Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

AS Kembali Salurkan Senjata Besar-besaran untuk Israel, Salah Satunya F-35

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 26 Januari 2024 | 16:23 WIB
AS Kembali Salurkan Senjata Besar-besaran untuk Israel, Salah Satunya F-35
Sebagai Ilustrasi - Pesawat tempur F-35A Lightning II [U.S. DepartmentofDefense]

Suara.com - Amerika Serikat dan Israel telah menyelesaikan perjanjian senjata yang signifikan, termasuk pengadaan jet tempur F-35 dan F-15 untuk Tel Aviv, menurut laporan Hebrew Channel 12 pada Kamis (25/1).

Sumber-sumber dari Kementerian Pertahanan Israel yang terlibat dalam perjanjian tersebut dikutip oleh media tersebut, menyatakan bahwa kesepakatan tersebut telah berhasil dicapai antara AS dan Israel.

Sebagai bagian dari kesepakatan ini, militer Israel akan menerima pengiriman sejumlah drone dan ribuan butir amunisi dalam beberapa hari ke depan.

Kabar ini membuat miris, seiring klaim dari Kemenlu AS yang belakangan melakukan melobi sejumlah negara di jazirah Arab guna menemukan jalan keluar dari genosida Israel di Gaza.

Menurut para pejabat itu, seperti yang dikutip dari Anadolu Agency via Antara, perjanjian tersebut termasuk pasokan bagi militer Israel berupa pesawat tempur F-35 dan F-15 serta helikopter Apache dalam jumlah besar. 

Para pejabat mengatakan kesepakatan itu merupakan hal yang luar biasa mengingat perang terus berlanjut di Gaza maupun pertempuran di utara dengan kelompok Hizbullah Lebanon.

Israel bahkan meminta agar Amerika Serikat memprioritaskan mereka agar mendapatka pasokan senjata, untuk melawan pejuang Hamas di Gaza.

Israel akan menjadi negara pertama yang menerima pesawat F-35 canggih yang diproduksi oleh Boeing. Amerika Serikat telah menyatakan dukungannya terhadap Israel sejak pecahnya konflik di Jalur Gaza pada 7 Oktober tahun lalu.

Pada 25 Oktober, survei yang dilakukan oleh CBS News di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa 52 persen warga Amerika menentang pemerintah mereka mengirim senjata ke Israel. Israel telah melancarkan serangan mematikan di Jalur Gaza sejak serangan awal kelompok Palestina, Hamas, pada 7 Oktober.

Gempuran Israel telah menewaskan sedikitnya 25.900 warga Palestina dan melukai 64.110 lainnya. Sementara, hampir 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan Hamas.

Serangan Israel menyebabkan 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara lebih dari separuh infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Senjata Api Buatan Pindad Hadir di Amerika Serikat: Ini Daftar dan Harganya

Senjata Api Buatan Pindad Hadir di Amerika Serikat: Ini Daftar dan Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Januari 2024 | 15:24 WIB

Pengungsi Gaza Terancam Kelaparan, Terpaksa Makan Pakan Hewan Ternak

Pengungsi Gaza Terancam Kelaparan, Terpaksa Makan Pakan Hewan Ternak

Lifestyle | Kamis, 25 Januari 2024 | 15:18 WIB

Kemenlu RI Geram Israel Berkali-kali Langgar Hukum Internasional, PBB Ikut Jadi Korban

Kemenlu RI Geram Israel Berkali-kali Langgar Hukum Internasional, PBB Ikut Jadi Korban

News | Kamis, 25 Januari 2024 | 12:07 WIB

Ivan Gunawan Kirimkan Kontainer untuk Bantu Gaza, Banjir Pujian: Amal Orang Gak Ada yang Tau

Ivan Gunawan Kirimkan Kontainer untuk Bantu Gaza, Banjir Pujian: Amal Orang Gak Ada yang Tau

Your Say | Kamis, 25 Januari 2024 | 10:45 WIB

Digunakan Menyerang Houthi, Ini Spesifikasi Pesawat Jammer EA-18G Growler

Digunakan Menyerang Houthi, Ini Spesifikasi Pesawat Jammer EA-18G Growler

Your Say | Rabu, 24 Januari 2024 | 16:30 WIB

Momen Motaz Azaiza Pamit Tinggalkan Gaza: Semoga Bisa Kembali

Momen Motaz Azaiza Pamit Tinggalkan Gaza: Semoga Bisa Kembali

Your Say | Rabu, 24 Januari 2024 | 14:33 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB