Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Skin Care Kesukaan Ukhti-ukhti PHK Massal Ribuan Karyawan, Terancam bangkrut?

M Nurhadi

Rabu, 07 Februari 2024 | 15:45 WIB
Skin Care Kesukaan Ukhti-ukhti PHK Massal Ribuan Karyawan, Terancam bangkrut?
Ilustrasi perawatan diri (Freepik.com/freepik)

Suara.com - Estee Lauder, perusahaan perawatan kulit dan kecantikan global segera mengurangi jumlah karyawan mereka sekitar 3 hingga 5 persen di berbagai negara.

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan margin keuntungan yang mengalami penurunan akibat penurunan pembelian produk mewah dengan harga tinggi oleh pelanggan di China.

Reuters melaporkan, hingga Juni 2023, Estee Lauder memiliki sekitar 62 ribu karyawan di seluruh dunia. Sayangnya, bisnis kosmetik di berbagai belahan dunia dilaporkan belum membaik sejak Pandemi COVID-19 lalu, terutama di pasar China.

CEO Estee Lauder, Fabrizio Freda mengakui perusahaan yang ia pimpin mengalami penurunan penjualan di China sepanjang kuartal II-2023.

Estee Lauder melaporkan bahwa penjualan bersih di wilayah Asia-Pasifik mengalami penurunan sebesar 7 persen, sementara margin keseluruhan turun 60 basis poin selama kuartal II-2023.

Salah satu faktor yang berkontribusi pada penurunan penjualan produk kosmetik high-end adalah meningkatnya persaingan dari merek lokal dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain rencana PHK di China, Estee Lauder juga akan menurunkan perkiraan laba tahunan untuk kedua kalinya karena bisnisnya di Amerika Serikat (AS) juga mengalami perlambatan.

Laporan yang sama mengungkapkan penjualan bersih organik di AS turun sebesar 1 persen selama kuartal tersebut, dibandingkan dengan pertumbuhan sebesar 6 persen pada kuartal sebelumnya.

Perusahaan asal AS tersebut saat ini memperkirakan laba per saham yang disesuaikan untuk tahun fiskal 2024 berkisar antara US$2,08 hingga US$2,23, atau sekitar Rp32.596 hingga Rp34.946 (menggunakan asumsi kurs Rp15.671/US$), dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya sebesar US$2,17 hingga US$2,42, atau sekitar Rp34.008 hingga Rp37.926.

baca juga

Estee berharap untuk meningkatkan laba operasional sebesar antara US$1,1 miliar hingga US$1,4 miliar, atau sekitar Rp17,24 triliun hingga Rp21,94 triliun, dari upaya yang direncanakan pada tahun fiskal 2025 dan 2026. Ini merupakan peningkatan dari perkiraan sebelumnya sebesar US$800 juta, atau sekitar Rp12,54 triliun, hingga US$1 miliar, atau sekitar Rp15,67 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susul Google-Meta, Induk Perusahaan Snapchat PHK 500 Orang

Susul Google-Meta, Induk Perusahaan Snapchat PHK 500 Orang

Tekno | Selasa, 06 Februari 2024 | 13:49 WIB

Rugi Triliunan Rupiah, Snapchat PHK 500 Karyawan

Rugi Triliunan Rupiah, Snapchat PHK 500 Karyawan

Bisnis | Selasa, 06 Februari 2024 | 13:35 WIB

Zoom PHK Pegawai Gegara Tekanan Investor

Zoom PHK Pegawai Gegara Tekanan Investor

Tekno | Selasa, 06 Februari 2024 | 13:06 WIB

Badai PHK Perusahaan Game, Sega Ikut Pecat Karyawan

Badai PHK Perusahaan Game, Sega Ikut Pecat Karyawan

Tekno | Minggu, 04 Februari 2024 | 16:23 WIB

Gelombang PHK Industri Keuangan, Deutsche Bank Bakal Rumahkan 3.500 Karyawan

Gelombang PHK Industri Keuangan, Deutsche Bank Bakal Rumahkan 3.500 Karyawan

Bisnis | Jum'at, 02 Februari 2024 | 14:11 WIB

Google Habiskan Rp 33 Triliun Akibat PHK Massal

Google Habiskan Rp 33 Triliun Akibat PHK Massal

Tekno | Rabu, 31 Januari 2024 | 18:31 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB