Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Berkat E-Makaryo, Pekerja Serabutan Ini Wujudkan Mimpi Jadi Guru SMK

Iwan Supriyatna

Selasa, 01 Agustus 2023 | 16:32 WIB
Berkat E-Makaryo, Pekerja Serabutan Ini Wujudkan Mimpi Jadi Guru SMK
Andriyono resmi diangkat menjadi guru di SMK Bhina Tunas Bhakti.

Suara.com - Andriyono Miftahul Huda, seorang pemuda asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng) tak menyangka mimpi mulia menjadi seorang guru SMK setelah lulus dari Universitas Negeri Semarang (Unnesa) akhirnya tercapai.

Pada tahun ajaran baru 2023 ini, Andriyono resmi diangkat menjadi guru di SMK Bhina Tunas Bhakti. Ia kini bisa mengajari anak didiknya dengan seragam guru kebanggaan.

Sebelum meraih impiannya ini, Andriyono mesti berjuang sebagai pekerja serabutan di salah satu bengkel motor. Tak sebentar, pemuda tersebut banting tulang di bengkel itu satu tahun lamanya.

Namun ada satu momen awal yang mengubah mimpi Andriyono menjadi kenyataan. Yakni ketika ia mengetahui kehadiran aplikasi pencari kerja bernama E-Makaryo yang merupakan salah satu inovasi Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

“Saat bermain media sosial (medsos) saya ketemu sama postingan Pak Ganjar soal E-Makaryo terus saya coba akses, ternyata sangat mudah,” kata Andriyono, Selasa (1/8/2023).

Berbekal rasa penasaran dan tekad meraih mimpi menjadi guru, Andriyono langsung mendaftar salah satu lowongan pekerjaan yang bertempat di sekolah. Ia pun men-submit semua data yang diperlukan untuk melamar sebagai calon pekerja di SMK Bhina Tunas Bhakti.

Hanya berselang satu minggu kemudian, Andriyono langsung mendapat panggilan dari sekolah tersebut. Dari proses rekrutmen yang diikuti, Andriyono dinyatakan lolos sebagai pekerja di bagian produksi.

"Setelah di produksi, tahun ajaran baru ini saya diangkat menjadi guru. Saya tidak menyangka akan menjadi guru, tapi alhamdulillah perantara E-Makaryo ini saya bisa kerja," cerita dia.

Kemudahan mendapatkan pekerjaan lewat E-Makaryo juga dialami Syahid Sidiq, warga asli Kebumen, Jateng. Kini ia menjabat mandor produksi sosis azler di daerah Bergas, Kabupaten Semarang.

baca juga

"Setelah lulus dari kuliah di Yogyakarta 2022 saya sudah ratusan mengajukan lamaran pekerjaan di semua platform yang ada. Tapi ternyata di Jateng ada E-Makaryo," kata dia.

"Hanya hitungan minggu saya dipanggil, dan bisa kerja. Saat ini saya istilahnya mandor mengawasi karyawan untuk produksi sosis kanzler," sambung Syahid.

Syahid berterima kasih kepada Ganjar Pranowo yang berupaya maksimal membantu warga untuk mendapatkan pekerjaan. Syahid pun mengapresiasi aplikasi E-Makaryo yang menurutnya sangat memudahkan pencari kerja.

"Menurut saya mampu mengurangi angka pengangguran. Gak perlu fotokopi, kemana-mana bawa amplop. Karena full online. Di sini, saya merasa Pak Ganjar sosok pemimpin yang memperhatikan wong cilik. Saya juga kaget di Jateng ada aplikasi ini. Pak Ganjar memikirkan warganya untuk akses cari pekerjaan," tandasnya.

Sementara itu Ganjar memaparkan, berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jateng, sebanyak 915 perusahaan penyedia kerja hadir di E-Makaryo. Hingga kini, aplikasi yang dirilis pada Agustus 2019 lalu itu telah menjaring ribuan tenaga kerja.

"Sesuai data terakhir pada tanggal Juli 2023, terdapat 475.301 warga Jawa Tengah terdaftar di akun pencari kerja. Dan, lamaran yang sudah diajukan sekitar 98.504 lamaran," kata Ganjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocoran info CPNS 2023 lulusan SMK di 8 Kementerian, Persiapkan Syaratnya!

Bocoran info CPNS 2023 lulusan SMK di 8 Kementerian, Persiapkan Syaratnya!

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 11:21 WIB

Sosok Widodo, Kepala Sekolah SMKN 1 Sale yang Dicopot Ganjar Karena Pungli

Sosok Widodo, Kepala Sekolah SMKN 1 Sale yang Dicopot Ganjar Karena Pungli

News | Selasa, 18 Juli 2023 | 17:47 WIB

4 Tips Memilih Jurusan di SMK, Kamu Tertarik yang Mana?

4 Tips Memilih Jurusan di SMK, Kamu Tertarik yang Mana?

Your Say | Senin, 17 Juli 2023 | 12:41 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×