Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Teknologi Digital AI Ternyata Bisa Hemat Ongkos Logistik

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 11 Desember 2023 | 10:58 WIB
Teknologi Digital AI Ternyata Bisa Hemat Ongkos Logistik
Ilustrasi Kegiatan Logistik/ist

Suara.com - Pemanfaatan teknologi digital seperti kecerdasan buatan atau AI bisa membuat biaya-biaya menjadi murah. Salah satunya, AI bisa membuat ongkos logistik semakin efisien dan murah.

Pakar Kemaritiman Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Raja Oloan Saut Gurning menerangkan proses digitalisasi memberikan level efisiensi yang faktual walau tidak hanya faktor digitalisasi semata. Pertama, digitalisasi mendorong perubahan cara atau proses bisnis logistik.

Pola pergerakan komoditas atau fisik, termasuk barang, proses pemesanan dan keuangan yang sebelumnya dilakukan dengan manual, saat ini karena kemampuan digital berubah. Pergerakan logistik fisik (angkutan, simpan dan penanganan) barang tetap. Namun, aliran pembayaran, pemesanan, evaluasi, perencanaan, termasuk visibilitas (tracking/tracing) sudah dilakukan lewat virtual.

Kedua, koneksi usaha semakin terbuka. Peluang ekspansi pasar, jumlah dan variasi pengguna jasa serta tipe jasanya dapat lebih aksesibel.

"Termasuk mendorong semakin banyaknya pelaku atau penyedia jasa sebanding yang skalanya bisa lokal, regional dan internasional. Jadi ada plus-minusnya," ujarnya yang dikutip, Senin (11/12/2023).

Ketiga, menurutnya, proses administrasi terkait pemerintahan, yang selama ini cukup birokratif saat ini menjadi lebih mudah. Tidak perlu berulang dan dapat disimpan untuk berbagai kegiatan yang berbeda.

Keempat dalam mengelola potensi resiko. Selama ini dilakukan individual, saat ini bisa dilakukan secara kolektif lewat skala entitas dan komunitas setara (horisontal) hingga skala ekosistem (vertikal).

Lebih jauh, dia menilai besaran angka efisiensi dari pemanfaatan digital ini sangat beragam bergantung banyak faktor, utamanya proses bisnis yang berubah, tingkat kolaborasi serta skala atau cakupan penerapan digitalisasinya.

"Kalau di maritim, dalam beberapa kasus yang saya amati bisa hingga 20 persen, khususnya di terminal, pelayaran, operasi pandu-tunda, dan jasa ekspedisi muatan laut [forwarding]. Khususnya aktivitas administrasi, perencanaan, koordinasi, pembayaran yang bersifat fisik menjadi touch processes atau digitalisasi," kata dia.

Dalam beberapa tahun terakhir, ekspansi global e-commerce telah menjadi kekuatan pendorong di balik evolusi lanskap pengiriman barang digital. Forbes memperkirakan pasar e-commerce global akan mencapai total 6,3 triliun dolar AS pada akhir 2023, dan memperkirakan pasar akan tumbuh hingga total lebih dari 8,1 triliun dolar AS pada 2026.

Dengan perluasan pasar ini, terdapat kebutuhan solusi terukur dan efisien guna menangani lonjakan pengiriman lintas batas. Dunia usaha didesak untuk berinvestasi pada platform pengiriman barang digital yang dapat mengelola kompleksitas logistik e-commerce domestik dan internasional dengan lancar, memastikan pengiriman tepat waktu dan kepuasan pelanggan.

forwarder.co menjadi salah satu pemanfaat teknologi digital yang dapat menjadi contoh meraih efisiensi terutama pengiriman lintas batas. Bisnis rintisan ini memberikan beberapa layanan pengiriman barang digital berupa solusi pengiriman yang disesuaikan, penawaran instan, dasbor pribadi, dan wawasan operasi logistik.

Dengan memanfaatkan teknologi mutakhir, perusahaan ekspedisi ini dapat menghasilkan rencana pengiriman optimal yang secara khusus memenuhi kebutuhan UKM. Dari memilih moda transportasi yang paling hemat biaya hingga merancang rute pengiriman yang efisien, perusahaan ekspedisi digital memastikan bahwa UKM dapat mengirimkan barang mereka dengan sangat presisi dan dengan biaya minimal. Terlebih lagi, dengan produk Less Than Container Load (LCL), UKM dapat melakukan pengiriman jalur laut dengan satuan kubik dibandingkan memesan dengan satuan per kontainer yang mengharuskan UKM untuk memiliki volume pengiriman yang sangat tinggi agar dapat memanfaatkan logistik laut.

Teknologi lain yang diusung oleh forwarder.co pada platform digitalnya adalah fitur instant quotation atau penawaran instan. Melalui fitur ini, UKM dapat memperkirakan biaya yang perlu disiapkan untuk kargo yang akan dikirimkan. Kepraktisan ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan Perusahaan ekspedisi tradisional yang memperlukan proses yang lama dalam pembuatan penawaran harga, Dimana kurang praktis bagi pelaku usaha UKM yang membutuhkan kecepatan dan kepraktisan dalam proses operasionalnya.

Co Founder forwarder.co Stephanus Sugiharto menilai geografi kepulauan Indonesia memberikan tantangan unik logistik. Platform pengiriman barang digital menawarkan optimalisasi rute dan kemampuan koordinasi yang canggih, membantu menavigasi kerumitan pengangkutan barang di berbagai pulau secara efisien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

J&T Cargo Jadi Mitra Logistik Resmi Indonesia Building Technology 2023

J&T Cargo Jadi Mitra Logistik Resmi Indonesia Building Technology 2023

Bisnis | Kamis, 30 November 2023 | 16:18 WIB

Jadi Ibu Kota Baru, Potensi Bisnis Logistik di IKN Diproyeksi Besar

Jadi Ibu Kota Baru, Potensi Bisnis Logistik di IKN Diproyeksi Besar

Bisnis | Kamis, 30 November 2023 | 14:34 WIB

Pengusaha Logistik Marah, Gugat Aturan Larangan Impor di Bawah USD100

Pengusaha Logistik Marah, Gugat Aturan Larangan Impor di Bawah USD100

Bisnis | Selasa, 21 November 2023 | 10:44 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB