Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Alvin Lie: Hanya RI Ancaman Bom di Pesawat Dianggap Candaan

Achmad Fauzi

Rabu, 06 Desember 2023 | 19:28 WIB
Alvin Lie: Hanya RI Ancaman Bom di Pesawat Dianggap Candaan
Tim Gegana Tengah Menangani Pelaku yang Melontarkan Ancaman Bom di Pesawat Pelita Air/ist

Suara.com - Praktisi penerbangan Alvin Lie ikut berkomentar terkait dengan adanya candaan ancaman bom dari penumpang pesawat Pelitar Air rute Surabaya-Jakarta. Dirinya pun kurang menyetujui bahwa ancaman bom itu hanya dianggap sebagai candaan saja.

Menurut dia, jika seseorang telah menyebut dirinya membawa bom, maka itu tujuaannya adalah mengancam.

"Saya sangat tidak setuju thd penggunaan kata Candaan. Ketika seseorang menyatakan dirinya membawa Bom, tujuannya adalah menggertak atau mengancam," ujar Alvin Lie dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Kamis (6/12/2023).

Menurut dia, ancaman bom ini harus menjadi perhatian serius, sehingga jangan dibuatt sebeagai candaan saja. Alvin menilai, hanya di Indonesia saja ancaman bom dianggap sebagai becanda.

"Tidak ada negara lain yang perlakukan ancaman Bom sebagai candaan. Kali ini paxnya dijemput pasukan Gegana & diturunkan dari pesawat," tegas dia.

Penerbangan Pelita Air rute Surabaya-Jakarta mengalami keterlambatan penerbangan. Hal ini, karena adanya penumpang yang melayangkan ancaman bom.

Mengkonfirmasi hal tersebut, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda, Sisyani Jaffar mengatakan bahwa ancaman bom itu hanya sekadar becandaan penumpang.

"Kami sampaikan bahwa pesawat Pelita Air dengan no penerbangan IP 205 tujuan Jakarta mengalami keterlambatan penerbangan dikarenakan terdapat penumpang yang bercanda membawa bom," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip, Kamis (6/12/2023).

Sisyani menuturkan, kronologi insiden tersebut, bermula setelah adanya ancaman bom tersebut pesawat kemudian diarahkan ke isolated parking area, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas gabungan Bandara Juanda.

baca juga

Hasil pemeriksaan tidak ditemukan ancaman dimaksud.

"Yang bersangkutan saat ini telah diamankan dan dibawa oleh POM Lanudal Juanda. Atas kejadian tersebut, tidak terjadi gangguan operasional penerbangan dan masih berjalan dengan normal," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Bom di Pesawat Pelita Air Ternyata Hanya Becanda

Ancaman Bom di Pesawat Pelita Air Ternyata Hanya Becanda

Bisnis | Rabu, 06 Desember 2023 | 16:40 WIB

Penerbangan Pelita Air Surabaya-Jakarta Batal, Gegara Ada Ancaman Bom

Penerbangan Pelita Air Surabaya-Jakarta Batal, Gegara Ada Ancaman Bom

Bisnis | Rabu, 06 Desember 2023 | 16:23 WIB

Pelita Air Kedatangan Armada ke-10 Airbus A320, Siap Buka Rute Baru dan Tambah Frekuensi Penerbangan

Pelita Air Kedatangan Armada ke-10 Airbus A320, Siap Buka Rute Baru dan Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 22 November 2023 | 13:44 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×