Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Keuangan WIKA Bikin Sulit Negara, Kembali Diusulkan Suntik PMN Rp8 Triliun

M Nurhadi

Selasa, 06 Juni 2023 | 10:30 WIB
Keuangan WIKA Bikin Sulit Negara, Kembali Diusulkan Suntik PMN Rp8 Triliun
Logo PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (Dok: WIKA)

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta Komisi VI DPR RI agar 8 BUMN memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam bentuk tunai sebesar total Rp57,96 triliun dan PMN non tunai sebesar Rp673,36 miliar pada tahun 2024.

"Erick Thohir menyampaikan bahwa Menteri Keuangan tetap, dan pada rapat sebelumnya sudah disetujui untuk menjadi masukan dalam PMN 2024. Oleh karena itu, terjadi perubahan pada PMN 2024 yang semula Rp33 triliun menjadi Rp57 triliun," kata Erick Thohir dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta pada hari Senin.

Erick menjelaskan bahwa PMN tunai sebesar Rp33 triliun yang telah diajukan sebelumnya akan dialokasikan untuk 7 BUMN.

Salah satunya yakni BUMN Wijaya Karya dengan dana sebesar Rp8 triliun untuk menyehatkan struktur pemodalannya.

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, menyampaikan bahwa Penyertaan Modal Negara (PMN) diberikan dengan tujuan untuk memperkuat modal dan keuangan perusahaan-perusahaan tersebut.

Tiko, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa saat ini WIKA menghadapi kendala keuangan, bahkan perusahaan tersebut mengalami standstill atau penundaan sementara pembayaran kewajiban finansial.

"Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR pada hari Senin (5/6/2023), Tiko mengatakan bahwa WIKA sedang mengalami kesulitan keuangan dan menghadapi standstill," ujar Tiko.

Selain WIKA, PLN juga akan menerima PMN sebesar Rp10 triliun untuk mencapai target rasio elektrifikasi.

Selanjutnya, Hutama Karya akan mendapatkan Rp10 triliun untuk pendanaan masa operasional, Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) sebesar Rp4 triliun untuk pembelian 3 kapal penumpang untuk rute perintis.

baca juga

Selain itu, IFG dan INKA masing-masing akan mendapatkan alokasi sebesar Rp3 triliun. IFG akan menggunakan dana tersebut untuk meningkatkan kapasitas penjaminan KUR, sementara INKA akan meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi.

Kemudian, Rekayasa Industri akan memperoleh Rp2 triliun untuk mendukung restrukturisasi struktur permodalan, dan RNI sebesar Rp1,9 triliun untuk penyertaan pada anak perusahaan investasi dan modal kerja.

Usulan penambahan PMN sebesar Rp24,04 triliun, kata Erick, akan digunakan untuk PMN tambahan berdasarkan rapat internal Presiden pada tanggal 28 April yang lalu.

Hutama Karya akan mendapatkan tambahan dana sebesar Rp12,5 triliun untuk menyelesaikan pembangunan jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi dan Kayu Agung-Palembang-Belitung.

Selain itu, IFG juga akan mendapatkan tambahan sebesar Rp3,56 triliun untuk menyelesaikan pengalihan polis Jiwasraya. 

"Erick mengatakan bahwa pada rapat sebelumnya, telah disepakati penyelesaian IFG sebesar tambahan Rp3,56 triliun karena sitaan dari kejaksaan tidak dapat diuangkan, masih berupa barang yang belum dapat dijadikan uang tunai," kata Erick.

Sementara itu, PMN non tunai sebesar Rp673,36 miliar akan dialokasikan untuk Len Industri sebesar Rp649,23 miliar, dan Varuna Tirta Prakasya sebesar Rp24,13 miliar, yang masing-masing akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tercium Bau Tak Sedap di Laporan Keuangan Waskita Karya dan Wijaya Karya

Tercium Bau Tak Sedap di Laporan Keuangan Waskita Karya dan Wijaya Karya

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2023 | 09:46 WIB

Erick Thohir Ajukan PMN Rp 57,9 Triliun Buat Modal BUMN di 2024, Ini Rinciannya

Erick Thohir Ajukan PMN Rp 57,9 Triliun Buat Modal BUMN di 2024, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2023 | 09:12 WIB

Erick Thohir Bakal Suntik Modal PT Wika Sebesar Rp8 Triliun, dari Mana Sumbernya?

Erick Thohir Bakal Suntik Modal PT Wika Sebesar Rp8 Triliun, dari Mana Sumbernya?

Linimasa | Senin, 05 Juni 2023 | 15:44 WIB

Erick Thohir Lobi DPR, Minta PMN Rp 3 Triliun Buat INKA

Erick Thohir Lobi DPR, Minta PMN Rp 3 Triliun Buat INKA

Bisnis | Senin, 05 Juni 2023 | 15:35 WIB

Keuangan WIKA Lagi Sakit, Erick Thohir Usulkan Disuntik PMN Rp 8 Triliun

Keuangan WIKA Lagi Sakit, Erick Thohir Usulkan Disuntik PMN Rp 8 Triliun

Bisnis | Senin, 05 Juni 2023 | 14:03 WIB

BUMN Karya Lagi Berdarah-darah, Wijaya Karya Susul Waskita Tunda Bayar Utang

BUMN Karya Lagi Berdarah-darah, Wijaya Karya Susul Waskita Tunda Bayar Utang

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2023 | 15:06 WIB

Terkini

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:43 WIB

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:33 WIB

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:37 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:59 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:47 WIB

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB