Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pelik! Ekonomi Indonesia 2024 Tak Capai 5%, Inflasi Bakal Melambung

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 07 Desember 2023 | 11:46 WIB
Pelik! Ekonomi Indonesia 2024 Tak Capai 5%, Inflasi Bakal Melambung
Ilustrasi. Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024 hanya akan mencapai 4,8%.

Suara.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024 hanya akan mencapai 4,8%. Angka ini lebih rendah dari target pemerintah sebesar 5,2%.

“Ekonomi 2024 tidak setinggi asumsi makro karena tantangan pelik,” ujarnya saat acara Proyeksi Ekonomi Indonesia 2024, Rabu (6/12/2023).

Penurunan pertumbuhan ekonomi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Perang Rusia-Ukraina yang masih berkecamuk hingga saat ini, telah menyebabkan kenaikan harga komoditas global, termasuk minyak dan gas. Hal ini akan berdampak pada inflasi di Indonesia.
2. Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebanyak lima kali di tahun 2024. Hal ini akan menyebabkan aliran modal asing keluar dari Indonesia.
3. Pemilu presiden dan legislatif di Indonesia yang akan diselenggarakan pada tahun 2024, juga berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi.

Indef memperkirakan inflasi di Indonesia di tahun 2024 akan mencapai 3,2%. Angka ini lebih tinggi dari target pemerintah sebesar 2,8%.

Kenaikan inflasi tersebut akan menyebabkan daya beli masyarakat menurun, sehingga konsumsi rumah tangga akan berkurang. Hal ini akan berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi.

Indef menyarankan pemerintah untuk mengambil langkah-langkah untuk memitigasi risiko penurunan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan inflasi. Langkah-langkah tersebut antara lain:

1. Menjaga stabilitas harga komoditas global, misalnya dengan meningkatkan kerja sama dengan negara-negara produsen komoditas.
2. Memperkuat cadangan devisa untuk menghadapi keluarnya aliran modal asing.
3. Menjaga stabilitas politik menjelang pemilu.

Indef juga menyarankan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor-sektor yang memiliki potensi tinggi, seperti industri manufaktur dan pariwisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Wait and See Jelang Tahun Politik, Pemerintah Ketar-ketir

Investor Wait and See Jelang Tahun Politik, Pemerintah Ketar-ketir

Bisnis | Rabu, 06 Desember 2023 | 16:12 WIB

Mampukah Pemilu Dongkrak Daya Beli Masyarakat RI yang Saat Ini Lesu?

Mampukah Pemilu Dongkrak Daya Beli Masyarakat RI yang Saat Ini Lesu?

Bisnis | Rabu, 06 Desember 2023 | 15:06 WIB

Harga Cabai Kian Pedas, Laju Inflasi Makin Mengganas

Harga Cabai Kian Pedas, Laju Inflasi Makin Mengganas

Bisnis | Jum'at, 01 Desember 2023 | 15:57 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB