Bersama LPDB-KUMKM, KSU Astari Wonogiri Tumbuh Kuat

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 28 Februari 2024 | 16:39 WIB
Bersama LPDB-KUMKM, KSU Astari Wonogiri Tumbuh Kuat
KSU Astasari. (Dok: LPDB KUMKM)

Suara.com - Koperasi merupakan badan usaha yang masih eksis hingga saat ini. Citra koperasi yang terkesan kuno, ribet, dan orang tua, tidak dipungkiri menjadi tantangan tersendiri untuk terus beradaptasi dan bertransformasi. Koperasi masa kini terus menyesuaikan perubahan zaman dan mengikuti kebutuhan masyarakat dan para anggotanya.

Tujuh prinsip koperasi dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, tetap dijalankan dan dipegang teguh oleh para pegiat koperasi. Di antaranya, keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka, pengelolaan dilakukan secara demokratis, pembagian sisa hasil usaha (SHU) dilakukan secara adil dan sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota, pemberian modal balas jasa yang terbatas terhadap modal, asas kekeluargaan dan kemandirian, pendidikan perkoperasian, dan kerja sama antar koperasi.

Prinsip koperasi ini menjadi sebuah kesatuan dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan berkoperasi. Sehingga dengan melaksanakan seluruh prinsip tersebut, koperasi mewujudkan dirinya sebagai badan usaha sekaligus sebagai gerakan ekonomi kerakyatan. Demikian yang terus diemban oleh salah satu Koperasi Serba Usaha (KSU) di wilayah Wonogiri Jawa Tengah yaitu KSU Kiat Sejahtera Mandiri (KSU Astari).

Koperasi yang berdiri sejak tahun 2005 dan beralamat di Jalan Sidoharjo Girimarto Km 2 Girimarto Wonogiri Jawa Tengah, terus mendapat pembinaan dan pengawasan dari Dinas Koperasi dan UKM setempat dalam memberikan pinjaman permodalan kepada anggotanya yaitu pelaku UMKM.

Menurut Ketua KSU Astari Tukimin, koperasi mengharapkan terus mendapat perhatian pemerintah agar dapat berkembang dari sisi kebijakan atau regulasi, pendampingan, dan bantuan permodalan, khususnya di sektor jasa keuangan dan pengembangan pada sektor riil.

“Melalui pendampingan Dinas Koperasi dan UKM, juga kehadiran Lembaga Pengelola Dana Bergulir, Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM), KSU Astari mendapat perhatian dan pendampingan dari aspek layanan digitalisasi (IT), juga penguatan dari sisi permodalan usaha,” ujar Tukimin.

Lebih lanjut Tukimin mengatakan, KSU Kiat Sejahtera Mandiri mengetahui LPDB-KUMKM melalui sosialisasi yang difasilitasi Dinas Koperasi dan UKM. Sejak tahun 2010 kami bekerja sama dengan LPDB-KUMKM dan mendapatkan bantuan perkuatan permodalan untuk unit usaha simpan pinjam. LPDB-KUMKM menawarkan pinjaman dengan tarif rendah dengan suku bunga yang kompetitif, sehingga dapat memenuhi kebutuhan modal usaha anggota dan tidak berpindah ke lembaga keuangan lain.

“Hingga kini KSU Astari telah memiliki satu kantor pusat dan tiga kantor cabang, dengan total karyawan sebanyak 22 orang dan 2.443 anggota. Kehadiran LPDB-KUMKM selama hampir 13 tahun, membawa perubahan dan perkembangan signifikan bagi koperasi, dari sisi perkuatan permodalan, juga pembinaan dari sisi kelembagaan dan monitoring laporan keuangan,” jelas Tukimin.

Harapan kami, lanjut Tukimin, pemerintah khususnya LPDB-KUMKM terus mendampingi, memberi pelatihan, dan memberi perkuatan permodalan bagi perkembangan koperasi khususnya pada sektor riil. Selain itu, kami juga berharap LPDB-KUMKM membantu mencarikan rekanan atau jaringan dalam pengadaan bahan baku dan pemasaran sektor riil.

baca juga

Menanggapi KSU Astari, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengatakan, hingga kini LPDB-KUMKM terus memperkuat ekosistem bisnis koperasi sektor produktif dari hulu ke hilir agar memiliki perencanaan bisnis yang matang, berkelanjutan, dan menguntungkan.

