Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem, Ratusan Warga Dapat Aliran Air Bersih Gratis

Iwan Supriyatna | Suara.com

Minggu, 09 Juli 2023 | 08:04 WIB
Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem, Ratusan Warga Dapat Aliran Air Bersih Gratis
Bantuan pembangunan Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) di Desa Gendoang, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang.

Suara.com - Sebagai upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau bantuan pembangunan Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) di Desa Gendoang, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang.

Bantuan senilai Rp371.722.000 itu dialokasikan dari APBD Provinsi Jawa Tengah untuk pengelolaan dan pengembangan SPAM lintas kabupaten dan kota.

Ganjar memaparkan, SPAM Desa Gendoang mampu mengaliri air bersih tak kurang dari 200 rumah yang selama ini mengandalkan air sungai untuk keperluan mandi, cuci dan kakus.

"Satu bak ini bisa dipakai untuk kurang lebih 200, padahal di bawah kita bisa mengalirkan 70. Ini sama pak kades mau dikembangkan kapasitasnya bisa sampai 200," ujar Ganjar ditulis Minggu (9/7/2023).

Adapun sumber mata air Desa Gendoang berhasil ditemukan dan dikembangkan oleh kepala desa setempat. Pemprov Jawa Tengah melalui keberlanjutan pengentasan kemiskinan ekstrem dari Ganjar, mendukung penuh penyediaan air bersih untuk warga

Menurut Ganjar, selain memenuhi kebutuhan air bersih yang sekaligus menjadi salah satu penunjang kesehatan warga, SPAM dapat meringankan beban warga lantaran mereka tidak perlu membayar biaya bulanan untuk air bersih.

"Kalau kemudian mereka kebutuhan airnya bagus, salah satu kebutuhan dasarnya ya air itu. Nanti dia tidak perlu beli, selama ini dia mengangsur (bayar air)," kata Ganjar.

"Maka teorinya kan pengeluarannya mesti dikurangi, kalau pemerintah bisa memberikan air bersih, setidaknya dari air bersih cukup. Lalu kalau air bersih bisa mencukupi kebutuhan keluarga, insya Allah sisi kesehatannya terbantu," lanjut Ganjar.

Adapun bantuan SPAM disalurkan dengan memasang pipa yang tersambung dengan sumber mata air dari reservoir yang ada di Desa Gendoang. Pipa tersebut tersambung langsung ke rumah warga yang telah dipasangi mesin air.

Warga tinggal menggunakan SPAM dengan keran yang juga telah dibuatkan Pemprov Jawa Tengah di tiap rumah. Ganjar berharap, bantuan SPAM dapat memenuhi kebutuhan dasar warga terkait pengentasan kemiskinan.

"Kalau ini bisa terpenuhi salah satu indikator kebutuhan dasar dari mereka yang kategori miskin, pelan-pelan kita perbaiki. Insya Allah indikator-indikator kemiskinannya akan cepat selesai," jelas Ganjar.

Lebih lanjut Saropah, salah satu warga penerima bantuan yang rumahnya dikunjungi langsung oleh Ganjar mengatakan, kondisi air di rumahnya kini menjadi bersih dan dapat digunakan untuk lebih banyak keperluan rumah tangga.

Sebelumnya, Saropah dan warga lainnya mengandalkan air sungai yang kondisinya kurang bersih.

"Alhamdulillah air ini semuanya jadi lancar, bersih airnya. Awalnya kondisi air di sini ya pakai selang biasa, kotor sih tidak ya, cuma kurang bersih," tutur Saropah.

Dia mengaku, adanya bantuan SPAM mengurangi pengeluaran bulanannya terkait iuran air bersih. Dia juga menyebutkan, tubuhnya lebih sehat karena lebih sering mengonsumsi air bersih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berpartisipasi dalam Penurunan Stunting dan Kemiskinan Jadi Tugas Mahasiswa KKN Unsoed di Purbalingga

Berpartisipasi dalam Penurunan Stunting dan Kemiskinan Jadi Tugas Mahasiswa KKN Unsoed di Purbalingga

| Kamis, 06 Juli 2023 | 20:06 WIB

BPBD Garut Bantah Tak Beri Perhatian ke Warga Cigedug yang Kesulitan Air Bersih

BPBD Garut Bantah Tak Beri Perhatian ke Warga Cigedug yang Kesulitan Air Bersih

| Kamis, 06 Juli 2023 | 15:30 WIB

Warga Desa Cintanagara Garut Kekurangan Air Bersih Hampir 2 Bulan

Warga Desa Cintanagara Garut Kekurangan Air Bersih Hampir 2 Bulan

| Kamis, 06 Juli 2023 | 14:02 WIB

Terkini

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB