Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

Kronologi Starbucks Rugi Rp171 Triliun Gara-gara Aksi Bela Palestina

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 11 Desember 2023 | 10:02 WIB
Kronologi Starbucks Rugi Rp171 Triliun Gara-gara Aksi Bela Palestina
Starbucks Thamrin. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

Suara.com - Starbucks Corporation, yang berpusat di Seattle, mengalami kerugian lebih dari US$11 miliar (sekitar Rp171.3 triliun) dalam menghadapi aksi boikot internasional sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina dan sebagai bentuk protes terhadap pandangan pro-Israel perusahaan.

Sejak 16 November 2023, saham Starbucks terus merosot, mengalami penurunan sebesar 8,96 persen, mencatatkan kerugian terendah sejak tahun 1992. Nilai per lembar saham Starbucks saat ini diperkirakan berada di sekitar US$95 (sekitar Rp1,4 juta), turun dari kisaran sebelumnya yang mencapai US$115 (sekitar Rp1,7 juta).

Salah satu kontributor utama dari kerugian Starbucks adalah aksi boikot yang dipimpin oleh serikat pekerja mereka, Starbucks Workers United, yang terdiri dari barista-barista yang mengekspresikan solidaritas dengan Palestina yang tengah menghadapi serangan dari Israel sejak Oktober 2023.

Boikot terhadap Starbucks sudah lama diwacanakan sebelumnya, terutama karena mantan CEO Starbucks, Howard Schultz, dikenal sebagai pendukung Israel dalam menjajah Palestina.

Dampak finansial Starbucks semakin meluas dengan pemotongan tenaga kerja di waralaba-waralaba mereka di Mesir, yang direalisasikan sebagai respons terhadap boikot tersebut.

Selain dari dampak boikot, penurunan saham Starbucks juga dipengaruhi oleh kegagalan produk andalannya, Red Cup Day, yang merupakan promosi yang memberikan gelas daur ulang berwarna merah kepada pelanggan sebagai tanda dimulainya musim liburan.

Dikutip dari Bloomberg, Red Cup Day, yang biasanya mendapatkan respon positif, tahun ini mengalami penurunan partisipasi akibat dari aksi mogok kerja para karyawan yang mengganggu layanan di lebih dari 200 lokasi di Amerika Serikat.

Penjualan Red Cup Day pada tahun 2022 meningkat hingga 81 persen, sementara pada tahun ini hanya mencapai 31,7 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Belur Kena Boikot, Starbucks dan H&M Tutup di Maroko

Babak Belur Kena Boikot, Starbucks dan H&M Tutup di Maroko

Lifestyle | Senin, 11 Desember 2023 | 09:27 WIB

Menparekraf Sandiaga Uno Ungkap Dampak Boikot Produk Israel: Penjualan Menurun

Menparekraf Sandiaga Uno Ungkap Dampak Boikot Produk Israel: Penjualan Menurun

Lifestyle | Rabu, 06 Desember 2023 | 12:53 WIB

Monas Memutih, Free Palestine Menggema di Reuni Akbar 212

Monas Memutih, Free Palestine Menggema di Reuni Akbar 212

News | Sabtu, 02 Desember 2023 | 09:11 WIB

Donasi dari Masyarakat Bukti Indonesia Dukung Perjuangan Rakyat Palestina

Donasi dari Masyarakat Bukti Indonesia Dukung Perjuangan Rakyat Palestina

Press Release | Jum'at, 01 Desember 2023 | 02:45 WIB

Pemerintah Diminta Tangani Aksi Boikot Produk Israel Efek Kekhawatiran PHK Massal

Pemerintah Diminta Tangani Aksi Boikot Produk Israel Efek Kekhawatiran PHK Massal

Bisnis | Kamis, 30 November 2023 | 17:14 WIB

Ramai Boikot Produk Israel, Mendag Zulhas: Pemerintah Tidak Memboikot Produk Manapun

Ramai Boikot Produk Israel, Mendag Zulhas: Pemerintah Tidak Memboikot Produk Manapun

Bisnis | Selasa, 28 November 2023 | 11:20 WIB

Terkini

Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal

Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:32 WIB

BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon

BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:25 WIB

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:22 WIB

Menaker Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas Hadapi AI

Menaker Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas Hadapi AI

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:19 WIB

IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!

IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:04 WIB

Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo

Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:51 WIB

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:46 WIB

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:46 WIB

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:35 WIB

Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas

Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:26 WIB