Indika Energy Gunakan Modal Rp1,62 triliun untuk Investasi Non Batu Bara

M Nurhadi Suara.Com
Minggu, 05 November 2023 | 17:17 WIB
Indika Energy Gunakan Modal Rp1,62 triliun untuk Investasi Non Batu Bara
indika Energy [Ist]

Suara.com - PT Indika Energy Tbk. (INDY) membelanja modal (capital expenditure atau capex)sebesar US$104,9 juta atau sekitar Rp1,62 triliun  selama 9 bulan pertama tahun 2023.

Vice President Director dan Group CEO INDY, Azis Armand menuturkan, investasi perusahaan akan fokus pada diversifikasi portofolio bisnisnya ke sektor di luar batu bara. Dia menjelaskan bahwa dari total belanja modal tersebut, 77% atau sekitar US$81,2 juta diarahkan ke bisnis non-batu bara.

"Selama periode 9 bulan 2023, Indika Energy mencatatkan bahwa 77% dari belanja modalnya dialokasikan untuk pengembangan bisnis mineral, kendaraan listrik, dan solusi berbasis alam. Keberlanjutan akan terus menjadi landasan utama dalam seluruh kegiatan usaha dan operasional kami sepanjang tahun 2023 dan seterusnya," kata Azis, dikutip Redaksi Suara.com pada minggu (5/11/2023).

Belanja modal untuk bisnis non-batu bara mencakup proyek Awakmas di Indika Minerals sebesar US$54,4 juta, Ilectra Motor Group sebesar US$6,6 juta, dan Indika Nature sebesar US$9,5 juta.

Selain itu, INDY juga mengalokasikan belanja modal sebesar US$22,8 juta untuk pengembangan bisnis batu bara, termasuk di Indika Indonesia Resources sebesar US$13,2 juta dan Kideco sebesar US$9,6 juta.

Hingga September tahun ini, penjualan INDY mencapai 22,6 juta ton batu bara dari Kideco Jaya Agung, mengalami penurunan sebesar 14,3% dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 26,3 juta ton. 

Dari total volume penjualan tersebut, Kideco menjual 6,7 juta ton batu bara atau sekitar 30% untuk kebutuhan dalam negeri, melebihi persyaratan domestic market obligation (DMO) sebesar 25% yang ditetapkan Pemerintah.

Sedangkan volume penjualan batubara untuk pasar ekspor mencapai 15,8 juta ton dengan tujuan utama ke China, India, Taiwan, dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. 

Kideco juga mencatat harga rata-rata penjualan sebesar US$75,7 per ton batubara selama 9 bulan 2023, mengalami penurunan sebesar 10,0% dari harga rata-rata US$84,2 per ton pada 9 bulan 2022.

Baca Juga: Rujuk dengan Aldila Jelita, Indra Bekti Ternyata Belum Temui Mertua Gara-Gara Ini

Pendapatan Indika Energi sepanjang tahun 2023 mencapai US$2,29 miliar atau setara dengan Rp36,5 triliun. Turun 26,64% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$3,13 miliar. Penurunan ini disebabkan volume produksi yang turun dan harga jual rata-rata batu bara.

Akibat penurunan pendapatan, laba bersih INDY juga mengalami penurunan sebesar 72,27%. Laba bersih INDY menurun dari US$338,3 juta menjadi US$93,8 juta atau sekitar Rp1,49 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI