Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

OJK: Penyaluran Kredit Perbankan Naik 9,39 Persen, Risiko Pasar Turun

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 04 Juli 2023 | 13:11 WIB
OJK: Penyaluran Kredit Perbankan Naik 9,39 Persen, Risiko Pasar Turun
Ilustrasi. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae menyebut, penyaluran kredit perbankan meningkat 9,39 persen secara tahunan pada Mei 2023 menjadi Rp6.577 triliun.

"Dorongan ini berasal dari pertumbuhan kredit investasi sebesar 12,69 persen. Dilihat dari jenis kepemilikan, pertumbuhan kredit Bank Umum Swasta Nasional domestik mencapai 15,2 persen year on year, pertumbuhan tertinggi," kata Dian dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK di Jakarta pada hari Selasa (4/7/2023).

Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan pada Mei 2023 mencatat pertumbuhan 6,55 persen secara tahunan atau melambat dari 6,82 persen pada April 2023 menjadi Rp8.007 triliun, terutama disebabkan oleh pertumbuhan penghimpunan giro yang melambat menjadi 8,35 persen dari sebelumnya 13,61 persen pada April 2023.

"Likuiditas industri perbankan pada Mei 2023 berada pada level yang memadai dengan rasio likuiditas yang terjaga. Rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/DPK (AL/DPK) naik masing-masing menjadi 123,27 persen dan 27,52 persen, jauh di atas batas ketentuan sebesar 50 persen dan 10 persen," tambahnya.

Kualitas kredit perbankan juga tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) bersih perbankan sebesar 0,77 persen dan NPL bruto sebesar 2,52 persen.

Kredit restrukturisasi COVID-19 pada Mei 2023 mengalami penurunan sebesar Rp13,96 triliun dari April 2023 menjadi Rp372,07 triliun, dengan jumlah nasabah yang berkurang 100 ribu menjadi 1,64 juta nasabah.

Risiko pasar juga menurun, yang dapat dilihat dari Posisi Devisa Neto (PDN) yang stabil sebesar 1,57 persen, jauh di bawah ambang batas 20 persen.

Sementara itu, modal perbankan masih berada pada tingkat yang solid dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) di industri perbankan sebesar 25,21 persen.

"Selanjutnya, OJK terus menjaga ketahanan perbankan terhadap tekanan kondisi makro ekonomi, geopolitik, serangan siber, termasuk penguatan kematangan digital dan ketangguhan digital. Selain itu, OJK meminta perbankan untuk terus memperkuat tata kelola, manajemen aset dan kewajiban, serta sistem anti-penipuan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tink Masuk JROC Gencarkan Misi Perbankan di Eropa

Tink Masuk JROC Gencarkan Misi Perbankan di Eropa

| Senin, 03 Juli 2023 | 19:17 WIB

Ingin Praktis Beli Tunggangan, Simak Tutorial Yamaha Motor Indonesia Cara Belanja Online Pakai Simulasi Kredit

Ingin Praktis Beli Tunggangan, Simak Tutorial Yamaha Motor Indonesia Cara Belanja Online Pakai Simulasi Kredit

Otomotif | Jum'at, 30 Juni 2023 | 23:48 WIB

PN Mataram Berikan Sanksi Pidana Bui Debitur Nakal dan Komplotannya karena Over Alih Kredit

PN Mataram Berikan Sanksi Pidana Bui Debitur Nakal dan Komplotannya karena Over Alih Kredit

| Jum'at, 30 Juni 2023 | 21:04 WIB

Emiten Bank Capital Incar Penyaluran Kredit Tembus Rp8 Triliun Tahun Ini

Emiten Bank Capital Incar Penyaluran Kredit Tembus Rp8 Triliun Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 28 Juni 2023 | 14:10 WIB

8 Nama Calon Bos OJK Baru Sudah di Tangan Puan Maharani

8 Nama Calon Bos OJK Baru Sudah di Tangan Puan Maharani

Bisnis | Rabu, 28 Juni 2023 | 10:20 WIB

Jangan Salah, Asuransi Bukan Sebagai Sarana Tabungan atau Investasi

Jangan Salah, Asuransi Bukan Sebagai Sarana Tabungan atau Investasi

Bisnis | Selasa, 27 Juni 2023 | 16:04 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB