Setoran Duit BUMN 20 Persen dari Total Pendapatan Negara

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 19 Maret 2024 | 13:55 WIB
Setoran Duit BUMN 20 Persen dari Total Pendapatan Negara
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Sabtu (3/2/2024). [Suara.com/Dea]

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan bahwa proporsi dividen yang diterima BUMN lebih besar daripada penyertaan modal negara (PMN), yakni sebesar 55 persen dan 45 persen secara berturut-turut.

Erick menegaskan bahwa proporsi ini telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, sesuai dengan target Kementerian BUMN yang menetapkan agar jumlah dividen yang diterima lebih besar daripada PMN.

Dalam penyampaiannya, Erick menjelaskan bahwa total realisasi dan usulan PMN tunai untuk periode 2020-2024 mencapai Rp226,1 triliun. Rinciannya adalah Rp27 triliun pada tahun 2020, Rp68,9 triliun pada tahun 2021, Rp53,1 triliun pada tahun 2022, Rp35,3 triliun pada tahun 2023, dan Rp41,8 triliun pada tahun 2024.

Sementara itu, total realisasi dan usulan dividen untuk periode yang sama, yaitu 2020-2024, mencapai Rp279,7 triliun, jumlah yang lebih besar daripada PMN. Rincian pembagian dividen adalah Rp43,9 triliun pada tahun 2020, Rp29,5 triliun pada tahun 2021, Rp39,7 triliun pada tahun 2022, Rp81,2 triliun pada tahun 2023, dan Rp85,5 triliun pada tahun 2024.

"Total kontribusi kita kepada pendapatan negara dari dari dividen, pajak, PNBP, ini kurang lebih sudah mencapai 20 persen. Jadi dari total pendapatan negara 100 persen, kontribusi kita itu kurang lebih 20 persen," kata Erick Thohir, pada Selasa (19/3/2024) seperti yang dikutip dari Antara.

Selain dividen, Erick menyebut laba konsolidasi BUMN pada 2023 juga akan mencapai Rp292 triliun atau lebih tinggi dari 2021 yang sebesar Rp125 triliun dan 2022 sebesar Rp254 triliun.

Erick mengatakan, total laba konsolidasi BUMN pada 2022 yang mencapai Rp309 triliun disebabkan ada non-cash senilai Rp 55,7 triliun dari hasil restrukturisasi Garuda Indonesia.

"Kalau kita lihat untuk 2023 nanti hasil audit, kita secara cash-nya ini Rp292 triliun, artinya ada kenaikan cukup signifikan hampir Rp38 triliun lebih kalau kita apple to apple to secara cash-nya," ucap Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Klaim Dividen BUMN Lebih Besar dari PMN

Erick Thohir Klaim Dividen BUMN Lebih Besar dari PMN

Bisnis | Selasa, 19 Maret 2024 | 13:32 WIB

Erick Thohir Angkat Asisten Prabowo Jadi Komisaris Pindad

Erick Thohir Angkat Asisten Prabowo Jadi Komisaris Pindad

Bisnis | Selasa, 19 Maret 2024 | 12:15 WIB

Gaduh Jersey Baru Timnas Indonesia, Ini Jersey Terburuk Timnas Sepanjang Sejarah

Gaduh Jersey Baru Timnas Indonesia, Ini Jersey Terburuk Timnas Sepanjang Sejarah

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 07:15 WIB

Desain Jersey Terbaru Timnas Indonesia di Mata Erick Thohir: Inspiratif dan Picu Semangat

Desain Jersey Terbaru Timnas Indonesia di Mata Erick Thohir: Inspiratif dan Picu Semangat

Bola | Senin, 18 Maret 2024 | 23:03 WIB

Jersey Terbaru Timnas Indonesia Dihujat Netizen, Erick Thohir: Nanti Lama-lama Suka

Jersey Terbaru Timnas Indonesia Dihujat Netizen, Erick Thohir: Nanti Lama-lama Suka

Bola | Senin, 18 Maret 2024 | 19:33 WIB

Innovillage 2023 Lahirkan 163 Karya Inovasi Mahasiswa Berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Innovillage 2023 Lahirkan 163 Karya Inovasi Mahasiswa Berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

News | Senin, 18 Maret 2024 | 15:58 WIB

Terkini

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:57 WIB

Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle

Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:55 WIB

Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha

Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:51 WIB

IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar

IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:25 WIB

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:14 WIB

Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK

Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:00 WIB

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:47 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:47 WIB

Jangan Terkecoh Bandar, Investor Ritel Diingatkan Bahaya Broker Summary

Jangan Terkecoh Bandar, Investor Ritel Diingatkan Bahaya Broker Summary

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:40 WIB