Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jelang Merger dengan Citilink, Maskapai Milik Pertamina Pelita Air Beli Pesawat Baru

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 26 Oktober 2023 | 18:06 WIB
Jelang Merger dengan Citilink, Maskapai Milik Pertamina Pelita Air Beli Pesawat Baru
Ilustrasi. PT Pelita Air Service (Pelita Air) kembali menambah armada baru pesawat jenis Airbus A320, seiring meningkatnya jumlah penumpang.

Suara.com - Anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di industri penerbangan PT Pelita Air Service (Pelita Air) kembali menambah armada baru pesawat jenis Airbus A320, seiring meningkatnya jumlah penumpang.

Direktur Utama Pelita Air Dendy Kurniawan mengatakan bahwa pesawat ini adalah pesawat ke-9 dari 11 yang sudah dipesan untuk tahun 2023. Pesawat yang ke-10 dan ke-11 akan tiba di minggu ke-4 November 2023.

"Amanat dari Pemerintah untuk terus meningkatkan konektivitas udara Nasional dan tingginya animo masyarakat terhadap Pelita Air merupakan faktor utama yang mendorong Pelita Air untuk terus menambah jumlah armadanya agar bisa menambah frekuensi penerbangan dan rute-rute penerbangan yang baru," kata Dendy dalam keterangannnya Kamis (26/10/2023).

Tingginya animo masyarakat terhadap Pelita Air tercermin dari tingginya tingkat keterisian kursi (Seat Load Factor) dari Pelita Air di kuartal III 2023 ini, dimana dari periode 1 Juli s/d 30 September mencapai rata-rata 83%.

Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan kabar terbaru terkait merger kedua maskapai pelat merah, yaitu Pelita Air dengan anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA), Citilink Indonesia.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, rencananya lisensi penerbangan reguler maskapai yang ada di bawah grup Pertamina akan dipindahkan ke Citilink. Maskapai yang fokus bisnisnya pada penerbangan charter tersebut tetap pada Pertamina Grup.

"Jadi itu tetap di Pertamina, karena mereka kan untuk melayani operasi Pertamina yang charter business," ujarnya di Jakarta, Rabu (11/10/2023).

Pria yang akrab disapa Tiko tersebut melanjutkan lebih jauh, rencananya bisnis penerbangan reguler Pelita Air dengan bisnis penerbangan charter akan dipisah menjadi dua entitas perusahaan yang berbeda.

Nantinya, hanya entitas penerbangan reguler Pelita Air yang akan digabungkan dengan Citilink. Sementara, entitas penerbangan charter Pelita Air akan tetap berada di bawah grup Pertamina.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Bos Citilink Mau Bawa Maskapai Surya Airways Terbang Tinggi

Mantan Bos Citilink Mau Bawa Maskapai Surya Airways Terbang Tinggi

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2023 | 11:01 WIB

Profil Pemilik Surya Airways, Maskapai Baru Indonesia Asal Yogyakarta

Profil Pemilik Surya Airways, Maskapai Baru Indonesia Asal Yogyakarta

Bisnis | Rabu, 18 Oktober 2023 | 10:11 WIB

Penumpang Makin Ramai, Pelita Air Tambah Pesawat Baru dari Airbus

Penumpang Makin Ramai, Pelita Air Tambah Pesawat Baru dari Airbus

Bisnis | Selasa, 26 September 2023 | 07:21 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×