Untuk Wujudkan Produksi 35 Juta Ton Beras, Kementan Kawal Penggunaan Air dan Normalisasi Irigasi Tersier

Fabiola Febrinastri

Senin, 23 Oktober 2023 | 13:04 WIB
Untuk Wujudkan Produksi 35 Juta Ton Beras, Kementan Kawal Penggunaan Air dan Normalisasi Irigasi Tersier
Kementan melakukan normalisasi irigasi tersier untuk mencapai target produksi 35 juta ton beras. (Dok: Kementan)

Suara.com - Saat ini, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan berbagai strategi untuk menggunakan sumber air yang tersedia selama El Nino. Untuk mencapai target produksi 35 juta ton beras, Kementan melakukan berbagai hal, mulai dari mengawal ketat penggunaan air hingga normalisasi saluran irigasi tersier di lahan sawah.

Plt Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi  mengatakan, Musim Tanam (MT) I Periode Oktober 2023-Maret 2024  menjadi waktu prioritas pemerintah. Bahkan ditargetkan, produksi beras 35 juta ton pada panen yang akan datang. Target tersebut mengalami peningkatan dari sebelumnya, yang hanya 31 juta ton.

"Kementan akan memastikan irigasi lancar dan sumber-sumber air tersedia, sehingga Indonesia memiliki pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan beras dalam negeri," sebut Plt Mentan Arief, Senin (23/10/2023).

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menjelaskan, berbagai upaya yang dilakukan Ditjen PSP untuk menjamin Irigasi lancar dan sumber-sumber air tersedia.

"Kita harus segera mengupayakan peningkatan dan pemeliharaan pasokan air di tingkat usaha tani sebagai tambahan untuk mendukung irigasi," tutur Ali Jamil.

Selain peningkatan dan pemeliharaan, Kementan juga diungkapkan Ali Jamil melakukan beberapa strategi lainnya, mulai dari mengawal ketat air irigasi hingga normalisasi saluran air.

"Kita kawal pasokan air irigasinya agar bisa mencukupi, sehingga tanaman tidak ada yang mengalami puso," ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya siap membantu menyediakan infrastruktur yang diperlukan bagi daerah-daerah terdampak kekeringan dengan menyediakan paket bantuan kepada petani.

“Pertama adalah pompanisasi dan pipanisasi. Bantuan tersebut digunakan untuk menarik air dari sumber-sumber yang ada, baik dari sungai, air tanah maupun mata air,” tambahnya.

baca juga

Direktur Irigasi Pertanian, Rahmanto menjelaskan, salah satu metode pengawalan ketat yang umum diterapkan adalah gilir-giring irigasi dari waduk, yaitu pembagian air berdasarkan wilayah dan waktu yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Daerah.

"Dengan pengaturan yang ketat, setiap wilayah dapat memperoleh akses yang adil dan merata terhadap air irigasi. Ini adalah langkah krusial untuk mencegah ketegangan antar petani yang bersaing untuk mendapatkan air irigasi," ungkapnya.

Selain gilir-giring dari waduk, pemanfaatan air tanah dangkal juga merupakan metode yang penting dalam pertanian, baik sebagai suplesi maupun irigasi utama. Penggunaan air tanah dangkal ini memungkinkan petani untuk memperoleh pasokan air yang stabil, terutama saat musim kemarau.

Pemanfaatan sumber-sumber air yang masih tersedia melalui pompanisasi juga penting.

"Pengawalan ketat dalam pompanisasi melibatkan pemantauan yang teratur terhadap kondisi sumber air, kualitas air, dan penggunaan pompa air, agar sumber air tetap berkelanjutan dan tidak mengalami degradasi akibat eksploitasi yang berlebihan," jelasnya.

Terakhir, normalisasi saluran irigasi juga merupakan langkah penting dalam menjaga keberlanjutan penggunaan air untuk pertanian. Normalisasi saluran melibatkan pembersihan saluran irigasi dari sedimentasi, sehingga fungsinya dapat dikembalikan sesuai perencanaan.

"Proses ini melibatkan pemantauan rutin terhadap keadaan saluran dan pemeliharaan yang berkala untuk mencegah terhambatnya aliran air oleh sampah maupun material  endapan," urainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan dan KemenPUPR Gelar Koordinasi untuk Tingkatkan Produksi Beras

Kementan dan KemenPUPR Gelar Koordinasi untuk Tingkatkan Produksi Beras

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2023 | 15:40 WIB

Kejar Produksi 35 Juta Ton, Kementan Andalkan Strategi Irigasi

Kejar Produksi 35 Juta Ton, Kementan Andalkan Strategi Irigasi

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2023 | 14:21 WIB

Kementan-Ombudsman Perkuat Layanan Kepatuhan dan Integritas

Kementan-Ombudsman Perkuat Layanan Kepatuhan dan Integritas

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2023 | 13:11 WIB

Kementan dan BRIN Sepakat Kembangkan Teknologi Pasca Panen

Kementan dan BRIN Sepakat Kembangkan Teknologi Pasca Panen

Bisnis | Rabu, 18 Oktober 2023 | 09:16 WIB

Kementan dan BRIN Berkolaborasi Bangun Ekosistem Pangan untuk Meningkatkan Hasil Pertanian

Kementan dan BRIN Berkolaborasi Bangun Ekosistem Pangan untuk Meningkatkan Hasil Pertanian

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2023 | 19:15 WIB

Setelah Dua Ajudannya, Giliran Stafsus Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo Diperiksa KPK

Setelah Dua Ajudannya, Giliran Stafsus Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo Diperiksa KPK

News | Selasa, 17 Oktober 2023 | 19:12 WIB

Terkini

5 HP Baru Siap Meluncur November 2026, Ada Flagship dengan Kamera 200 MP

5 HP Baru Siap Meluncur November 2026, Ada Flagship dengan Kamera 200 MP

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 13:48 WIB

Dukung Peternak Ayam Petelur Mikro, Bulog Siapkan Pembelian Telur Senilai Rp30 Miliar

Dukung Peternak Ayam Petelur Mikro, Bulog Siapkan Pembelian Telur Senilai Rp30 Miliar

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 13:46 WIB

Belajar Mengelola Lahan Tanpa Membakar di Desa Gambut

Belajar Mengelola Lahan Tanpa Membakar di Desa Gambut

Sumsel | Kamis, 05 November 2026 | 13:45 WIB

Bukan Aksi Sepihak, Forum Kebangsaan DIY Klaim Penurunan Foto Gibran Dipelopori Anggota Dewan

Bukan Aksi Sepihak, Forum Kebangsaan DIY Klaim Penurunan Foto Gibran Dipelopori Anggota Dewan

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 13:41 WIB

Cuitan Lawas Prabowo soal Penyadapan Jokowi Kembali Viral: Salah Kita Sendiri?

Cuitan Lawas Prabowo soal Penyadapan Jokowi Kembali Viral: Salah Kita Sendiri?

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:37 WIB

Penyadapan Prabowo, Pakar Sebut Eks Kapolri Bisa Dijerat Makar jika Terbukti Ada Permufakatan Jahat

Penyadapan Prabowo, Pakar Sebut Eks Kapolri Bisa Dijerat Makar jika Terbukti Ada Permufakatan Jahat

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:36 WIB

Kemensos Raih Peringkat Pertama dalam Pengelolaan Barang Milik Negara

Kemensos Raih Peringkat Pertama dalam Pengelolaan Barang Milik Negara

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:36 WIB

Resep Cilok Pedas Kuah Seblak, Kenyal dan Gurih dengan Kuah Pedas Menggugah Selera

Resep Cilok Pedas Kuah Seblak, Kenyal dan Gurih dengan Kuah Pedas Menggugah Selera

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 13:35 WIB

Dulu Cuma 5 Menit, Kini Harus Memutar 7 Kilometer, Jeritan Warga Mijen Usai Jalan Ditutup

Dulu Cuma 5 Menit, Kini Harus Memutar 7 Kilometer, Jeritan Warga Mijen Usai Jalan Ditutup

Jawa Tengah | Kamis, 05 November 2026 | 13:34 WIB

Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM

Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:33 WIB

×