Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kronologi Starbucks Rugi Rp171 Triliun Gara-gara Aksi Bela Palestina

M Nurhadi

Senin, 11 Desember 2023 | 10:02 WIB
Kronologi Starbucks Rugi Rp171 Triliun Gara-gara Aksi Bela Palestina
Starbucks Thamrin. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

Suara.com - Starbucks Corporation, yang berpusat di Seattle, mengalami kerugian lebih dari US$11 miliar (sekitar Rp171.3 triliun) dalam menghadapi aksi boikot internasional sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina dan sebagai bentuk protes terhadap pandangan pro-Israel perusahaan.

Sejak 16 November 2023, saham Starbucks terus merosot, mengalami penurunan sebesar 8,96 persen, mencatatkan kerugian terendah sejak tahun 1992. Nilai per lembar saham Starbucks saat ini diperkirakan berada di sekitar US$95 (sekitar Rp1,4 juta), turun dari kisaran sebelumnya yang mencapai US$115 (sekitar Rp1,7 juta).

Salah satu kontributor utama dari kerugian Starbucks adalah aksi boikot yang dipimpin oleh serikat pekerja mereka, Starbucks Workers United, yang terdiri dari barista-barista yang mengekspresikan solidaritas dengan Palestina yang tengah menghadapi serangan dari Israel sejak Oktober 2023.

Boikot terhadap Starbucks sudah lama diwacanakan sebelumnya, terutama karena mantan CEO Starbucks, Howard Schultz, dikenal sebagai pendukung Israel dalam menjajah Palestina.

Dampak finansial Starbucks semakin meluas dengan pemotongan tenaga kerja di waralaba-waralaba mereka di Mesir, yang direalisasikan sebagai respons terhadap boikot tersebut.

Selain dari dampak boikot, penurunan saham Starbucks juga dipengaruhi oleh kegagalan produk andalannya, Red Cup Day, yang merupakan promosi yang memberikan gelas daur ulang berwarna merah kepada pelanggan sebagai tanda dimulainya musim liburan.

Dikutip dari Bloomberg, Red Cup Day, yang biasanya mendapatkan respon positif, tahun ini mengalami penurunan partisipasi akibat dari aksi mogok kerja para karyawan yang mengganggu layanan di lebih dari 200 lokasi di Amerika Serikat.

Penjualan Red Cup Day pada tahun 2022 meningkat hingga 81 persen, sementara pada tahun ini hanya mencapai 31,7 persen.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Belur Kena Boikot, Starbucks dan H&M Tutup di Maroko

Babak Belur Kena Boikot, Starbucks dan H&M Tutup di Maroko

Lifestyle | Senin, 11 Desember 2023 | 09:27 WIB

Menparekraf Sandiaga Uno Ungkap Dampak Boikot Produk Israel: Penjualan Menurun

Menparekraf Sandiaga Uno Ungkap Dampak Boikot Produk Israel: Penjualan Menurun

Lifestyle | Rabu, 06 Desember 2023 | 12:53 WIB

Monas Memutih, Free Palestine Menggema di Reuni Akbar 212

Monas Memutih, Free Palestine Menggema di Reuni Akbar 212

News | Sabtu, 02 Desember 2023 | 09:11 WIB

Donasi dari Masyarakat Bukti Indonesia Dukung Perjuangan Rakyat Palestina

Donasi dari Masyarakat Bukti Indonesia Dukung Perjuangan Rakyat Palestina

Press Release | Jum'at, 01 Desember 2023 | 02:45 WIB

Pemerintah Diminta Tangani Aksi Boikot Produk Israel Efek Kekhawatiran PHK Massal

Pemerintah Diminta Tangani Aksi Boikot Produk Israel Efek Kekhawatiran PHK Massal

Bisnis | Kamis, 30 November 2023 | 17:14 WIB

Ramai Boikot Produk Israel, Mendag Zulhas: Pemerintah Tidak Memboikot Produk Manapun

Ramai Boikot Produk Israel, Mendag Zulhas: Pemerintah Tidak Memboikot Produk Manapun

Bisnis | Selasa, 28 November 2023 | 11:20 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×