Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Dijamin Aman, Pertamina Ungkap Kondisi Stok BBM dan LPG di Jabodetabek Selama Ramadan

Achmad Fauzi | Suara.com

Sabtu, 23 Maret 2024 | 19:16 WIB
Dijamin Aman, Pertamina Ungkap Kondisi Stok BBM dan LPG di Jabodetabek Selama Ramadan
Ilustrasi Petugas tengah mengisi BBM di SPBU. [Dok Pertamina]

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga menjamin pasokan BBM, LPG, dan Avtur di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten tersedia selama ramadan dan lebaran. Sebab, kondisi stok ketiga energi tersebut masih dalam tahap aman.

"Kondisi stok BBM, LPG, dan Avtur di Fuel dan LPG Terminal wilayah Regional Jawa Bagian Barat per hari ini (23/3) dalam kondisi aman dengan ketahanan stok produk gasoline yang terdiri dari produk Pertalite dan Pertamax Series (Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo) mencapai 19 hari. Ketahanan stok produk gasoil yang meliputi produk Biosolar, Dexlite, dan Pertamax Dex mencapai 20 hari, ketahanan stok LPG 5 hari, dan ketahanan stok produk Avtur 16 hari," ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Barata PT Pertamina Patra Niaga, Eko Kristiawan dalam keterangannya, Sabtu (23/3/2024).

Sementara itu, rata-rata penyaluran normal harian di 3 provinsi wilayah Regional Jawa Bagian Barat periode 1-22 Maret 2024 untuk produk BBM yakni produk gasoline sebesar 25.577 kiloliter (KL) per hari dengan rincian produk Pertalite 20.859 KL per hari dan Pertamax Series sebesar 4.718 KL per hari, produk gasoil sebesar 10.680 KL per hari.

Secara riinci, Biosolar 10.104 KL per hari serta Dexlite dan Pertamina Dex sebesar 576 KL per hari. Sedangkan untuk penyaluran harian rata-rata produk LPG sebesar 8.218 Metrik Ton (MT) per hari dengan rincian LPG subsidi atau PSO sebesar 7.684 MT per hari dan LPG Nonsubsidi atau NPSO sebesar 493 MT per hari. Adapun penyaluran harian rata-rata produk Avtur sebesar 5.299 KL per hari.

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat juga telah melakukan persiapan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi BBM, LPG, dan Avtur yang lancar selama periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun 2024 dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) RAFI yang akan dimulai pada 25 Maret 2024 hingga 21 April 2024 mendatang.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat juga telah menyiapkan langkah-langkah untuk meningkatkan pelayanan di periode Satgas RAFI 2024 dengan mengoptimalisasi pengawasan dan pengendalian terhadap rantai pasok BBM dan LPG untuk memastikan kelancaran distribusi, memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di titik-titik strategis dan jalur mudik untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Kemudian, kolaborasi dan sinergi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya untuk mengoptimalkan distribusi dan penyaluran BBM, LPG, dan Avtur, serta memastikan peningkatan pelayanan di SPBU dan agen serta pangkalan LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami berharap dengan berbagai upaya tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dan pasokan BBM, LPG, dan Avtur akan tetap terjaga dengan baik selama Ramadan dan Idul Fitri 1445 H," kata Eko.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Petrus Ginting menyatakan bahwa Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen untuk mengoptimalkan ketahanan stok dan kelancaran distribusi BBM, LPG dan Avtur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mengantisipasi peningkatan konsumsi selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 2024.

"Selain dengan meningkatkan keandalan sarana dan prasarana di seluruh operasional serta memastikan aspek keselamatan dan HSSE, kami juga terus memastikan ketersediaan stok dan distribusi BBM dan LPG melalui monitoring real time harian, serta meningkatkan pelayanan di SPBU dan Agen serta Pangkalan LPG di seluruh wilayah,"pungkas Irto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendag Zulhas Sebut Konsumen Rugi Rp 2 Miliar Gegara Kecurangan SPBU di Rest Area Karawang

Mendag Zulhas Sebut Konsumen Rugi Rp 2 Miliar Gegara Kecurangan SPBU di Rest Area Karawang

Bisnis | Sabtu, 23 Maret 2024 | 15:11 WIB

Gunakan Alat Tidak Standar, SPBU di Karawang Kena Sanksi Pertamina

Gunakan Alat Tidak Standar, SPBU di Karawang Kena Sanksi Pertamina

Bisnis | Sabtu, 23 Maret 2024 | 05:18 WIB

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Keberhasilan Kepolisian Ungkap Kasus Pengoplosan LPG di Kabupaten Bandung

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Keberhasilan Kepolisian Ungkap Kasus Pengoplosan LPG di Kabupaten Bandung

Bisnis | Jum'at, 22 Maret 2024 | 07:46 WIB

Terkini

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:57 WIB

Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU

Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:58 WIB

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB