Punya Nilai Ekonomi dan Kesehatan, Emak-emak Diberi Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional di Pekanbaru

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 24 Agustus 2023 | 06:54 WIB
Punya Nilai Ekonomi dan Kesehatan, Emak-emak Diberi Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional di Pekanbaru
Pelatihan pembuatan jamu tradisional yang dampak kesehatan bagi tubuh memiliki nilai ekonomi.

Suara.com - Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki beragam jenis keanekaragaman hayati. Tingginya tingkat keanekaragaman hayati menjadikan indonesia memiliki bermacam jenis tumbuhan obat.

Upaya dalam mengoptimalkan tanaman obat terus dilakukan, seiring dengan kesadaran manusia yang memilih untuk mengurangi konsumsi zat kimia dan mengurangi penggunaan obat sintetis yang mahal harganya.

Permintaan pasar yang tinggi dan pertambahan jumlah penduduk Indonesia memberikan peluang bagi Mak Ganjar Riau untuk pelatihan pembuatan jamu tradisional yang dampak kesehatan bagi tubuh memiliki nilai ekonomi.

"Banyak manfaatnya ya, untuk konsumsi tubuh, kesehatan badan, apalagi ini ditujukkan untuk emak-emak ya, pokoknya kita pelajari semua jenisnya," ujar Koordinator Wilayah Mak Ganjar Pekanbaru, Anita ditulis Kamis (24/8/2023).

Selain untuk konsumsi pribadi dalam menunjang kesehatan tubuh, lanjut Anita, Mak Ganjar Riau membuka peluang bagi para mak-mak yang tarik membuka peluang usaha bagi sektor jamu tersebut.

Hal tersebut dilakukan guna mendorong kesejahteraan pada level ekonomi keluarga yang dinilai Anita kondisinya masih cukup mengkhawatirkan.

"Kami upayakan selain konsumsi pribadi, ini bisa dijadikan potensi para emak-emak supaya biasa berjuala online, menjadi mandiri dan membantu perekonomian keluarga," kata Anita.

Senada dengan Anita, mentor dalam Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional tersebut, Megawati mengatakan berbagai macam jenis jamu yang bisa diolah dan dimafaatkan dalam menunjang kondisi kesehatan dan kebugaran tubuh.

Namun, dalam pelatihan kali ini Mak Ganjar memfokuskan pada kandungan jamu yang memiliki manfaat dalam membuat racun tubuh, terutama pada pembersihan rahim yang dinilai selama ini banyak dialami sebagai persoalan utama yang sering menghantui perempuan.

"Pelatihan jamu kali ini kita khususkan untuk emak-emak yang khasiat dari jenisnya menjaga kesehatan rahim, karena perempuam itu penyakitnya rentan di rahim, jadi kita buat khasiat untuk detok rahim dan menjaga kebugaran," ucap Megawati.

Menurutnya, proses pembuatan jamu tersebut cukup mudah, bahan-bahannya mudah ditemui di pasar maupun sering digunakan emak-emak di dapur untuk memasak.

"Kami pakai rempah-rempah alami, seperti kunyit, empunya, jahe, kayu manis, kapulaga dan boleh tambahan lainnya. Pokoknya bahan-bahannya tidak sulit, sering kita temui di dapur, sangat terjangkau," kata Megawati.

Selain untuk konsumsi pribadi, Megawati siap membantu para emak-emak untuk memulai usaha jamu yang sudah digelutinya sejak beberapa waktu silam.

Sebab, Megawati menjelaskan bahwa potensi usahanya cukup terbuka dan proses distribusinya sudah memiliki celah. Sehingga, para emak-emak tinggal melanjutkan dan meningkatkan kemauan masing-masing.

"Apabila mereka berminat bisa kita bantu, untuk pemasarannya bisa sedikitnya bisa membantu uang untuk memasak di dapur. Selain itu, semoga bisa bermanfaat dan bisa di praktekkan di rumah," pungkas Megawati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modus Baru Peredaran Obat Keras, Libatkan Oknum Asisten Dokter hingga Pegawai Apotek

Modus Baru Peredaran Obat Keras, Libatkan Oknum Asisten Dokter hingga Pegawai Apotek

Jakarta | Selasa, 22 Agustus 2023 | 18:09 WIB

Patok Tarif Jutaan Rupiah, Pegawai Apotek dan Nakes Jual Resep Obat Golongan G Ilegal ke Pengedar

Patok Tarif Jutaan Rupiah, Pegawai Apotek dan Nakes Jual Resep Obat Golongan G Ilegal ke Pengedar

News | Selasa, 22 Agustus 2023 | 16:57 WIB

Berawal dari Kejahatan Jalanan di Sleman, Polisi Ungkap Peredaran Obat-obatan Terlarang

Berawal dari Kejahatan Jalanan di Sleman, Polisi Ungkap Peredaran Obat-obatan Terlarang

Jogja | Senin, 21 Agustus 2023 | 20:10 WIB

Terkini

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB

Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara

Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:09 WIB

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:52 WIB

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:51 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB