Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Persaingan Sengit! BBCA Kembali Rajai Kapitalisasi Pasar, Tumbangkan BREN Sore Ini

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 11 Desember 2023 | 17:08 WIB
Persaingan Sengit! BBCA Kembali Rajai Kapitalisasi Pasar, Tumbangkan BREN Sore Ini
Ilustrasi. Emiten bank grup Djarum, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali mengambil tahta dengan merajai nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Suara.com - Emiten bank grup Djarum, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali mengambil tahta dengan merajai nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mengalahkan PT Barito Renawebles Energy Tbk (BREN) pada penutupan perdagangan sore ini Senin (11/12/2023).

Pada saat penutupan perdagangan saham emiten perbankan BBCA itu berada di level Rp8,750 dengan nilai transaksi Rp686,2 miliar. Dengan level perdagangan itu, kapitalisasi pasar BBCA sebesar Rp1.067,8 triliun.

Sementara itu BREN ditutup turun 450 point atau menyusut 5,6 persen ke level Rp7.600 per lembar dengan nilai transaksi Rp297,7 miliar. Dengan posisi penutupan di level itu, kapitalisasi pasar BREN senilai Rp1.016,7 triliun.

Dengan demikian, BREN langsung tergusur sebagai saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dicapainya pada akhir pekan lalu.

Untuk diketahui, saham pembangkit listrik Panas Bumi milik Prajogo Pangestu tersebut berhasil menjadi pemuncak kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi 1, Jumat (8/12/2023).

Anak usaha PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ini, naik 350 point atau 4,5 persen ke level 8.100 per saham dengan nilai transaksi Rp227,9 miliar pada pukul 11.00 WIB.

Dengan demikian, kapitaliasi pasar emiten panas bumi milik taipan Prajogo Pangestu itu mencapai Rp1.083 triliun.

Sedangkan saham emiten bank Grup Djarum, yakni BBCA justru turun 25 point atau 0,3 persen ke level Rp8.800 dengn nilai transaksi sebesar Rp148,9 miliar.

Alhasil, kapitalisasi pasar BBCA hanya Rp1.079 triliun. Sehingga harus turun ke peringkat kedua dari sisi nilai kapitalisasi pasar. Padahal, BBCA telah memegang rekor kapitalisasi pasar BEI selama belasan tahunan.

Sedangkan BREN baru tercatat pada papan perdagangan pada tanggal 9 Oktober 2023. Jadi hanya dalam waktu 2 bulan telah menjadi pemuncak kapitalisasi pasar setelah 2 bulan menjadi perusahaan tercatat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TikTok Gandeng GOTO Buka E-Commerce, BEI Belum Dikasih Tahu

TikTok Gandeng GOTO Buka E-Commerce, BEI Belum Dikasih Tahu

Bisnis | Sabtu, 09 Desember 2023 | 11:49 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Pada Sesi II Jelang Akhir Pekan, Ini Pemicunya

IHSG Diprediksi Menguat Pada Sesi II Jelang Akhir Pekan, Ini Pemicunya

Bisnis | Jum'at, 01 Desember 2023 | 12:52 WIB

IHSG Diprediksi Ditutup Menguat, Simak Faktor-faktor Pendukungnya

IHSG Diprediksi Ditutup Menguat, Simak Faktor-faktor Pendukungnya

Bisnis | Rabu, 29 November 2023 | 11:08 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB