KLHK Bakal Perketat Baku Mutu Emisi Sektor Transportasi dan Industri

Iwan Supriyatna

Senin, 25 September 2023 | 08:23 WIB
KLHK Bakal Perketat Baku Mutu Emisi Sektor Transportasi dan Industri
Ilustrasi emisi karbon dioksida dari industri (Shutterstock).

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bakal memperketat penindakan terkait emisi, khususnya pada sektor transportasi dan industri. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Penegakan Hukum (KLHK), Rasio Ridho Sani dalam FGD Ombudsman.

Untuk mengurangi emisi dari sumber tidak bergerak, KLHK berkomitmen untuk melakukan pengetatan baku mutu emisi industri, pengetatan persyaratan pengendalian pencemaran udara, dan penerapan pengawasan emisi udara secara realtime dan terintegrasi.

“Sebelum ada UU Ciptaker, kami masih terkendala penindakan. Namun sekarang, kami bisa lakukan penindakan saat ada yang melanggar ketentuan tentang polusi udara,” katanya dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Ombudsman RI dengan tema Indonesia Dalam Kepungan Polusi dan Solusinya, ditulis Senin (25/9/2023).

Lebih lanjut, Ridho menjelaskan bahwa KLHK telah menerapkan tindakan tegas, termasuk sanksi administratif. Salah satu contohnya adalah di sektor industri, dimana 21 dari 45 perusahaan yang diidentifikasi sebagai potensi pencemar udara telah disegel.

Ridho juga mengungkapkan bahwa kendaraan bermotor adalah salah satu penyumbang terbesar dalam polusi udara. Pertumbuhan kendaraan bermotor terus meningkat, dengan peningkatan sekitar 5,7% per tahun untuk sepeda motor dan 6,38% per tahun untuk mobil penumpang.

“Statistik menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 17 juta sepeda motor, 4,2 juta mobil penumpang, 856 ribu truk, dan 344 ribu bus di Jakarta,” kata Ridho.

Menurutnya, polusi juga berasal dari sumber-sumber emisi yang tidak bergerak, seperti pabrik, pembangkit listrik, dan pembakaran sampah. Cuaca juga dapat mempengaruhi tingkat polusi, terutama selama musim kemarau.

Selain itu, paparnya, saat ini Indonesia mengadopsi spesifikasi Euro 4 untuk kendaraan. Namun, KLHK berencana untuk memperketat regulasi ini dan melanjutkan menuju spesifikasi Euro 5 dan 6.

“Hal ini akan bergantung pada jenis bahan bakar yang digunakan.” ucapnya.

baca juga

Ridho juga mencatat bahwa langkah-langkah lainnya termasuk peningkatan kualitas bahan bakar, perketatan standar emisi untuk kendaraan lama, pengujian emisi berkala, serta perluasan dan peningkatan layanan transportasi publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setor Pajak Rp218 Triliun, Industri Hasil Tembakau Protes Keras Aturan RPP UU Kesehatan

Setor Pajak Rp218 Triliun, Industri Hasil Tembakau Protes Keras Aturan RPP UU Kesehatan

Bisnis | Senin, 25 September 2023 | 07:23 WIB

Tertibkan Bangunan Liar di Industri Pulogadung, JIEP Alih Ambil 8,9 Hektar Hutan Kota

Tertibkan Bangunan Liar di Industri Pulogadung, JIEP Alih Ambil 8,9 Hektar Hutan Kota

Bisnis | Senin, 25 September 2023 | 07:11 WIB

Tak Dikelola dengan Baik, Ganjar Mau Bangun Industri Digital

Tak Dikelola dengan Baik, Ganjar Mau Bangun Industri Digital

News | Senin, 25 September 2023 | 03:15 WIB

Terkini

Sinopsis Merry Berry Love: Kisah Cinta di Kebun Stroberi, Tayang 7 Oktober

Sinopsis Merry Berry Love: Kisah Cinta di Kebun Stroberi, Tayang 7 Oktober

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Dorong Keterampilan Digital Pengusaha Perempuan, Platform Ini Hadirkan Pelatihan Gratis

Dorong Keterampilan Digital Pengusaha Perempuan, Platform Ini Hadirkan Pelatihan Gratis

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:29 WIB

BRI KPR Solusi Hadirkan Skema Bunga Kompetitif dan Transparan

BRI KPR Solusi Hadirkan Skema Bunga Kompetitif dan Transparan

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Masuki Masa Pensiun: Cristiano Ronaldo Catat Kontroversi, Lionel Messi Cetak Prestasi

Masuki Masa Pensiun: Cristiano Ronaldo Catat Kontroversi, Lionel Messi Cetak Prestasi

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Indonesia vs Bangladesh di SUGBK, Polda Metro Kerahkan 3.520 Personel

Indonesia vs Bangladesh di SUGBK, Polda Metro Kerahkan 3.520 Personel

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Suami dan Anak Malas Bantu Beres-Beres Rumah? Jangan-Jangan Akibat Keseringan Diomeli!

Suami dan Anak Malas Bantu Beres-Beres Rumah? Jangan-Jangan Akibat Keseringan Diomeli!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Resmi Jadi Kapolri, Ini Langkah Pertama Jenderal Suyudi Ario Seto Usai Gantikan Listyo Sigit

Resmi Jadi Kapolri, Ini Langkah Pertama Jenderal Suyudi Ario Seto Usai Gantikan Listyo Sigit

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Mengenal Sosok Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang Kini Menjabat Wamen KP

Mengenal Sosok Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang Kini Menjabat Wamen KP

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Suyudi Ario Seto Anak Siapa? Ini Silsilah Keluarga Kapolri Baru

Suyudi Ario Seto Anak Siapa? Ini Silsilah Keluarga Kapolri Baru

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Melawan Lupa, Menepis Stigma: Membaca Luka yang Tertinggal di Prahara 1965

Melawan Lupa, Menepis Stigma: Membaca Luka yang Tertinggal di Prahara 1965

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:21 WIB

×