Viral PT PAL Lebih Pilih Lulusan STM Ketimbang UI, Begini Penjelasannya

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 30 Mei 2023 | 14:17 WIB
Viral PT PAL Lebih Pilih Lulusan STM Ketimbang UI, Begini Penjelasannya
Pekerja melakukan perbaikan kapal pengangkut barang di sebuah galangan kapal Muara Angke, di Jakarta, Selasa (9/11).

Suara.com - PT PAL akhirnya buka suara terkait dengan viralnya lulusan Universitas Indonesia (UI) yang kalah saing dengan lulusan STM. Lewat akun twitter resminya, PT PAL menegaskan, posisi juru las memang membutuhkan sertifikasi dan pengalaman.

Apalagi, juru las di PT PAL setidaknya harus memiliki keahlian di berbagai teknik pengelasan.

"Hai Sobat PAL, kebutuhan welder/juru las di PT PAL Indonesia tidak hanya dituntut bisa 1 posisi pengelasan saja. Tapi juga harus memiliki skill dalam berbagai Teknik pengelasan. Seluruh juru las di PAL diharuskan memiliki sertifikasi, keterampilan & jam terbang yang tinggi," cuit PT PAL yang dikutip, Selasa (30/5/2023).

Kekinian, terdapat 99% juru las di PT PAL yang telah memiliki berbagai sertifikat. PT PAL mengakui, kualifikasi sebagai juru las di perseroan memang tinggi, sebab juru las sebagai salah satu profesi yang penting dalam pembangunan kapal.

"Standar kualifikasi juru las yang tinggi ini dikarenakan pekerjaan seorang welder/juru las memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan kapal baik kapal perang, niaga, maupun kapal selam," tulis PT PAL.

Selain itu, juru las juga berperan untuk menghasilkan produk-produk yang berkelas dunia.

"Tidak hanya itu, tingginya kualitas SDM berteknologi tinggi sangat dibutuhkan dalam menguatkan kemandirian industri pertahanan khususnya dalam menciptakan produk yang berdaya saing global," cuit PT PAL.

Sebelumnya, Media sosial Twitter tengah menyoroti adanya potongan gambar dengan tulisan yang mengejutkan. Tulisan bernarasikan bahwa seorang lulusan Teknik Mesin dari Universitas Indonesia yang dikalahkan oleh lulusan STM saat melamar di PT PAL.

Dalam narasinya, Penulis tidak habis pikirnya dirinya dan teman-temannya justru tak lolos meski kuliah di Universitas bergengsi.

"Bener-bener stress dan gk bisa diterima akal sih, ceritanya saya melamar kerja di PT PAL, saya lulusan UI teknik mesin 2022...Saya beserta teman-teman ada 15 orang tapi dikalahin sama bapak2 umur 30 an. Bapaknya juga hanya lulusan STM+sertifikat Welding dan pengalaman kerja di Italia Eropa tepatnya di Fincantieri katanya," isi narasi tersebut yang beredar di Twitter yang dikutip, Senin (29/5/2023).

Selanjutnya, penulis juga mempertanyakan perusahaan-perusahan yang enggan menerima lulusan sarjana di dalam negeri.

"Dan yg bikini nyesekk tanpa training dan langsung nego gaji ajaaa. Gk masuk akal banget lulusan UI kalah sama lulusan STM, walau oke sih bapaknya punya pengalaman kerja di Eropa. Apakah perusahaan sekarangan tidak percaya pada sarjana2 di negara sendiri yaa, ini malah bapak2 ijazah cuma STM diterima," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Lulusan Teknik Mesin UI Kalah Melamar Kerja dengan Anak STM

Viral, Lulusan Teknik Mesin UI Kalah Melamar Kerja dengan Anak STM

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2023 | 06:33 WIB

Berapa Biaya Daftar SIMAK UI 2023 untuk S1 dan Vokasi?

Berapa Biaya Daftar SIMAK UI 2023 untuk S1 dan Vokasi?

News | Jum'at, 26 Mei 2023 | 14:04 WIB

Cara BKI Perbanyak Ahli Jurus Las di Industri Perkapalan

Cara BKI Perbanyak Ahli Jurus Las di Industri Perkapalan

Bisnis | Kamis, 25 Mei 2023 | 16:59 WIB

Terkini

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:51 WIB

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:33 WIB

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB