Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dirut BPJS Kesehatan Ajak Civitas Akademika Berperan dalam Program JKN

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 10 September 2023 | 12:38 WIB
Dirut BPJS Kesehatan Ajak Civitas Akademika Berperan dalam Program JKN
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti di Universitas Jember dalam Orasi Ilmiahnya pada Sabtu, (9/9/2023). (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengajak civitas akademika turut berperan dalam prgam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia. Menurut Ali, civitas akademika tidak hanya bisa beperan dalam mengedukasi masyarakat untuk menjadi peserta JKN, namun juga bisa berperan mengawasi pelaksanaannya agar tetap efektif, efisien dan tepat sasaran

“Civitas Academica berperan sebagai inisiator, educator, motivator, dan role model dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan sulit dijangkau untuk menjaga pola hidup sehat dan menjadi peserta JKN. Selain itu, juga berperan penting dalam pengawasan Program JKN agar perjalanannya tetap efektif, efisien, dan tepat sasaran,” ujar Ghufron di Universitas Jember dalam Orasi Ilmiahnya pada Sabtu, (9/9/2023).

Pada kesempatan tersebut, Ghfuron mengundang seluruh civitas akademika untuk mengakses sampel data yang telah disediakan terkait pemanfaatan Program JKN. Ghufroan ingin, seluruh akademisi dapat melakukan penelitian terkait jaminan kesehatan di Indonesia, sehingga hasil yang diperoleh dapat dimanfaatkan BPJS Kesehatan dalam melakukan peningkatan kualitas layanan penyelenggaraan Program JKN.

“BPJS Kesehatan ini punya banyak kelolaan data, ada sampel data yang berjumlah sekitar 50 miliar row data yang siap diolah. Data sampel tersebut kini sudah dimanfaatkan oleh lembaga pendidikan hingga kementerian. Harapannya dengan adanya penelitian tersebut, BPJS Kesehatan mendapatkan masukan dari berbagai hasil penelitian yang dilakukan sehingga penyelenggaraan Program JKN kian optimal,” kata Ghufron.

Lebih jauh Ghufron menjelaskan, saat ini, BPJS Kesehatan juga berfokus pada transformasi mutu layanan. Upaya ini diharapkan membawa manfaat besar bagi peserta JKN, untuk dapat mengakses layanan dengan mudah, cepat, dan setara.

“Transformasi mutu layanan kami lakukan agar peserta JKN dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah, mendapatkan pelayanan terbaik dalam pelayanan medis, tindakan medis maupun pelayanan obat, dan respon pelayanan informasi dengan cepat, serta tidak terdapat perbedaan pelayanan di fasilitas kesehatan,” terangnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna menyampaikan apresiasinya terhadap Program JKN yang selalu berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada peserta JKN. Mahasiswa juga berperan dalam memantau jalannya Program JKN tepat sasaran. Iwan juga menambahkan bahwa masalah Universal Health Coverage (UHC) tidak hanya berkaca dari sisi supply, baik pembiayaan, provider, regulasi, dan sebagainya.

“Tak hanya itu, ada sisi demand yaitu misalnya dari segi kualitas kepesertaan. Peserta yang baik adalah peserta yang mendukung prinsip gotong royong, karena pada dasarnya semakin banyak masyarakat yang mendaftarkan diri maka cakupan jaminannya juga akan semakin luas”, jelas Iwan.

Mengenai sample data BPJS Kesehatan yang dapat dimanfaatkan untuk penelitian oleh para akademisi, Iwan menyampaikan data BPJS merupakan data yang sangat bermanfaat untuk digunakan sebagai data sekunder.

baca juga

“Kegiatan ini menjadi bentuk sosialisasi bagi civitas academica, khususnya bagi peneliti, agar bisa memanfaatkan data yang telah tersedia dari BPJS Kesehatan. Ke depannya, Universitas Jember akan terus menyelenggarakan dan mendukung program-program yang dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan masyarakat,” tambah Iwan.

Pada kesempatan tersebut, salah seorang wisudawan Universitas Jember, David mengatakan, paparan yang diberikan Direktur Utama BPJS Kesehatan memberikan kesan positif bagi seluruh civitas academica. Menurutnya hal tersebut membuat dirinya lebih memahami peran BPJS Kesehatan dalam memberikan jaminan layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Beberapa hal saya pikir bahwa cakupan kepesertaan JKN ini sangat luar biasa. Bisa dibayangkan jika seluruh masyarakat Indonesia telah terjamin kesehatannya, dan membayarkan iuran secara rutin. Tentu sangat luar biasa juga pelayanan kesehatan yang bisa diberikan kepada peserta JKN,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Rumah Sakit Terima Pasien BPJS di Medan, Berikut Nomor Telepon dan Lokasinya

Daftar Rumah Sakit Terima Pasien BPJS di Medan, Berikut Nomor Telepon dan Lokasinya

Sumut | Kamis, 07 September 2023 | 13:26 WIB

Top! BPJS Kesehatan Sabet Penghargaan 5 Star di Top GRC Awards 2023

Top! BPJS Kesehatan Sabet Penghargaan 5 Star di Top GRC Awards 2023

Bisnis | Rabu, 06 September 2023 | 22:57 WIB

Peran RS Terapung Atasi Kasus Jantung Peserta BPJS Kesehatan Asal NTT

Peran RS Terapung Atasi Kasus Jantung Peserta BPJS Kesehatan Asal NTT

Bisnis | Kamis, 31 Agustus 2023 | 22:09 WIB

Transformasi BPJS Kesehatan, Dulu Dicaci Kini Dicari

Transformasi BPJS Kesehatan, Dulu Dicaci Kini Dicari

Health | Kamis, 31 Agustus 2023 | 15:59 WIB

BPJS Kesehatan Luncurkan Program Pesiar untuk Akselerasi Capaian UHC

BPJS Kesehatan Luncurkan Program Pesiar untuk Akselerasi Capaian UHC

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2023 | 13:57 WIB

BPJS Kesehatan Bersama Kemenkes Luncurkan Program Pembiayaan Tuberkulosis

BPJS Kesehatan Bersama Kemenkes Luncurkan Program Pembiayaan Tuberkulosis

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2023 | 08:40 WIB

Terkini

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:00 WIB

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:50 WIB

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:36 WIB

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:20 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:43 WIB

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:21 WIB

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:16 WIB

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:10 WIB

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

×