Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Anies Baswedan Sebut Ekonomi Indonesia Bisa Seperti Yugoslavia, Apa Maksudnya?

M Nurhadi

Selasa, 12 Desember 2023 | 14:02 WIB
Anies Baswedan Sebut Ekonomi Indonesia Bisa Seperti Yugoslavia, Apa Maksudnya?
Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan sapa warga di sela-sela kunjungannya ke Keraton Kesepuhan, Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (9/12/2023). (Suara.com/Dea)

Suara.com - Baru-baru ini Anies Baswedan menyampaikan pernyataan yang cukup menarik perhatian banyak orang. Ia mengatakan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur harus disertai dengan pembangunan sisi manusia, agar nasib Indonesia tak sama seperti Yugoslavia secara ekonomi. Namun sebenarnya seperti apa ekonomi negara itu yang membuatnya runtuh di era ‘90-an?

Yugoslavia, dalam perspektifnya, bubar tidak hanya karena konflik etnis namun juga ketimpangan ekonomi yang terus berlanjut.

Konflik yang muncul diawali dengan disparitas ekonomi berkelanjutan, sementara negara-negara di sekitarnya terus melaju dan tumbuh.

Didirikan Tahun 1943, Runtuh Tahun 1992

Jika dilihat sejarahnya, Yugoslavia berdiri secara resmi tahun 1943, dan mengalami keruntuhan pada tahun 1992. terletak di semenanjung Balkan di kawasan Eropa Timur, namanya memiliki arti Slavia Selatan.

Negara ini dibagi ke dalam enam negara bagian dan dua daerah otonomi khusus. Negara bagian yang ada di sana adalah Serbia, Montenegro, Slovenia, Kroasia, Bosnia-Herzegovina, dan Makedonia. Sementara dua daerah otonomi khususnya adalah Kosovo dan Vojvodina.

Puncak kejayaan negara ini berhasil diwujudkan oleh  Josep Broz Tito, yang menjadi pemimpinnya pada era tahun 1953 hingga 1980. setelah sosoknya meninggal, muncul berbagai masalah sosial politik yang membawa negara tersebut pada kehancuran.

Beberapa faktor utama yang menjadi dalang runtuhnya antara lain adalah adanya kekosongan kekuasaan, tidak mendapatkan figur pemimpin baru yang ideal, terjadi perpecahan antar entis, dan runtuhnya kekuatan komunis di akhir 1990-an.

Lima tahun menjelang kehancurannya, tepatnya pada 1987, Yugoslavia mengalami krisis ekonomi dan politik di tingkat nasional. Krisis ini dipicu perpecahan antar etnis yang ada di sana, dan kondisi pemerintahan yang tidak stabil.

baca juga

Seperti mendapatkan pukulan akhir, pada tahun tersebut Slobodan Milosevic terpilih menjadi presiden Serbia, dan menerapkan kebijakan diskriminatif berdasarkan etnisitas yang merugikan sebagian besar masyarakat Yugoslavia.

Proklamasi Beberapa Negara Bagian

Di tahun 1991, beberapa negara bagian seperti Slovenia, Makedonia, Bosnia, dan Kroasia memutuskan untuk memproklamirkan kemerdekaannya secara sepihak. Hal ini disusul dengan pendirian pemerintahan dengan mata uang, angkatan bersenjata, dan wilayah negaranya.

Menjelang akhir keruntuhannya, Seibia menolak keras proklamasi yang dilakukan oleh negara bagian tersebut. Serbia berusaha mempertahankan eksistensi republik Yugoslavia, dan berujung pada perang antar etnik antara Serbia dan Bosnia yang memicu banyak korban jiwa.

Berdasarkan penelusuran Redaksi, tidak ada sumber yang menjelaskan secara detail mengenai pemicu utama dari runtuhnya Yugoslavia, baik masalah ekonomi atau kekosongan kekuasaan atau konflik etnis. Namun secara umum, ketiganya dapat dikatakan berkontribusi pada keruntuhan negara tersebut di awal tahun 1990-an.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honor Tak Seberapa, Komika Aulia Rakhman Kini Terancam Mendekam di Penjara

Honor Tak Seberapa, Komika Aulia Rakhman Kini Terancam Mendekam di Penjara

Entertainment | Selasa, 12 Desember 2023 | 13:34 WIB

Transformasi Limbah Menjadi Peluang Ekonomi, Strategi PT PLN dalam Pemanfaatan FABA dari PLTU

Transformasi Limbah Menjadi Peluang Ekonomi, Strategi PT PLN dalam Pemanfaatan FABA dari PLTU

Bisnis | Selasa, 12 Desember 2023 | 11:10 WIB

Sahroni NasDem: Pilpres Satu Putaran Itu Omong Kosong, Target Anies Lolos Putaran Kedua

Sahroni NasDem: Pilpres Satu Putaran Itu Omong Kosong, Target Anies Lolos Putaran Kedua

Kotak Suara | Selasa, 12 Desember 2023 | 11:13 WIB

Jubir AMIN Instruksikan Relawan untuk Kawal Pemilu yang Adil

Jubir AMIN Instruksikan Relawan untuk Kawal Pemilu yang Adil

Kotak Suara | Selasa, 12 Desember 2023 | 10:45 WIB

Debat Capres-Cawapres 2024 Jadi Momen AMIN Keruk Undecided Voters

Debat Capres-Cawapres 2024 Jadi Momen AMIN Keruk Undecided Voters

Kotak Suara | Selasa, 12 Desember 2023 | 10:41 WIB

Hasil Survei Terbaru Jelang Debat Pilpres 2024: Prabowo-Gibran Teratas, GAMA-AMIN Sengit

Hasil Survei Terbaru Jelang Debat Pilpres 2024: Prabowo-Gibran Teratas, GAMA-AMIN Sengit

Kotak Suara | Selasa, 12 Desember 2023 | 08:17 WIB

Terkini

Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan

Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia

Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson

Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting

Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:55 WIB

Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China

Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:54 WIB

Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama

Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP

Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP

Bali | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:50 WIB

KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?

KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:48 WIB

5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot

5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:36 WIB

×