Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Usai Lebaran 2024 Ingin Beli Mobil Jenis Apa? Ini Pandangan Pakar

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Senin, 08 April 2024 | 11:21 WIB
Usai Lebaran 2024 Ingin Beli Mobil Jenis Apa? Ini Pandangan Pakar
Showroom mobil. Tersedia mobil baru dan mobil bekas yang sesuai kebutuhan konsumen. Sebagai ilustrasi [Envato Elements/seventyfourimages].

Suara.com - Momentum menjelang Mudik Lebaran 2024 marak dijadikan konsumen untuk membeli kendaraan baru. Alasannya, langsung dicoba melakoni perjalanan jarak jauh. Akan tetapi ada pula yang menunda pembelian mobil baru, karena dana dialokasikan untuk menyambut Idul Fitri 1445 H terlebih dahulu.

Dikutip dari pembahasan pakar bisnis dan ekonomi Kiplinger tentang potensi pertumbuhan pasar ritel kendaraan roda empat secara umum, disebutkan pembelian mobil baru tahun ini tidak bakal sesulit saat pandemi COVID-19.

Bahkan berlaku situasi persediaan mobil baru meningkat dan kenaikan harga melambat. Atau konsumen memiliki banyak pilihan, sementara banderol yang ada tidak mengalami lonjakan.

Calon pembeli mungkin melihat beberapa insentif penjualan, yang hampir hilang selama era pandemi COVID-19. Penawaran mungkin tidak terlalu menarik, namun ada beberapa yang sangat mengena. Antara lain keringanan harga dan pembiayaan berbunga rendah, atau bisa saja tanpa bunga.

Ketersediaan kendaraan akan terus meningkat setelah bertahun-tahun mengalami kelangkaan, sehingga pembeli bisa mencari kendaraan yang sesuai kebutuhan mereka.

Untuk pasar Amerika Serikat sendiri, penjualan mobil baru diperkirakan mencapai 15,7 juta, atau naik dari 2023.

Kemudian, lebih baik memilih mobil konvensional yang memiliki Internal Combustion Engine (ICE) alias mesin dilengkapi ruang bakar, atau saatnya memilih mobil listrik (Electric Vehicle atau EV)?

Uniknya, untuk pasar Amerika Serikat, sebagian besar konsumen belum tertarik pada mobil listrik dan versi hybrid bersinar.

Pasalnya, mobil hybrid menawarkan penghematan bahan bakar dengan harga terjangkau, serta masih bisa digeber seperti mobil konvensional.

Teknologi hybrid yang dahulu marak diperuntukkan bagi mobil kelas ekonomis, kini tersedia di hampir semua kelas kendaraan. Mulai family car sampai Sport Utility Vehicle (SUV), serta sport car.

Toyota Camry sebagai andalan Toyota di pasar hybrid akan didesain ulang dan model 2025 akan meluncur dalam versi hybrid dilengkapi mesin bensin dengan motor elektrik.

Untuk kendaraan murni EV, produsen memperlambat rencana produksi karena persediaan yang menumpuk di banyak diler. Sehingga penjualan akan meningkat, namun momentumnya melemah.

Selain beli mobil baru, bagaimana dengan pasar mobil bekas atau mobkas?

Penjualan mobil bekas akan sedikit meningkat, di mana harganya bisa menaik sampai 40 persen lebih mahal dibandingkan harga mobil serupa sebelum pandemi COVID-19. Banyaknya permintaan membuat persediaan sektor ini menjadi terbatas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasi Plastik Digital: Bagaimana AI dan Citra 'Gemoy' Kini Juga Merambah Asia Tenggara

Operasi Plastik Digital: Bagaimana AI dan Citra 'Gemoy' Kini Juga Merambah Asia Tenggara

Liks | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah

Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah

News | Senin, 20 April 2026 | 10:44 WIB

Usai Lebaran, Ini Cara Cerdas Mengisi Kembali Kebutuhan Tanpa Bikin Dompet Menipis

Usai Lebaran, Ini Cara Cerdas Mengisi Kembali Kebutuhan Tanpa Bikin Dompet Menipis

Lifestyle | Sabtu, 04 April 2026 | 09:42 WIB

Segini Penurunan Harga Mitsubishi Xpander Cross 2024 vs Baru: Makin Terjangkau, Selisih Berapa?

Segini Penurunan Harga Mitsubishi Xpander Cross 2024 vs Baru: Makin Terjangkau, Selisih Berapa?

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 14:56 WIB

Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Usai Lakukan Perjalanan Jarak Jauh Seperti Mudik Lebaran

Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Usai Lakukan Perjalanan Jarak Jauh Seperti Mudik Lebaran

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:25 WIB

Dituding Pelakor, Jeni Rahmadial Finalis Puteri Indonesia Dilabrak Istri Sah di Tempat Umum

Dituding Pelakor, Jeni Rahmadial Finalis Puteri Indonesia Dilabrak Istri Sah di Tempat Umum

Entertainment | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:03 WIB

OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi

OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:15 WIB

Praperadilan Ditolak, Yaqut Cholil Qoumas Tetap Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji

Praperadilan Ditolak, Yaqut Cholil Qoumas Tetap Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji

Foto | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:43 WIB

Link dan Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026

Link dan Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026

Lifestyle | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:50 WIB

7 Mobil yang Cocok untuk Mudik Jarak Jauh, Ada Avanza hingga Fortuner

7 Mobil yang Cocok untuk Mudik Jarak Jauh, Ada Avanza hingga Fortuner

Otomotif | Selasa, 10 Maret 2026 | 14:58 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB