Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Daftar Perusahaan Indonesia Boikot Produk Israel, Ada Milik Artis hingga Kedai Makanan Kekinian

Rifan Aditya

Minggu, 05 November 2023 | 15:11 WIB
Daftar Perusahaan Indonesia Boikot Produk Israel, Ada Milik Artis hingga Kedai Makanan Kekinian
daftar perusahaan Indonesia yang boikot produk Israel (Instagram Spicywon)

Suara.com - Sebagai salah satu bentuk solidaritas kepada korban di Palestina, beberapa perusahaan di Indonesia telah berkomitmen untuk melakukan boikot produk pendukung Israel. Apa saja daftar perusahaan Indonesia boikot produk pendukung Israel?

Bentuk dukungan ini mereka lakukan dengan cara menghapus berbagai menu yang mengandung produk pendukung Israel. Salah satu perusahaan yang melakukan gerakan boikot ini adalah Musim Indonesia. 

Daftar perusahaan Indonesia boikot produk pendukung Israel

Melansir dari laman Instragam @spicywon.id berikut adalah daftar perusahaan Indonesia yang sejauh ini telah memboikot berbagai produk yang terbukti berafiliasi dengan Israel.

  • Spicy Won
  • Donatsu
  • Topoci
  • Musim Beku
  • Hack Ramen
  • Nasi Kepal Nusantara
  • Bing Snow
  • Nyeublak Nyeublak
  • Furutsu

Berbagai perusahaan makanan kekinian tersebut merupakan restoran yang dinaungi oleh Musim Indonesia Corporation.

“Per hari ini, menu dari barang-barang F&B Musim Indonesia yang mengandung Milo, Dancow, KitKat, Sjora, Nescafe, dan turunan brand Nestle lain tidak akan lagi ada di semua outlet,” ungkap Musim Indonesia di Instagram Story Spicy Won.

“Seluruh umat Muslim dan manusia di dunia senantiasa berduka atas penjajahan oleh Israel selama berpuluh-puluh tahun terhadap masyarakat sebagai agama di Palestina,”tulis Musim Indonesia sebagai keterangan resmi.

Seiring penyerangan Israel yang semakin masif, bahkan di sekolah dan rumah sakit, perusahaan makanan Musim Indonesia akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja sama dengan perusahaan yang dinilai mendukung perbuatan keji di Gaza itu.

“Dengan kekuasaan Allah yang diberikan pada kami sebagai pemilik perusahan, kami mengambil sikap tidak lagi melanjutkan kerja sama dengan supply chain Nestle baik terhadap perusahaan atau pribadi” lanjutnya dalam keterangan yang sama.

baca juga

Sebelum Musim Indonesia, sudah ada berbagai perusahaan Indonesia yang menunjukkan dukungannya ke Palestina. Beberapa perusahaan yang turut gerakan boikot produk Israel di antaranya yaitu:

  • Mother of Pearl (MOP) milik Tasya Farasya
  • Teratu Beauty milik Afifah Ratu
  • Skin Game milik Michella Ham
  • Hale milik Fathia Izzati

Seruan untuk boikot perusahaan yang mendukung Israel memang sudah menjadi perbincangan hangat di berbagai penjuru dunia. Terlebih, aksi yang diberikan Israel untuk Palestina semakin masif dan masih ditolaknya usaha untuk gencatan senjata.

Selain Nestle, beberapa produk seperti Starbucks dan MC Donalds juga menjadi beberapa yang terdampak dari pemboikotan ini. Itulah daftar perusahaan Indonesia boikot produk pendukung Israel.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biodata Yahya Saree Anu, Jubir Militer Yaman Nyatakan Perang ke Israel, Keturunan Aceh?

Biodata Yahya Saree Anu, Jubir Militer Yaman Nyatakan Perang ke Israel, Keturunan Aceh?

News | Minggu, 05 November 2023 | 15:01 WIB

Sempat Tutup saat Aksi Bela Pelestina di Monas, Gerai McD dan Starbucks di Sarinah Kembali Buka Siang Ini

Sempat Tutup saat Aksi Bela Pelestina di Monas, Gerai McD dan Starbucks di Sarinah Kembali Buka Siang Ini

News | Minggu, 05 November 2023 | 14:42 WIB

Profil Tiga Pemimpin Hamas Buronan Israel, Jadi Alasan Penyerangan Gaza

Profil Tiga Pemimpin Hamas Buronan Israel, Jadi Alasan Penyerangan Gaza

Bisnis | Minggu, 05 November 2023 | 14:31 WIB

Anies Puji Pidato Menlu Retno Soal Dukungan ke Palestina di Sidang PBB: Kita Bangga

Anies Puji Pidato Menlu Retno Soal Dukungan ke Palestina di Sidang PBB: Kita Bangga

News | Minggu, 05 November 2023 | 15:05 WIB

Terkini

Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa

Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:26 WIB

Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?

Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:10 WIB

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:26 WIB

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:44 WIB

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:37 WIB

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:28 WIB

Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen

Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:05 WIB

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:36 WIB

Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:28 WIB

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:27 WIB