“Sejak tahun 2020, fokus penyaluran pinjaman dan pembiayaan LPDB-KUMKM adalah ke koperasi, dan LPDB-KUMKM memiliki peran serta terhadap masyarakat yang membutuhkan permodalan khususnya kepada UMKM yang disalurkan melalui koperasi. Kami meyakini bahwa bisnis korporasi bisa dilakukan oleh koperasi yang menghimpun simpanan dari para anggota-anggotanya,” kata Supomo.

Supomo menambahkan, berdasarkan arahan Menteri Koperasi dan UKM Bapak Teten Masduki, LPDB-KUMKM diharapkan berperan dalam program-program pemerintah khususnya program ketahanan pangan, dimana LPDB-KUMKM dalam proses menyalurkan pinjaman harus by design atau membentuk ekosistem dari hulu ke hilir.

“Selain menyalurkan dana bergulir, LPDB-KUMKM juga melakukan pendampingan terhadap mitra dan calon mitranya. Dibina sejak awal, dibimbing dari segala sisi baik dari kelembagaan, tata kelola dan laporan keuangan, setelah memenuhi syarat dan kriteria penerima dana bergulir, diarahkan untuk mengajukan pinjaman dan pembiayaan ke LPDB-KUMKM,” tutur Supomo.

Supomo berharap, LPDB-KUMKM yang merupakan kepanjangan tangan pemerintah hadir secara nyata melayani mitra-mitra koperasi di tanah air dengan pembiayaan yang mudah, murah, dan ramah. Dengan mutu layanan yang baik dan SDM yang berkualitas, LPDB-KUMKM berharap koperasi di seluruh Indonesia bisa mengakses pinjaman dan pembiayaan dana bergulir yang selanjutnya disalurkan dan dimanfaatkan oleh para anggotanya yaitu UMKM.

“Manfaatkan dan tingkatkan produktivitas usaha koperasi melalui pembiayaan murah LPDB-KUMKM. Koperasi dan UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional, diharapkan terus eksis dan naik kelas. Hal ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Supomo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa Makin Tumbuh dengan Program BRI Klasterku Hidupku

Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa Makin Tumbuh dengan Program BRI Klasterku Hidupku

Bisnis | Rabu, 28 Februari 2024 | 14:33 WIB

Biar Nggak Rugi, Menteri Teten Ingin Program Makan Siang Gratis Libatkan UMKM

Biar Nggak Rugi, Menteri Teten Ingin Program Makan Siang Gratis Libatkan UMKM

Bisnis | Rabu, 28 Februari 2024 | 10:05 WIB

Jual Pakaian Bayi dan Anak, UMKM Ini Bisa Cuan Rp35 Juta Sebulan

Jual Pakaian Bayi dan Anak, UMKM Ini Bisa Cuan Rp35 Juta Sebulan

Bisnis | Rabu, 28 Februari 2024 | 07:34 WIB

Peruri Sulap Pabrik Bekas Uang Jadi Tempat Kumpul UMKM

Peruri Sulap Pabrik Bekas Uang Jadi Tempat Kumpul UMKM

Bisnis | Rabu, 28 Februari 2024 | 06:58 WIB

Dorong UMKM Lokal Berkembang, Ada Kelas Membuat Pastry Bareng Chef Terkenal di Mandalika

Dorong UMKM Lokal Berkembang, Ada Kelas Membuat Pastry Bareng Chef Terkenal di Mandalika

Lifestyle | Senin, 26 Februari 2024 | 21:12 WIB

Perluas Akses Pembiayaan, LPDB-KUMKM Kolaborasi dengan Aspenda

Perluas Akses Pembiayaan, LPDB-KUMKM Kolaborasi dengan Aspenda

Bisnis | Senin, 26 Februari 2024 | 13:34 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×