Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Kembangkan Industri Manufaktur, SBU JPP Pupuk Kaltim Jalin Kerjasama Penyediaan Komponen Kereta Api dengan PT INKA

Iwan Supriyatna

Selasa, 07 November 2023 | 23:17 WIB
Kembangkan Industri Manufaktur, SBU JPP Pupuk Kaltim Jalin Kerjasama Penyediaan Komponen Kereta Api dengan PT INKA
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) jalin kerjasama dengan PT INKA (Persero) untuk penyediaan komponen kereta api berkualitas.

Suara.com - Dukung penguatan industri strategis nasional melalui kolaborasi antar BUMN, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) jalin kerjasama dengan PT INKA (Persero) untuk penyediaan komponen kereta api berkualitas.

Hal ini menilik kemampuan Pupuk Kaltim melalui SBU Jasa Pelayanan Pabrik (JPP) yang telah teruji di sektor manufaktur, dengan beragam produk unggulan maupun jasa layanan yang diberikan.

VP Bisnis dan Administrasi Pupuk Kaltim Septian Seno Rinaldhie, mengungkapkan kerjasama SBU JPP Pupuk Kaltim dengan PT INKA merupakan wujud sinergi antar BUMN untuk mendorong kemandirian industri kereta api nasional, sekaligus upaya memperkokoh posisi Pupuk Kaltim sebagai pemain utama di industri manufaktur dan logam nasional.

Dimana SBU JPP Pupuk Kaltim memiliki kualifikasi mumpuni dalam menghasilkan berbagai produk dan layanan di sektor manufaktur, diluar lini bisnis utama sebagai produsen pupuk nasional.

Mulai dari produk fabrikasi, bisnis maintenance dan perawatan pabrik, pengecoran logam, layanan jasa inspeksi teknik, jasa kalibrasi listrik, hingga layanan laboratorium bersertifikasi dan lainnya.

"Industri maintenance dan manufaktur merupakan salah satu sektor yang dibidik Pupuk Kaltim melalui SBU JPP, guna menunjang lini bisnis utama dengan menyediakan produk dan layanan untuk berbagai kebutuhan dunia industri tanah air," ujar Septian, Selasa (7/11/2023).

Kerjasama dengan PT INKA juga bentuk dukungan Pupuk Kaltim untuk memperkuat partisipasi industri domestik nasional, dengan menyediakan beragam komponen yang dibutuhkan untuk produksi kereta api dalam negeri. Dari hal tersebut diharap kemandirian industri kereta api Indonesia semakin terwujud, seiring meningkatnya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di PT INKA.

"Melalui kerjasama ini, SBU JPP Pupuk Kaltim siap berkontribusi aktif dalam mendorong kemandirian industri kereta api Indonesia, dengan penyediaan komponen berkualitas unggul yang diproduksi oleh tim berpengalaman di bidangnya," tandas Septian.

Dijelaskan Septian, pengalaman SBU JPP Pupuk Kaltim telah teruji sejak 1992 untuk proses pengadaan suku cadang yang dibutuhkan perusahaan, sehingga tidak lagi mendatangkan dari luar. Pengalaman tersebut menjadikan SBU JPP Pupuk Kaltim mampu memberikan standar tinggi dalam jasa fabrikasi suku cadang hingga pemeliharaan pabrik.

Berangkat dari hal itu, Pupuk Kaltim pun mengembangkan SBU JPP sebagai Strategic Business Unit dengan mengkomersilkan layanan bagi industri dan perusahaan lain yang membutuhkan.

Dimana suku cadang yang dihasilkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemesan, menggunakan proses CNC[1] yang menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan standar ISO 90001.

"Dengan pengalaman menerapkan standar tinggi, SBU JPP Pupuk Kaltim pun berkomitmen untuk menyediakan jasa serupa kepada industri lain di Indonesia," ungkap Septian.

Dirinya pun optimis, makin meningkatnya kepercayaan industri nasional akan turut memperkokoh posisi SBU JPP Pupuk Kaltim sebagai pemain utama industri manufaktur dan logam di Indonesia. Dari hal tersebut, pelaku usaha yang selama ini hanya mengenal Pupuk Kaltim sebatas produsen pupuk, bisa turut melirik produk dan layanan yang dikembangkan SBU JPP untuk membuka potensi pasar yang lebih luas.

Guna menjaga kepercayaan tersebut, SBU JPP Pupuk Kaltim juga terus berupaya meningkatkan daya saing dan kompetensi di industri manufaktur secara optimal. Termasuk jaringan supply equipment maupun penawaran jasa maintenance sektor industri, utamanya di bidang pertambangan dan sejenis di Indonesia.

"Penguatan kapasitas serta kemampuan akan terus ditingkatkan SBU JPP Pupuk Kaltim, agar produk maupun jasa layanan yang diberikan semakin mendorong perluasan pangsa pasar di Indonesia," tutur Septian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pastikan Pupuk Subsidi Sampai pada Petani Tepat Sasaran, Ini Sejumlah Upaya yang Dilakukan Pupuk Kaltim

Pastikan Pupuk Subsidi Sampai pada Petani Tepat Sasaran, Ini Sejumlah Upaya yang Dilakukan Pupuk Kaltim

Bisnis | Selasa, 07 November 2023 | 10:42 WIB

Pupuk Kaltim Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional melalui Berbagai Strategi Inovasi

Pupuk Kaltim Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional melalui Berbagai Strategi Inovasi

Bisnis | Kamis, 02 November 2023 | 19:11 WIB

Usaha Binaan Pupuk Kaltim Siap Gali Potensi di Pasar Global

Usaha Binaan Pupuk Kaltim Siap Gali Potensi di Pasar Global

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2023 | 16:39 WIB

Terkini

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB

MSCI Berlaku Hari Ini, IHSG Berakhir di Zona Merah ke Level 6.127

MSCI Berlaku Hari Ini, IHSG Berakhir di Zona Merah ke Level 6.127

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:50 WIB

Naik ke Papan Utama, Emiten Berpeluang Diburu Investor Asing

Naik ke Papan Utama, Emiten Berpeluang Diburu Investor Asing

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:11 WIB

Begini Cara Emiten TAPG Perkuat Aspek ESG

Begini Cara Emiten TAPG Perkuat Aspek ESG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:02 WIB

Tak Hanya Pertamina, Pemerintah Justru Bolehkan Lemigas Impor Minyak Mentah

Tak Hanya Pertamina, Pemerintah Justru Bolehkan Lemigas Impor Minyak Mentah

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:52 WIB

Emiten-emiten Konglomerat Mulai Komentar Soal Ekspor Satu Pintu Lewat DSI

Emiten-emiten Konglomerat Mulai Komentar Soal Ekspor Satu Pintu Lewat DSI

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:10 WIB

Anak Menkeu Purbaya Tak Pikirin Rupiah Loyo Saat Kuliah di AS, Bayar Pakai Bitcoin!

Anak Menkeu Purbaya Tak Pikirin Rupiah Loyo Saat Kuliah di AS, Bayar Pakai Bitcoin!

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:29 WIB

Penguatan Industri Bahan Baku Kunci Jaga Ketahanan Industri di Tengah Pelemahan Rupiah

Penguatan Industri Bahan Baku Kunci Jaga Ketahanan Industri di Tengah Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:15 WIB

Anak Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Dicekek Terus! Nyaris Ulang Krisis 1998

Anak Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Dicekek Terus! Nyaris Ulang Krisis 1998

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rupiah 'Kena Mental'! Dolar Singapura Tembus Rp14.000, Pertama Dalam Sejarah RI

Rupiah 'Kena Mental'! Dolar Singapura Tembus Rp14.000, Pertama Dalam Sejarah RI

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:20 WIB