Apa Itu Giant Wall Sea yang Dikaitkan Cak Imin Pada Prabowo Subianto

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 23 Januari 2024 | 17:42 WIB
Apa Itu Giant Wall Sea yang Dikaitkan Cak Imin Pada Prabowo Subianto
Giant Sea Wall Jakarta (Antara/Galih Pradipta)

Suara.com - Megaproyek Giant Wall Sea Jakarta sempat dikritik cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar. Berpasangan dengan Anies Baswedan, Cak Imin – sapaan akrabnya – menyebut krisis iklim tidak cukup hanya diatasi dengan proyek tanggul raksasa di Jakarta.

Lebih jauh, manusia harus mengedepankan etika lingkungan untuk mengatasi bencana ekologis tersebut. Menurut Cak Imin, saat ini masalah lebih besar ada pada etika lingkungan yang belum sepenuhnya disadari manusia. 

Mengenal Giant Wall Sea

Giant Wall Sea atau megaproyek tanggul raksasa di Jakarta Utara digagas untuk menyelamatkan pesisir ibu kota negara. Proyek ini sebenarnya sudah dimulai sejak 2014 dan diharapkan rampung pada 2025 mendatang.

Namun, Anies Baswedan pernah menolak keras pembangunan tanggul saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2018 lalu. Alasannya, mengaku khawatir megaproyek tersebut justru akan berakhir menjadi kobokan raksasa.

"Berbagai negara yang membangun tanggul seluas itu juga menjadi kobokan raksasa. Air tidak mengalir ke laut lepas tapi tertutup oleh tanggul raksasa dilepas pantai di situ letak masalah utamanya," kata Anies saat ditemui di Balai Kota Jakarta Pusat, Jumat (28/9/2018).

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo menyebut jika pembangunan tanggul laut ini harus segera dirampungkan guna mengatasi banjir yang terjadi di Pulau Jawa khususnya wilayah Ibu Kota Jakarta. 

Lima tahun berlalu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kembali menghidupkan rencana pembangunan Giant Sea Wall. Ia gmenegaskan akan mendorong berbagai pihak untuk melanjutkan pembangunan yang sempat tertunda tersebut.

Diungkapkan oleh Prabowo, rencana pembangunan giant sea wall sendiri telah dibahas sejak beberapa belas tahun yang lalu. 

"Sesungguhnya masalah giant sea wall sudah dibahas beberapa belas tahun lalu. Kita berterima kasih kepada kementerian-kementerian dan lembaga-lembaga yang meneruskan pengkajian tentang gagasan giant sea wall ini," kata Prabowo saat mengisi seminar di Jakarta pada Rabu (10/1/2024) lalu. 

Menurut Prabowo permasalahan giant sea wall menjadi sebuah jawaban pada dampak dari fenomena perubahan iklim, seperti abrasi, kenaikan permukaan laut, hingga hilangnya lahan-lahan yang menyebabkan kualitas hidup sebagian dari masyarakat menjadi tidak stabil. 

Hal yang sama juga diungkap oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Airlangga menyebut jika kerugian negara akibat banjir tahunan di Jakarta bisa mencapai Rp 2,1 triliun per tahun. Lebih lanjut, ia menyebut, bahwa kerugian itu bisa terus meningkat setiap tahunnya hingga menyentuh angka Rp 10 triliun per tahun dalam 10 tahun yang akan datang. 

Untuk melanjutkan pembangunan mega proyek ini, Airlangga menyebut dibagi menjadi tiga fase yang akan menelan anggaran hingga sebesar Rp164,1 triliun hanya untuk pembanguan dua fasenya. Sementara, fase sisanya belum diketahui secara pasti berapa total anggaran yang alan dibutuhkan.  

“Total cost (Rp164,1 Triliun) yang diperlukan untuk pantura, hanya untuk bendungnya, banyak proyek yang bisa kita kembangkan dari sini,” ungkapnya dalam Seminar Nasional Strategi Perlindunan Kawasan Pulau Jawa Melalui Pembangunan Tanggul Pantai Dan Tanggul Laut, di Grand Ballroom Kempinski, Rabu (10/1/2024). 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Balas Sindiran Gibran Pakai Botol Plastik Saat Debat Cawapres: Mungkin Terima Bisikannya Salah Itu

Anies Balas Sindiran Gibran Pakai Botol Plastik Saat Debat Cawapres: Mungkin Terima Bisikannya Salah Itu

Kotak Suara | Selasa, 23 Januari 2024 | 16:45 WIB

Desak Anies di Yogya Tercoreng Gegara Sosok Satu Ini, Najwa Shihab Sampai Ikut Terseret

Desak Anies di Yogya Tercoreng Gegara Sosok Satu Ini, Najwa Shihab Sampai Ikut Terseret

Kotak Suara | Selasa, 23 Januari 2024 | 16:41 WIB

Anies Apresiasi Masyarakat Minang Deklarasi Dukungan: Ikut Rombongan Perubahan

Anies Apresiasi Masyarakat Minang Deklarasi Dukungan: Ikut Rombongan Perubahan

Kotak Suara | Selasa, 23 Januari 2024 | 16:32 WIB

Isu PBNU Mobilisasi Nahdliyin Dukung Prabowo-Gibran, Cak Imin: Kalau Benar Mendelegitimasi Diri Sendiri

Isu PBNU Mobilisasi Nahdliyin Dukung Prabowo-Gibran, Cak Imin: Kalau Benar Mendelegitimasi Diri Sendiri

Kotak Suara | Selasa, 23 Januari 2024 | 16:18 WIB

Netizen Salfok Kehadiran Najwa Shihab di Acara Desak Anies di Yogyakarta: Ada Siapa itu?

Netizen Salfok Kehadiran Najwa Shihab di Acara Desak Anies di Yogyakarta: Ada Siapa itu?

Kotak Suara | Selasa, 23 Januari 2024 | 16:10 WIB

Sosok Clara Shinta, Selebgram Dukung Anies Baswedan

Sosok Clara Shinta, Selebgram Dukung Anies Baswedan

Kotak Suara | Selasa, 23 Januari 2024 | 16:00 WIB

Terkini

Gaji Pensiunan Naik Tahun 2026? Ini Kata PT Taspen

Gaji Pensiunan Naik Tahun 2026? Ini Kata PT Taspen

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 06:59 WIB

Daftar Lengkap Tarif Listrik PLN Terbaru untuk Semua Golongan

Daftar Lengkap Tarif Listrik PLN Terbaru untuk Semua Golongan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 06:51 WIB

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB