Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Asuransi Satelit, Dukung Kemajuan Telekomunikasi di Indonesia

Iwan Supriyatna

Jum'at, 16 Februari 2024 | 13:19 WIB
Asuransi Satelit, Dukung Kemajuan Telekomunikasi di Indonesia
Ilustrasi satelit yang berada di orbit bumi. (shutterstock)

Suara.com - Telekomunikasi selama ini telah menjadi tulang punggung bagi kemajuan ekonomi dan sosial di Indonesia. Namun, di balik jaringan dan kecepatan komunikasi yang saat ini dirasakan, terdapat teknologi pendukung yang penting, yaitu teknologi satelit.

Satelit memainkan peran yang krusial dalam menyediakan konektivitas yang andal sehingga mampu menghubungkan seluruh negeri.

Dalam perjalanan untuk memajukan telekomunikasi, hadirnya satelit membuka peluang baru namun juga menimbulkan tantangan. Risiko-risiko seperti kegagalan peluncuran, kerusakan selama operasi, atau bahkan risiko tanggung gugat yang dapat menghambat kelancaran misi satelit. Untuk mengantisipasi hal ini, diperlukan solusi yang tangguh yaitu Asuransi Satelit.

“Kehadiran asuransi satelit menjadi sangat penting, karena tidak hanya memberikan perlindungan finansial terhadap risiko-risiko yang mungkin terjadi, tetapi juga memberikan kedamaian pikiran kepada pemangku kepentingan bahwa project yang dijalankan telah terjamin,” kata Brellian Gema, Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo melalui keterangan resmi di Jakarta, Jumat (16/2/2024).

Asuransi satelit mampu memberikan stabilitas dan keberlanjutan bagi kemajuan industri telekomunikasi di Indonesia. Hal ini yang membuat Asuransi Jasindo menyediakan produk Asuransi Satelit komprehensif yang dapat memberikan perlindungan:

  1. Asuransi Sebelum Peluncuran - Menjamin kerugian atau kerusakan satelit atau komponennya mulai dari pabrik sampai ke lokasi peluncuran, melalui proses uji coba, pengisian bahan bakar, dan integrasi dengan roket peluncur hingga mesin roket menyala untuk meluncurkan satelit.
  2. Asuransi Peluncuran - Menjamin kerugian selama proses peluncuran, mulai dari saat mesin roket menyala hingga satelit terpisah dari tahap akhir kendaraan peluncur. Perlindungan juga bisa diperpanjang hingga selesai proses uji coba di orbit.
  3. Asuransi dalam Orbit - Menjamin kerugian atau kerusakan fisik yang mungkin terjadi pada satelit selama berada di orbit, seperti akibat tabrakan dengan obyek di sekitarnya, temperatur ekstrim, dan radiasi.
  4. Asuransi Tanggung Jawab Hukum - Merupakan persyaratan wajib dari pemerintah di mana peluncuran satelit dilakukan, tanpa memandang kewarganegaraan satelit tersebut.

“Melalui asuransi satelit sebagai salah satu produk unggulan kami, Asuransi Jasindo berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan terbaik bagi satelit-satelit Indonesia agar dapat beroperasi dengan lancar di orbit,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi Digital dalam Membayar Asuransi Kesehatan, Kemudahan di Ujung Jari Bersama AgenBRILink

Teknologi Digital dalam Membayar Asuransi Kesehatan, Kemudahan di Ujung Jari Bersama AgenBRILink

Bisnis | Kamis, 15 Februari 2024 | 18:41 WIB

Luhut Klaim Satelit Starlink Segera Masuk IKN, Kominfo Tegaskan Belum Ada Izin

Luhut Klaim Satelit Starlink Segera Masuk IKN, Kominfo Tegaskan Belum Ada Izin

Tekno | Rabu, 14 Februari 2024 | 18:00 WIB

Hindari Resiko Gagal Bayar, Bank Daerah Ini Gaet Askrindo buat Asuransi Kredit

Hindari Resiko Gagal Bayar, Bank Daerah Ini Gaet Askrindo buat Asuransi Kredit

Bisnis | Senin, 12 Februari 2024 | 19:54 WIB

Terkini

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:44 WIB

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:22 WIB

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:01 WIB

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:06 WIB

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:39 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08 WIB

×