pengemasan makanan laut dengan memamerkan teknologi, peralatan, dan solusi pemrosesan dan pengemasan terbaru untuk produk makanan laut, memastikan kesegaran dan kualitasnya.

Penawaran teknologi baru mencakup logistik rantai dingin dan transportasi yang berfokus pada penyorotan penyimpanan pendingin dan solusi transportasi, termasuk truk berpendingin, peti kemas, pergudangan, dan layanan logistik untuk menjaga integritas produk makanan laut di seluruh rantai pasokan.

Sejalan dengan tujuan Indonesia untuk memenuhi sasaran ketahanan pangannya dengan pasokan dalam negeri yang berkelanjutan, perusahaan yang dipamerkan dalam pameran ini produk makanan laut bernilai tambah, seperti makanan laut asap, kalengan, beku dan siap saji, perusahaan F&B, bisnis perhotelan Restoran, dan perusahaan jasa pemasaran dapat mencari pilihan makanan laut yang nyaman dan berkualitas tinggi bagi konsumen.

"Kami sangat senang telah berhasil memulai dan menumbuhkan pameran dagang inovasi makanan dan teknologi rantai dingin terbesar dan terkuat di Indonesia yang telah berkembang dalam ukuran, serta kualitas peserta dan pengunjung untuk memenuhi permintaan pasar. IISM dan Indonesia Cold Chain Expo (ICE) bersama-sama mewakili peluang besar tersedia di seluruh sektor rantai makanan dan pendingin Indonesia untuk pemasok internasional dan lokal," kata Sofianto Widjaja, Director PT Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI).

Didukung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Badan Pangan Nasional, IISM dan Indonesi Cold Chain Expo (ICE) mencerminkan upaya pemerintah Indonesia dalam mengambil berbagai inisiatif untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri makanan laut dan rantai dingin di tanah air.

Indonesia terkenal dengan sumber daya lautnya yang kaya dan memiliki potensi yang signifikan untuk produksi dan ekspor makanan laut sehingga juga BBP3KP yang mensupport UMKM Seafood yang ada di pameran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Penuhi Kebutuhan Pangan, PMN Gelar Pelatihan Budi Daya Ikan Lele di Kabupaten Bandung

Demi Penuhi Kebutuhan Pangan, PMN Gelar Pelatihan Budi Daya Ikan Lele di Kabupaten Bandung

Bisnis | Kamis, 11 Mei 2023 | 13:20 WIB

Pakar dari Universitas Andalas Padang Apresiasi Kementan yang Mampu Sediakan Pangan Melimpah

Pakar dari Universitas Andalas Padang Apresiasi Kementan yang Mampu Sediakan Pangan Melimpah

Bisnis | Rabu, 10 Mei 2023 | 14:32 WIB

ID FOOD Telah Salurkan Bantuan Pangan Stunting untuk 469.921 KRS di 5 Provinsi

ID FOOD Telah Salurkan Bantuan Pangan Stunting untuk 469.921 KRS di 5 Provinsi

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2023 | 11:26 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB