Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Sekjen PDIP Minta Prabowo Kembangkan Alutsista Buatan Indonesia Daripada Beli dari Negara Lain

M Nurhadi

Kamis, 04 Januari 2024 | 15:19 WIB
Sekjen PDIP Minta Prabowo Kembangkan Alutsista Buatan Indonesia Daripada Beli dari Negara Lain
Sekretaris TPN Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Sekjen PDI Perjuangan mengkritik kebijakan Kementerian yang dipimpin oleh Prabowo Subianto, terkait anggaran pembelian alat utama sistem pertahanan (alutsista).

Baik PDI-P maupun Muhaimin berpendapat bahwa keputusan pemerintah untuk berutang guna membeli alutsista tidak tepat, mengingat masih banyak kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi oleh negara.

"Rakyat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok. Pak Prabowo justru menambah hutang luar negeri sebesar Rp 386 triliun untuk beli alat utama sistem persenjataan (alutsista)," ujar Hasto di Kantor DPP PDI-P, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2024) lalu. 

Menurut dia, Prabowo seharusnya percaya pada industri dalam negeri dan tidak membeli alutsista dari luar negeri. "Membangun pertahanan dari kemampuan anak bangsa dalam mengembangkan industri alutsista nasional daripada sekedar beli, beli dan beli bahkan pakai pinjaman luar negeri yang meningkat hingga mencapai Rp 386 triliun rupiah," katanya.

TIdak hanya itu, Hasto juga menyoroti perusahaan yang terlibat dalam pengadaan alutsista tersebut disoroti karena dianggap memiliki keterkaitan dengan Prabowo dan diisi oleh orang-orang yang dekat dengannya.

Perbedaan mencolok terjadi antara kekuatan yang berasal dari rakyat yang berkontribusi dalam membangun pertahanan nasional dengan kemampuan anak bangsa untuk mengembangkan industri alutsista secara mandiri.

Hal ini menjadi perbandingan dengan pendekatan yang lebih bersifat pembelian, bahkan dengan menggunakan pinjaman luar negeri yang jumlahnya meningkat mencapai Rp 386 triliun.

Partai Gerindra yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjawab kritik tersebut dengan menuding pihak yang mengkritik tidak memahami persoalan geopolitik.

Disampaikan oleh Waketum Partai Gerindra, Habiburokhman, membeli alutsista tidak dapat disamakan dengan pembelian mi instan di minimarket. Ia menekankan bahwa memiliki uang belum tentu cukup untuk membeli alutsista, tidak secepat membeli barang sehari-hari. 

baca juga

Menurut dia, perang tidak ada yang direncanakan atau diumumkan sebelum memulai. Seperti contohnya, perang di Ukraina, ketegangan antara Hamas-Israel, dan situasi tegang di Laut China Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Isi Garasi Budi Djiwandono, Punya Rp 8 M, Apa Mobilnya Sementereng Paman?

Mengintip Isi Garasi Budi Djiwandono, Punya Rp 8 M, Apa Mobilnya Sementereng Paman?

Otomotif | Kamis, 04 Januari 2024 | 15:08 WIB

Survei ICRC: Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud Bakal Bertarung di Putaran Kedua Pilpres 2024

Survei ICRC: Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud Bakal Bertarung di Putaran Kedua Pilpres 2024

Kotak Suara | Kamis, 04 Januari 2024 | 15:05 WIB

Fans Timnas Merapat! Begini Jejak 3 Calon Presiden 2024 untuk Sepak Bola Indonesia

Fans Timnas Merapat! Begini Jejak 3 Calon Presiden 2024 untuk Sepak Bola Indonesia

Your Say | Kamis, 04 Januari 2024 | 14:42 WIB

Cak Imin Minta 2 Panelis Debat Capres dari Unhan Diganti: Karena di Bawah Prabowo

Cak Imin Minta 2 Panelis Debat Capres dari Unhan Diganti: Karena di Bawah Prabowo

Kotak Suara | Kamis, 04 Januari 2024 | 14:37 WIB

Kronologi PDIP Solo Temukan Contoh Surat Suara untuk Simulasi Hanya Tampilkan 2 Paslon

Kronologi PDIP Solo Temukan Contoh Surat Suara untuk Simulasi Hanya Tampilkan 2 Paslon

Kotak Suara | Kamis, 04 Januari 2024 | 14:28 WIB

Sindir Program Susu Gratis Ala Prabowo-Gibran, Cak Imin: Susunya Pasti Impor, Siapa Untung?

Sindir Program Susu Gratis Ala Prabowo-Gibran, Cak Imin: Susunya Pasti Impor, Siapa Untung?

Kotak Suara | Kamis, 04 Januari 2024 | 12:34 WIB

Terkini

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:51 WIB

Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar

Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:42 WIB

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×