Harga Tiket Pesawat di Indonesia Lebih Mahal dari Negara Lain? Ini Kata Sandiaga Uno

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 08 Februari 2024 | 14:39 WIB
Harga Tiket Pesawat di Indonesia Lebih Mahal dari Negara Lain? Ini Kata Sandiaga Uno
Ilustrasi penumpang di Bandara Ngurah Rai Bali. [Ist]

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menegaskan bahwa harga avtur tidaklah menjadi penyebab utama kenaikan harga tiket pesawat.

Menurutnya, hasil kajian yang dilakukan pemerintah, melibatkan Kementerian ESDM dan BUMN pada tahun sebelumnya, tidak menunjukkan adanya korelasi signifikan antara harga avtur dengan kenaikan harga tiket pesawat. Sandiaga menjelaskan bahwa komponen harga bahan bakar minyak (BBM) penerbangan tidak hanya ditentukan oleh avtur saja, melainkan juga termasuk pajak yang harus diperhitungkan.

"Dari hasil rapat terbatas tersebut, kontribusi harga avtur tidak begitu signifikan dalam penentuan kenaikan harga tiket pesawat. Sekarang harga minyak dunia turun, jadi kita harus melakukan evaluasi menyeluruh," ungkap Sandiaga Uno pada Rabu (7/2/2024).

Sandiaga mengatakan bahwa kenaikan harga tiket pesawat di Indonesia lebih dipengaruhi oleh keterbatasan jumlah pesawat dan kursi yang tersedia. Oleh karena itu, menurutnya, penting untuk meningkatkan jumlah pesawat hingga mencapai 700 unit.

Selain itu, ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memberlakukan skema block seat dan insentif, dengan harapan dapat meningkatkan jumlah penerbangan dan menurunkan harga tiket pesawat.

Pasalnya, dengan menambah jumlah penerbangan dan ketersediaan kursi, menurut Sandiara, justru berdampak nyata menurunkan harga tiket pesawat.

Hal ini ia sampaikan setelah sebelumnya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyebut harga avtur penerbangan di Indonesia lebih tinggi daripada harga avtur di 10 bandara internasional lainnya.

Ketua KPPU, Fanshurullah Asa, menjelaskan bahwa perbedaan harga avtur bandara di Indonesia dengan bandara luar negeri secara umum berkisar antara 22% hingga 43% pada bulan Desember 2023. Hal ini diyakini berpengaruh langsung terhadap harga tiket pesawat.

"Kajian menunjukkan bahwa harga tiket pesawat per kilometer di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, seperti Thailand, Malaysia, dan Vietnam," ujar Ketua KPPU, Fanshurullah Asa.

Baca Juga: 5 Wisata Pilihan Menparekraf Sandiaga Uno Untuk Rayakan Imlek, Gak Perlu Bingung Pilih Tempat Liburan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI