Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Dukung Industri Kreatif, PresUniv Orkestrasi K-Wave

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 23 April 2024 | 05:57 WIB
Dukung Industri Kreatif, PresUniv Orkestrasi K-Wave
K-Wave di Presuniv.

Suara.com - Kita jangan terkecoh dengan hanya melihat fenomena K-Wave di tataran permukaan. Misalnya, heboh BTS Meal yang berkolaborasi dengan salah satu produk makanan cepat saji, serunya drama-drama Korea, atau terus bertumbuhnya berbagai resto dan makanan dari Negeri Ginseng.

Ada hal yang lebih penting dari sekadar fenomena tersebut, yakni bagaimana Korea Selatan menjadikan K-Wave menggeser perekonomiannya dari yang semula berbasis manufaktur ke sektor jasa, dan sekaligus untuk menyelamatkan negeri itu dari krisis ekonomi 1998.

Demikian dipaparkan Rektor President University (Presuniv) Handa S. Abidin, SH, L.LM, Ph.D., di ruang kerjanya, Rabu (3/4). Handa memaparkan hal tersebut terkait dengan rencana Presuniv membuka konsentrasi K-Wave yang akan bernaung di bawah Program Studi (Prodi) Business Administration. Pembukaan konsentrasi ini akan ditandai dengan event Seoul Beats on Campus Festival yang akan digelar di area terbuka di President University Convention Center.

Festival yang ditargetkan dihadiri oleh ribuan partisipan tersebut juga akan melibatkan berbagai perusahaan asal Korea Selatan, termasuk menawarkan peluang karier di sana.

Ungkap Handa, K-Wave adalah sebuah gelombang besar yang terencana dan diorkestrasi negaranya dengan sangat rapi.

“Ketika sudah terpikat dengan K-Pop atau K-Drama, kita akan membeli produk turunannya, seperti merchandise, makanan dan minuman, kosmetik, produk kecantikan, atau produk apa pun yang mereka tampilkan. Lalu, kita akan datang ke berbagai konsernya, atau ke Korea Selatan untuk mengunjungi tempat syuting dan berbagai lokasi wisata lainnya, serta membeli aneka produknya. Itulah gelombang besar dari K-Wave.” ucapnya.

Dan, lanjut Handa, itu sudah terbukti. “Banyak produk Korea Selatan yang kini mendominasi bukan hanya pasar Indonesia, tetapi juga dunia,” tegasnya. Faktor kunci dari keberhasilan K-Wave adalah inovasi. “Inilah yang akan kita pelajari habishabisan melalui konsentrasi K-Wave di Presuniv,” ucapnya. Kata Handa lagi, “Indonesia ingin industri kreatifnya berperan penting bagi perekonomian nasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, kita bisa belajar dari cara Korea Selatan mengorkestrasi K-Wave.”

Semangat BTS

Salah satu topik yang akan dipelajari dalam konsentrasi K-Wave adalah tentang BTS atau Bangtan Sonyeondan, boyband asal Korea Selatan. BTS memang fenomenal. Mereka menjadi satu-satunya grup band yang pernah diundang berpidato dalam Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, pada 24 September 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Kim Nam-joon alias RM, yang mewakili koleganya, mengatakan begini: “Cinta sejati dimulai dari mencintai diri kita sendiri.” Prof. Ki-chan Kim, International Chancelor Presuniv, menjelaskan lebih jauh soal materi perkuliahan dalam konsentrasi K-Wave yang menawarkan semangat utama yang ditawarkan oleh BTS. Kata Prof. Kim, “Pesan penting dari grup band ini adalah ‘cintailah dirimu sendiri, dan cintailah sesamamu’. Konsep utama dari pesan tersebut adalah persaudaraan atau brotherhood.”

Semangat persaudaraan itulah yang menjadi inti dari pesan-pesan kemanusiaan atau humanity yang selalu disampaikan oleh BTS. “Konsep itulah yang membuat BTS disukai dan begitu populer di kalangan anak-anak muda. Popularitas BTS dan pesannya yang menginspirasi anak-anak muda itulah yang membuat BTS bahkan diundang untuk memberikan pidatonya di Sidang Umum PBB,” tutur Prof. Kim.

Katanya lagi, “Saya berharap dengan membuka konsentrasi K-Wave, mahasiswa Presuniv bisa mempelajari semangat BTS tersebut. Semangat untuk mencintai diri sendiri dan mencintai sesama. Semangat persaudaraan.”

Salah satu topik penting lainnya dari konsentrasi K-Wave adalah entrepreneurship. Menurut Prof. Kim, ada semangat entrepreneurship yang berbeda dari konsentrasi ini. Ia kemudian memaparkan lebih detail. Kunci utama dari entrepreneurship adalah inovasi. Untuk mendorong munculnya inovasi, para pemimpin mesti berorientasi pada people, pada sumber daya manusia.

“Kuncinya adalah beri mereka inspirasi untuk berani bermimpi. Lalu, berdayakan kemampuan mereka, dan dorong untuk kolaborasi agar setiap orang dapat mencapai kinerja terbaiknya saat berinovasi,” kata Prof. Kim.

Dengan semangat seperti itu, tutur Prof. Kim, bisnis bukan saja akan terus maju, tetapi dunia pun akan berkembang ke arah yang lebih baik. “Jadi, melalui topik BTS yang akan dipelajari dalam konsentrasi K-Wave, kita bukan hanya membangun semangat tentang pentingnya humanity atau kemanusiaan, tetapi juga keinginan untuk mewujudkan dunia yang lebih baik bagi semua orang melalui inovasi,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama 2024, Jumlah Mahasiswa President University yang Ikuti Program IISMA Naik 70% Dibanding Tahun Sebelumnya

Selama 2024, Jumlah Mahasiswa President University yang Ikuti Program IISMA Naik 70% Dibanding Tahun Sebelumnya

Bisnis | Selasa, 23 April 2024 | 05:44 WIB

Triple iz 'Halla', Kolaborasi K-Pop Epik dari Tiga Nasionalitas yang Berbeda

Triple iz 'Halla', Kolaborasi K-Pop Epik dari Tiga Nasionalitas yang Berbeda

Your Say | Senin, 22 April 2024 | 17:19 WIB

6 Lagu K-Pop Mengangkat Isu Lingkungan, Pesan Kuat untuk Menjaga Bumi

6 Lagu K-Pop Mengangkat Isu Lingkungan, Pesan Kuat untuk Menjaga Bumi

Your Say | Senin, 22 April 2024 | 13:01 WIB

Terkini

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB

Investasi Blockchain Mulai Dikenalkan ke Mahasiswa

Investasi Blockchain Mulai Dikenalkan ke Mahasiswa

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:10 WIB

Masih Genggam Sedikit, Kapan Danantara Tambah Porsi Saham GOTO?

Masih Genggam Sedikit, Kapan Danantara Tambah Porsi Saham GOTO?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:02 WIB

Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas

Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:55 WIB

OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional

OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:49 WIB

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB