Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

300 Juta Pekerjaan Terancam Hilang Gara-gara AI, Pengusaha Akui Lebih Hemat Biaya

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 04 Januari 2024 | 11:56 WIB
300 Juta Pekerjaan Terancam Hilang Gara-gara AI, Pengusaha Akui Lebih Hemat Biaya
Ratusan Karyawan Korban PHK menggeruduk Pengadilan Negeri (PN) Bandung minta hakim putuskan perkara atas dasar keadilan. [Ayobandung.com/Rahmat Kurniawan]

Suara.com - Goldman Sachs menyimpulkan dalam riset awal tahun ini bahwa sekitar 300 juta pekerjaan berpotensi hilang akibat peran kecerdasan buatan.

Riset tersebut menunjukkan bahwa AI telah mengambil alih sejumlah lapangan pekerjaan, dan studi dari McKinsey Global Institute mengindikasikan bahwa tren ini bisa berkembang lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Dikutip dari Business Insider, pada awal tahun ini, Google merencanakan pemutusan hubungan kerja massal (PHK) terhadap sejumlah karyawan mereka, dengan niat menggantikan mereka dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Dampak kebijakan ini diperkirakan akan dirasakan oleh banyak orang, menegaskan tekanan pada tenaga kerja manusia yang tergeser oleh AI.

Sejak awal tahun 2022, Google telah mengawali transformasi tenaga kerja mereka dengan memperkenalkan kampanye "era baru AI".

Perusahaan berencana memanfaatkan kecerdasan buatan secara maksimal dalam divisi iklan mereka, dengan mengklaim inovasi melalui riset tren saat ini yang dilakukan oleh bot.

Fitur Performa Maksimal menghasilkan iklan yang dapat berubah secara langsung berdasarkan rasio klik-tayang, dengan tujuan memaksimalkan tingkat visibilitas.

Hal ini menciptakan dampak signifikan terhadap tenaga kerja manusia, mengurangi kebutuhan akan sejumlah karyawan yang sebelumnya bertanggung jawab atas penjualan iklan di layanan Google.

Informasi dari The Information menunjukkan bahwa sekitar setengah dari 30.000 karyawan di divisi periklanan Google sebelumnya ditugaskan untuk tugas semacam ini.

Transformasi ini tidak hanya berdampak pada Google saja, melainkan juga mempengaruhi secara signifikan bisnis secara keseluruhan, karena iklan memiliki peran besar dalam pendapatan perusahaan.

Langkah penggantian pekerja manusia dengan kecerdasan buatan mungkin menjadi strategi untuk meningkatkan margin keuntungan dengan mengurangi biaya operasional.

Selain Google, beberapa industri juga merasakan dampak otomatisasi pekerjaan yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI).

Pada awal tahun 2023, CEO IBM Arvind Krishna melaporkan kepada Bloomberg bahwa perusahaan tersebut telah memperlambat atau menangguhkan rekrutmen untuk pekerjaan yang dapat diotomatisasi oleh AI, mengindikasikan potensi penggantian hingga 7.800 pekerjaan secara keseluruhan.

Tabloid Jerman, Bild, yang dimiliki oleh Axel Springer, juga mengumumkan niat mereka untuk berpisah dengan rekan-rekan yang terlibat dalam tugas digital yang dapat diotomatisasi oleh AI dan/atau proses otomatis.

Suumit Shah, CEO platform e-commerce Dukaan di India, menyatakan kepada Washington Post bahwa ia tidak keberatan menggantikan seluruh tim layanan pelanggan dengan bot. Menurutnya, kecerdasan buatan lebih cerdas dan efisien, menghasilkan penghematan biaya hingga 100 kali lipat dari gaji yang diberikan kepada pekerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekerja Manusia Digantikan oleh AI, Perusahaan Besar Mulai Lakukan PHK Massal

Pekerja Manusia Digantikan oleh AI, Perusahaan Besar Mulai Lakukan PHK Massal

Bisnis | Kamis, 04 Januari 2024 | 11:24 WIB

Sosok Pacar Baru Marshella Aprilia, Pengusaha Tak Kalah Moncer Dibanding Pratama Arhan

Sosok Pacar Baru Marshella Aprilia, Pengusaha Tak Kalah Moncer Dibanding Pratama Arhan

Lifestyle | Kamis, 04 Januari 2024 | 10:36 WIB

Mesin Fotokopi Mulai Ditinggalkan, Xerox Mulai PHK 23 Ribu Karyawan

Mesin Fotokopi Mulai Ditinggalkan, Xerox Mulai PHK 23 Ribu Karyawan

Bisnis | Kamis, 04 Januari 2024 | 09:07 WIB

Gideon Tengker Kerja Apa? Ayah Nagita Slavina Tuntut Gono-gini Rp300 M ke Mantan Istri

Gideon Tengker Kerja Apa? Ayah Nagita Slavina Tuntut Gono-gini Rp300 M ke Mantan Istri

Lifestyle | Rabu, 03 Januari 2024 | 19:18 WIB

Luna Maya Sedih 'Ditawar' Rp200 Juta per Hari oleh Pengusaha, Siapa Sosoknya?

Luna Maya Sedih 'Ditawar' Rp200 Juta per Hari oleh Pengusaha, Siapa Sosoknya?

Entertainment | Rabu, 03 Januari 2024 | 14:44 WIB

Ini Pekerjaan Ayah Raffi Ahmad, Punya Jabatan Mentereng hingga Hujani Keluarga dengan Kemewahan

Ini Pekerjaan Ayah Raffi Ahmad, Punya Jabatan Mentereng hingga Hujani Keluarga dengan Kemewahan

Lifestyle | Rabu, 03 Januari 2024 | 14:45 WIB

Terkini

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:17 WIB

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:49 WIB