Kisah Inspiratif Para Ibu di Kupang Bawa Cinta Nusantara Terus Berkembang Bersama BRI

M Nurhadi | Suara.com

Sabtu, 09 Desember 2023 | 22:03 WIB
Kisah Inspiratif Para Ibu di Kupang Bawa Cinta Nusantara Terus Berkembang Bersama BRI
Nisa saat mengikuti pameran UMKM lokal di kompleks alun-alun Pemkab Sleman [Suara.com/Hadi]

Suara.com - KKN di Kupang, membuat mata Annisa Nur Aini terbuka dengan potensi di tengah kenyataan yang menyedihkan. Ia menggambarkan potensi yang ada di tengah keterbatasan akses para perajin tenun di wilayah tersebut sebagai semacam permata yang tersembunyi.

"Saat saya masih mahasiswa di UNS, ketika menjalani KKN di Kupang, saya menyaksikan para perajin, terutama para mama, yang gigih menciptakan berbagai karya seni dari tenun tradisional. Namun, sayangnya, karya-karya mereka kurang mendapatkan apresiasi yang seharusnya karena minimnya upaya pemasaran," ungkap Nisa, dalam percakapannya dengan Suara.com pada akhir November yang lalu.

Ditekan oleh krisis ekonomi dan minimnya pendapatan dari penjualan tenun tradisional warisan nenek moyang, para mama tersebut terpaksa meninggalkan keluarga mereka dan menjelma menjadi pekerja migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

"Sebagai TKW, mereka terpaksa meninggalkan buah hati mereka. Mereka, dengan terpaksa, harus menitipkan anak-anaknya ke pangkuan nenek atau kerabat dekat mereka," terang Nisa.

Nisa menyoroti bahwa keberadaan seorang ibu memiliki peran penting yang setara dengan fase emas dalam perkembangan seorang anak. Seperti permata yang berharga, periode ini menjadi rentang usia yang sangat signifikan bagi pertumbuhan anak. Pendidikan dan perhatian selama masa emas tersebut menjadi penentu utama untuk tahapan perkembangan anak selanjutnya, yang berlangsung mulai dari usia 0 hingga 6 tahun.

Dengan semangat luar biasa untuk memberikan dukungan kepada para ibu dan keluarga mereka, Nisa menggebrak dengan mendirikan Cinta Nusantara, sebuah wadah kreativitas yang tak hanya menjadi benteng bagi para ibu di Kupang, melainkan menjadi obor penerang yang mampu memberikan penghasilan yang luar biasa. Visinya adalah agar para ibu tidak lagi terpaksa berpisah dari keluarga mereka demi sekadar meraih keuntungan finansial.

"Tidak hanya memberdayakan di Kupang, ketika saya kembali ke Jogja pada masa pandemi COVID-19 kemarin, saya menyaksikan banyak orang kesulitan ekonomi," ungkapnya.

Nisa kemudian menjadikan Cinta Nusantara sebagai lebih dari sekadar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berfokus pada keuntungan belaka. Ia menjadikan wadahnya sebagai media penunjang bagi para pelaku UMKM lokal.

Seperti matahari yang menjelajahi cakrawala, pemasaran dari Cinta Nusantara kini tidak lagi terpaku pada wilayah dalam negeri saja. Bahkan, mereka tengah berupaya keras untuk menggenggam peluang di pasar internasional dengan melakukan penyesuaian standar yang optimal.

Para mama asal Kupang tengah membuat tenun tradisional untuk dipasarkan Cinta Nusantara [Suara/Hadi-Ist/Cinta Nusantara]
Para mama asal Kupang tengah membuat tenun tradisional untuk dipasarkan Cinta Nusantara [Suara/Hadi-Ist/Cinta Nusantara]

Sebagai seorang mahasiswi dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Nisa menegaskan bahwa fokus utama Cinta Nusantara hingga saat ini adalah mengulurkan tangan untuk mendukung pemasaran bagi pelaku usaha yang beroperasi dalam skala mikro dan kecil. Ia melakukan hal ini dengan penuh kesadaran, menyadari bahwa banyak pelaku usaha yang memiliki potensi luar biasa, namun terhambat oleh kendala pemasaran dan promosi.

"Hingga kini, kami terus berupaya menggaet produk karya para ibu di Kupang. Sayangnya, mengingat terbatasnya sumber daya finansial, kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengirimkan produk saat ada pesanan, sehingga biaya pengiriman dari Kupang dapat ditekan," ujarnya.

Merintis perjalanan sejak tahun 2021, Nisa berharap Cinta Nusantara dapat terus tumbuh dan berkembang, meraih keuntungan yang cukup untuk mengakhiri ketergantungan pada sponsor demi membantu para pelaku usaha lokal.

"(Cinta Nusantara) ke depan tidak hanya terbatas pada aspek bisnis semata. Saya berharap kita dapat memberikan dukungan pada berbagai sektor, termasuk memperbaiki ketersediaan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan dasar di sana (Flores -red)," ujarnya.

Kesempatan Datang

Cinta Nusantara tampaknya akan segera memasuki fase perkembangan yang lebih tinggi, seperti bayangan waktu yang mendekati. Hal ini karena usaha yang dimiliki oleh Nisa telah menarik perhatian desainer muda terkenal, Lanny Amborowati, untuk menjalin kolaborasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil BRI Liga 1: Bungkam PSIS, Borneo FC Tak Tergoyahkan di Puncak Klasemen

Hasil BRI Liga 1: Bungkam PSIS, Borneo FC Tak Tergoyahkan di Puncak Klasemen

Bola | Sabtu, 09 Desember 2023 | 21:30 WIB

Hasil BRI Liga 1: Dapat Dua Hadiah Penalti, Arema FC Libas Persis Solo 3-1

Hasil BRI Liga 1: Dapat Dua Hadiah Penalti, Arema FC Libas Persis Solo 3-1

Bola | Sabtu, 09 Desember 2023 | 21:08 WIB

BRI Liga 1: Persija Imbang Lawan Persebaya, Thomas Doll Kecewa Berat

BRI Liga 1: Persija Imbang Lawan Persebaya, Thomas Doll Kecewa Berat

Bola | Sabtu, 09 Desember 2023 | 20:40 WIB

Segera Berlangsung, Link Live Streaming Borneo FC vs PSIS Semarang di BRI Liga 1

Segera Berlangsung, Link Live Streaming Borneo FC vs PSIS Semarang di BRI Liga 1

Bola | Sabtu, 09 Desember 2023 | 18:55 WIB

6 Manfaat Mendaftar EDC dan QRIS Dinamis BRI, Pelaku Usaha Makin Diuntungkan

6 Manfaat Mendaftar EDC dan QRIS Dinamis BRI, Pelaku Usaha Makin Diuntungkan

Bisnis | Sabtu, 09 Desember 2023 | 17:36 WIB

Hasil BRI Liga 1: Maciej Gajos dan Bruno Moreira Pamer Gol Kelas Dunia, Persebaya Berbagi Angka dengan Persija

Hasil BRI Liga 1: Maciej Gajos dan Bruno Moreira Pamer Gol Kelas Dunia, Persebaya Berbagi Angka dengan Persija

Bola | Sabtu, 09 Desember 2023 | 17:20 WIB

Terkini

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:22 WIB

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:17 WIB

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:04 WIB

IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak

IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:59 WIB

Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun

Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:58 WIB

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:49 WIB

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:28 WIB

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:59 WIB

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB