Akses UMKM Dapat Kredit Dipermudah, Menkop dan UKM Minta Perbankan Tiru Industri Fintech

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 17 Juli 2023 | 11:26 WIB
Akses UMKM Dapat Kredit Dipermudah, Menkop dan UKM Minta Perbankan Tiru Industri Fintech
(Menkop UKM) RI, Teten Masduki. (Dok: Kemenkop dan UKM)

Suara.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) RI, Teten Masduki meminta agar industri perbankan meniru industri financial technology (fintech) dalam menyalurkan kredit UMKM, agar pembiayaan perbankan semakin mudah diakses pelaku UMKM dan dapat memenuhi porsi pembiayaan 30% dari total kredit perbankan. 

UMKM sendiri memiliki posisi dan peran yang sangat strategis bagi perekonomian Indonesia. Sebanyak  97% lapangan pekerjaan nasional mampu diserap UMKM dan berkontribusi terhadap PDB sebesar 60,5%. Namun sayangnya, dalam hal akses pembiayaan, sampai saat ini baru 21% UMKM yang mampu memperoleh kredit perbankan. 

"Persyaratan agunan menjadi kendala terbesar bagi UMKM untuk mengakses pembiayaan perbankan. Padahal agar UMKM naik kelas kita harus memberikan kemudahan akses pembiayaan untuk memperkuat modal kerja maupun modal investasi untuk bisa mmperbesar kapasitas usahanya," ujar Teten, dalam pidato kuncinya dalam webinar Warta Ekonomi yang bertajuk "Memperluas Aksesibilitas Pendanaan UMKM: Menuju UMKM Tangguh dan Berdaya Saing Kuat" di Jakarta, Selasa (11/7/2023). 

Maka dari itu, lanjutnya, solusi yang paling tepat ialah agar bank-bank Himbara atau bank swasta harus pro aktif memberikan kemudahan pembiayaan. Menurutnya, model lama penggunaan agunan atau kolateral untuk kredit UMKM sudah waktunya dikoreksi oleh perbankan.

"Di banyak negara sudah mulai, bahkan sudah lama menerapkan credit scoring dalam pemberian kredit kepada para pelaku UMKM. jika hal itu bisa dilakukan, 30% target porsi kredit perbankan untuk UMKM seperti yang disampaikan Bapak Presiden Joko Widodo tidak akan sulit untuk dipenuhi," cetusnya.

Lebih lanjut katanya, hal ini juga sudah dilakukan industri fintech yang sudah sangat membantu para umkm yang tidak memiliki aset dan kolateral untuk bisa mengakses pembiayaan lebih mudah karena mereka telah menerapkan teknologi dalam penyaluran pembiayaannya.

"Saat ini pembiayaan hingga Rp2 miliar sudah bisa dilakukan pelaku Fintech tanpa menerapkan agunan. Saat ini pun mereka sudah mengajukan usulan sampai Rp10 miliar khususnya para pelaku UMKM yang terhubung dalam e-catalog barang dan jasa pemerintah. semestinya langkah-langkah ini juga dilakukan oleh perbankan kita," jelas Teten.

Terkait hal tersebut sekaligus dalam mendukung pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan kebijakan dan peraturan yang mendorong peningkatan pembiayaan bagi UMKM.

Diantaranya perhitungan ATMR untuk risiko kredit dengan menggunakan pendekatan standar bagi bank umum; Perpanjangan relaksasi restrukturisasi kredit/pembiayaan; Mendorong transparansi dan publikasi suku bunga dasar kredit; Penawaran efek melalui layanan urun dana berbasis teknologi informasi; dan Skema pembiayaan klaster (KUR) sektor pertanian.

"Untuk skema pembiayaan klaster, penilaian kelayakan usaha oleh bank dilakukan secara lebih komprehensif dalam ekosistem/klaster, dan peran BUMDES sebagai saprotan (distributor sarana produksi pertanian) dan off-taker," kata Deputi Direktur Akses Keuangan OJK, Rose Dian Sundari. 

Adapun porsi penyaluran kredit perbankan untuk UMKM baru 21,07% atau Rp1,385 triliun dari total penyaluran kredit perbankan sebesar Rp6,445 triliun di kuartal I 2023.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Kantor Wilayah Bank Banten Ferdy Ardian mengungkapkan, penyaluran kredit UMKM yang dilakukan Bank Banten dilakukan secara langsung dan tidak langsung melalui BPR, Koperasi dan perusahaan modal ventura.

Adapun arah dan prioritas Bank Banten dalam memberikan kredit yakni memfokuskan penyaluran dan pembiayaan UMKM di wilayah provinsi Banten serta di luar wilayah Banten dan mempersiapkan layanan digital bagi kebutuhan transaksi pembayaran non tunai para pelaku UMKM yang ada di provinsi Banten

"Lalu meningkatkan penyaluran kredit pola linkage kepada lembaga keuangan yang berkinerja baik dan memiliki fokus bisnis pada pembiayaan konsumer serta pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, dan melakukan diversifikasi produk ataupun fitur kredit UMKM untuk memenuhi kebutuhan transaksi atau permodalan pelaku usaha pada sektor-sektor yang lebih spesifik dan menjadi prioritas pemerintah daerah," pungkasnya.

Sementara itu, Amartha yang merupakan prosperity platform akan mendorong pertumbuhan ekonomi akar rumput yang berkelanjutan lewat penyediaan layanan keuangan inklusif untuk UMKM perempuan. Amartha menyalurkan permodalan dari pendana untuk menjangkau segmen akar rumput, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan yang merata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Pemasaran Produk UMKM Tangerang, Relawan SandiUno Ramaikan Festival HANI

Bantu Pemasaran Produk UMKM Tangerang, Relawan SandiUno Ramaikan Festival HANI

Bisnis | Senin, 17 Juli 2023 | 08:31 WIB

Sandiaga Uno Turun Berikan Bantuan Sembako Murah untuk Emak-Emak di Surabaya

Sandiaga Uno Turun Berikan Bantuan Sembako Murah untuk Emak-Emak di Surabaya

Bisnis | Senin, 17 Juli 2023 | 08:14 WIB

Peringati Hari Nelayan Tegal Buleud, Relawan Sandiaga Uno Berikan Bantuan Sembako Murah di Kabupaten Sukabumi

Peringati Hari Nelayan Tegal Buleud, Relawan Sandiaga Uno Berikan Bantuan Sembako Murah di Kabupaten Sukabumi

Bisnis | Senin, 17 Juli 2023 | 08:07 WIB

Kembangkan UMKM Lewat Pelatihan Pembuatan Kue Bagea di Donggala

Kembangkan UMKM Lewat Pelatihan Pembuatan Kue Bagea di Donggala

Bisnis | Senin, 17 Juli 2023 | 08:04 WIB

BPK Temukan Masalah dalam Laporan Keuangan Pelatihan Usaha Kemenkop-UKM Tahun 2022

BPK Temukan Masalah dalam Laporan Keuangan Pelatihan Usaha Kemenkop-UKM Tahun 2022

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2023 | 09:05 WIB

Menciptakan Peluang Bisnis di Era Milenial untuk UMKM

Menciptakan Peluang Bisnis di Era Milenial untuk UMKM

Jakarta | Sabtu, 15 Juli 2023 | 21:55 WIB

Terkini

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:41 WIB

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:19 WIB

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:15 WIB

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:13 WIB

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:08 WIB

Kurs Rupiah Akhirnya Tembus Rp 17.000

Kurs Rupiah Akhirnya Tembus Rp 17.000

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 15:53 WIB

Wacana WFH Sehari per Minggu, Purbaya Jamin Tak Ganggu Produktivitas

Wacana WFH Sehari per Minggu, Purbaya Jamin Tak Ganggu Produktivitas

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 15:27 WIB

Bank Mandiri Telah Kucurkan KUR Rp 7,35 T ke UMKM Hingga Februari 2026

Bank Mandiri Telah Kucurkan KUR Rp 7,35 T ke UMKM Hingga Februari 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 15:21 WIB

Penggunaan Kendaraan Listrik Dinilai Lebih Hemat Ongkos 70%, Ini Hitungannya

Penggunaan Kendaraan Listrik Dinilai Lebih Hemat Ongkos 70%, Ini Hitungannya

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 15:14 WIB