Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Keuangan Tekor Setengah Triliun, Bank Neo Commerce Mau Right Issue 5 Miliar Saham

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 23 April 2024 | 16:07 WIB
Keuangan Tekor Setengah Triliun, Bank Neo Commerce Mau Right Issue 5 Miliar Saham
Ilustrasi. Jika tidak ada aral melintang, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) bakal melakukan aksi korporasi dengan menerbitkan 5 miliar saham baru bernominal Rp100 per lembar.

Suara.com - Jika tidak ada aral melintang, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) bakal melakukan aksi korporasi dengan menerbitkan 5 miliar saham baru bernominal Rp100 per lembar.

Caranya dengan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) VII atau right issue.

PT Akulaku Silvrr Indonesia dan Rockcore Financial Technology Co.Ltd selaku pemegang saham mayoritas BBYB digadang-gadang telah siap untuk menjadi investor dalam aksi korporasi tersebut.

Mengutip keterangan perseroan di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (23/4/2024) Akulaku Silvrr Indonesia selaku pemilik dari 27,32 persen porsi kepemilikan dan juga Pemegang Saham Pengendali (PSP) BBYB menyatakan kesanggupannhya untuk melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya.

Begitu juga dengan Rockcore Financial Technology Co.Ltd selaku pemilik 6,12 persen saham BBYB telah menyatakan kesanggupan melaksanakan seluruh HMETD-nya.

Dengan demikian, Akulaku Silvrr Indonesia berpeluang menguasai 33,9 persen saham pada BBYB usai right issue.

Sedangkan Rockcore Financial Technology Co. Ltd berpotensi memegang 7,61 persen BBYB.

Tapi, PT Gozco Capital selaku pemegang 8,46 persen saham BBYB akan tergerus menjadi 7,42 persen.

Investor lain yang ingin menyuntik modal BBYB wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada penutupan bursa tanggal 24 Juni 2024.

Saat itu, setiap pemegang 10 miliar saham BBYB akan mendapat 4.153.232.455 HMTED.

Selanjutnya, setiap 1 HMETD dapat ditembus menjadi 1 saham BBYB dengan harga pelaksanaan yang akan ditentukan kemudian.

Namun, aksi korporasi ini dapat berjalan bila OJK menyatakan efektif penerbitan saham baru yang diharapkan jatuh pada tanggal 10 Juni 2024.

Emiten yang rajin menyedot dana investornya melalui right issue ini akan menggunakan dana aksi korporasinya ini untuk membiayai peningkatan kredit dan aset produktif lainnya dalam rangka pengembangan usaha.

Informasi saja, PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) masih mencatat rugi bersih Rp573,18 miliar pada 2023. Kerugian tersebut turun dibandingkan rugi bersih pada tahun sebelumnya Rp789,05 miliar.

Penurunan rugi bersih bank didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) 86,32% secara tahunan (yoy) menjadi Rp3,1 triliun pada 2023.

Sementara margin bunga bersih (net interest margin/NIM) bank naik dari 13,83% pada 2022 menjadi 18,39% pada 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

12 Perusahaan Setor Dividen 2023 Senilai Rp546 Miliar ke Pemprov DKI, Tak Ada Jakpro

12 Perusahaan Setor Dividen 2023 Senilai Rp546 Miliar ke Pemprov DKI, Tak Ada Jakpro

News | Selasa, 23 April 2024 | 13:25 WIB

Manoj Punjabi Jual 356 Juta Lembar Saham FILM di Bawah Harga Pasar

Manoj Punjabi Jual 356 Juta Lembar Saham FILM di Bawah Harga Pasar

Bisnis | Selasa, 23 April 2024 | 12:49 WIB

Prabowo Dipastikan Jadi Presiden, Saham Keluarganya Diborong Investor

Prabowo Dipastikan Jadi Presiden, Saham Keluarganya Diborong Investor

Bisnis | Selasa, 23 April 2024 | 12:11 WIB

Terkini

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB