Kemenko Marves Ungkap Potensi Ekonomi Biru RI, Seberapa Besar?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 23 Januari 2024 | 15:12 WIB
Kemenko Marves Ungkap Potensi Ekonomi Biru RI, Seberapa Besar?
Ilustrasi. Peluncuran ekonomi biru di Pulau Maratua. [ANTARA]

Suara.com - Archipelagic and Island States (AIS) Forum bersama Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko marves), turut berpartisipasi dalam rangkaian acara Bali Ocean Days yang diselenggarakan oleh Sky Blue Sea Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada upaya – upaya perlindungan ekosistem laut dan promosi ekonomi biru.

Kegiatan tersebut berlangsung di InterContinental Hotel Jimbaran, Bali, 19-20 Januari 2024.

Rangkaian pelaksanaan Bali Ocean Days terdiri dari Blue Conference dan Eco Showcase. Dalam Blue Conference, berbagai pembicara ahli dari lingkup kementerian, institusi pendidikan, organisasi non-pemerintah, organisasi internasional, hingga sektor swasta turut hadir dan memaparkan kajian strategis mereka terkait isu – isu krusial seputar kemaritiman dan upaya konservasi ekosistem laut.

Sementara itu, Eco Showcase menjadi ruang bagi para penggerak yang telah berperan aktif dalam upaya mempromosikan dan menerapkan praktik berkelanjutan untuk menampilkan praktik baik dan aksi nyata yang telah dilakukan.

Pada panel sesi Blue Conference, Deputi bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenkomarves Jodi Mahardi memaparkan tentang berbagai langkah aktif yang telah dilakukan pemerintah Indonesia dalam upaya untuk mengakselerasi implementasi ekonomi biru.

Salah satu yang disoroti Deputi Mahardi adalah keterlibatan Indonesia dalam perumusan Pedoman Strategis Pembiayaan Biru (Blue Strategic Financing Document) bersama Sekretariat AIS Forum di tahun 2022. Dokumen ini yang kemudian dijadikan sebagai salah satu acuan bagi Indonesia ketika meluncurkan sovereign blue bond (surat obligasi biru) yang pertama di tahun 2023.

“Melalui AIS Forum, Indonesia sangat aktif mendukung dan bekerja sama dengan berbagai Forum dan Organisasi Internasional/Regional untuk memastikan upaya bersama dalam memajukan ekonomi biru secara global," kata Jodi dikutip Selasa (23/1/2024).

Lebih lanjut lagi, Jodi juga menambahkan bahwa keberhasilan Indonesia dalam meluncurkan obligasi biru dapat menjadi cetak biru bagi negara-negara lain, khususnya negara – negara AIS untuk memanfaatkan potensi pembiayaan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Profesor Luky Adrianto dari IPB University memaparkan tentang pengembangan Blue Economy Development Index (BEDI) yang dilakukan oleh AIS Forum. Selama beberapa tahun terakhir, AIS Forum secara intensif mengembangkan BEDI bersama para akademisi dan ahli di bidang ini, termasuk Profesor Luky Adrianto yang menjadi pioneer dalam mengenalkan BEDI kepada masyarakat luas.

“BEDI merupakan sebuah alat ukur yang bisa digunakan untuk melihat capaian pengembangan ekonomi biru di suatu negara. Terkhususnya negara – negara AIS, BEDI bisa menjadi acuan yang bagus untuk menakar regenerasi ekonomi biru berkelanjutan, mengingat bahwa negara-negara pulau dan kepulauan memiliki potensi yang cukup besar di sektor ekonomi biru ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dikembangkan sejak 2018, BEDI saat ini telah mencapai tahap akhir dalam proses simplifikasi alat ukur agar lebih mudah digunakan secara global, lebih khususnya untuk negara – negara pulau dan kepulauan. Sebagai sebuah forum global yang fokus dalam mengadvokasi isu dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat kepulauan, pengembangan BEDI oleh AIS Forum diharapkan bisa menjadi salah satu medium yang tepat guna bagi negara – negara AIS untuk menganalisis performa ekonomi biru di negara – negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jubir Luhut Bantah Ada Rencana Naikkan Pajak Motor Non-listrik

Jubir Luhut Bantah Ada Rencana Naikkan Pajak Motor Non-listrik

Otomotif | Jum'at, 19 Januari 2024 | 18:54 WIB

Program Ekonomi Biru Ganjar-Mahfud Bebaskan Nelayan Dari Utang, Bagaimana Caranya?

Program Ekonomi Biru Ganjar-Mahfud Bebaskan Nelayan Dari Utang, Bagaimana Caranya?

Kotak Suara | Rabu, 27 Desember 2023 | 09:53 WIB

Kemenkomarves Sebut Potensi Ekonomi Biru Menjanjikan

Kemenkomarves Sebut Potensi Ekonomi Biru Menjanjikan

Bisnis | Senin, 18 Desember 2023 | 12:40 WIB

Terkini

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:15 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:04 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:01 WIB

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:57 WIB

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:34 WIB

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:10 WIB

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:58 WIB