Pertamina Patra Niaga Salurkan Renewable Fuel untuk Unit Power Generator

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 15 Mei 2023 | 15:20 WIB
Pertamina Patra Niaga Salurkan Renewable Fuel untuk Unit Power Generator
PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat langkahnya dalam mendorong transisi energi di Indonesia.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat langkahnya dalam mendorong transisi energi di Indonesia, salah satunya melalui penyaluran produk Pertamina Renewable Diesel secara perdana kepada PT Trakindo Utama, sebagai bahan bakar untuk mesin alat Power Generator (Caterpillar generator set/ Cat genset) tipe 3516E.

Pertamina Renewable Diesel (Pertamina RD), termasuk Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) class 1 yang dikembangkan oleh PT KPI dari produk olahan kelapa sawit. Adapun dari sisi spesifikasi, Pertamina Renewable Diesel menghasilkan emisi gas buang yang lebih baik, dengan Cetane Number (angka setana) diatas 70, dan kandungan sulfur dibawah 10 ppm (part per million) sehingga menjadikan produk ini lebih baik dari produk Biosolar.

Uji kinerja Cat genset 3516E dengan Pertamina Renewable Diesel secara perdana dilakukan di Trakindo Yard Cilincing, Jakarta Utara. Selain pengujian bahan bakar full HVO, rangkaian uji coba lainnya dilakukan menggunakan bahan bakar yang berbeda, yakni menggunakan B40 dan juga campuran 50 persen antara HVO dengan B40.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, mengatakan dalam menyalurkan Pertamina RD kepada konsumen industri, pihaknya bersinergi dengan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) sebagai Sub Holding Refinery & Petrochemical Pertamina. Pemasaran produk Pertamina RD dinilai dapat berkontribusi menurunkan emisi dari bahan bakar hingga 70 persen.

“Uji coba produk Pertamina RD sukses dilakukan pada mesin alat berat Cat Genset 3516E berkapasitas 2.500 liter. Uji coba produk tersebut menjadi salah satu komitmen Pertamina Patra Niaga yang terus mendorong transisi energi & percepatan Net Zero Emission di Indonesia,” ujar Irto ditulis Senin (15/5/2023).

“Proses suplai Pertamina RD dikirim langsung dari kilang yang ada di Cilacap. Kami telah mempersiapjan penggiriman produk ini dengan beberapa metode, seperti drum untuk pemesanan jumlah kecil, mobil tangki dengan ukuran 8, 16, hingga 32 kilo liter, serta kapal untuk pengiriman ekspor atau massal. Selain ramah lingkungan, Pertamina RD dapat diisi tanpa modifikasi, menurunkan intensitas karbon, serta menjaga kinerja genset atau mesin diesel lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager Power System Trakindo, Erwin Muljosantoso menjelaskan bahwa Cat Genset 3516E akan digunakan untuk industri pusat data (data center). Uji kinerja tersebut dilakukan Trakindo untuk menunjukan kemampuan dari unit genset Cat 3516E dengan menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Menurutnya, Genset berbahan bakar rendah karbon dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung implementasi green data center. Terlebih, HVO merupakan bahan bakar hijau yang sangat potensial untuk dimanfaatkan oleh industri data center guna mendorong percepatan Net Zero Emission di Indonesia.

“Demi mendorong percepatan realisasi konsep green data center yang lebih ramah lingkungan, kami berkolaborasi dengan Pertamina dalam menggunakan HVO untuk unit CAT 3516E dan terbukti bahwa bahan bakar tersebut masih memenuhi standar kualitas back up power di industri data center,” ucap Erwin.

Hadir dalam acara tersebut, Direktur Bioenergi Ditjen Energi Baru Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI, Edi Wibowo yang mengapresisi langkah Pertamina dalam ikut andil mendukung transisi energi di tanah air dan selalu menghadirkan bahan bakar yang berkualitas bagi konsumen.

Melalui sinergi dengan Sub Holding Pertamina Group dalam menciptakan energi bersih dan ramah lingkungan, penyaluran produk Pertamina RD kedepannya juga diharapkan dapat memberikan efek positif yang lebih luas, salah satunya menekan impor bahan bakar minyak yang bersumber dari energi fosil.

Sebagai informasi, produk Pertamina RD merupakan bahan bakar hijau yang menggunakan material Refined, Bleached, dan Deodorized Palm Oil (RBDPO), yaitu minyak kelapa sawit yang sudah melalui proses penyulingan untuk menghilangkan asam lemak bebas, serta penjernihan untuk menghilangkan warna dan bau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Optimasi Gas di Masa Transisi Energi, Salah Satu Langkah Hadapi Dampak Ketidakpastian Global Terhadap Komoditi Energi

Optimasi Gas di Masa Transisi Energi, Salah Satu Langkah Hadapi Dampak Ketidakpastian Global Terhadap Komoditi Energi

News | Minggu, 14 Mei 2023 | 15:52 WIB

Kementerian ESDM Kejar Target Energi Terbarukan Lewat Program Super Grid

Kementerian ESDM Kejar Target Energi Terbarukan Lewat Program Super Grid

| Jum'at, 12 Mei 2023 | 19:58 WIB

5 Stigma yang Sering Diterima Fresh Graduate, Jangan Jadi Pelaku

5 Stigma yang Sering Diterima Fresh Graduate, Jangan Jadi Pelaku

Your Say | Jum'at, 12 Mei 2023 | 19:49 WIB

Terkini

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:51 WIB

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:33 WIB

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB