Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Sri Mulyani Ibaratkan Kondisi APBN RI Seperti Timnas Indonesia U-23

Achmad Fauzi

Sabtu, 27 April 2024 | 15:59 WIB
Sri Mulyani Ibaratkan Kondisi APBN RI Seperti Timnas Indonesia U-23
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Kepresidenan, Jumat (5/4/2024). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengibaratkan APBN Indonesia, bagaikan Timnas Garuda yang bertanding di Piala Asia U-23, menunjukkan performa yang solid dan on-track.

Namun, layaknya pertandingan sepak bola, APBN dihadapkan pada berbagai rintangan dan tekanan yang semakin kompleks di tengah gejolak situasi global.

Meskipun pendapatan negara hingga Maret 2024 mencapai Rp620,01 triliun (22,1% target), angka ini menunjukkan penurunan 4,1% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, belanja negara meningkat 18% menjadi Rp611,9 triliun (18,4% pagu), menghasilkan surplus APBN sebesar Rp8,1 triliun (0,04% PDB).

"Kondisi perekonomian global yang masih lemah terus memberikan tekanan bertubi-tubi, terutama dari sisi geopolitik. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu disrupsi rantai pasok dan volatilitas harga komoditas. Hal ini bagaikan badai yang mengancam kelancaran performa Timnas dan stabilitas APBN," ujar Sri Mulyani seperti yang dikutip dari Instagram resminya @smindrawati, Sabtu (27/4/2024).

Di samping itu, lanjut Sri Mulyani, perekonomian Amerika yang sudah pulih, namun inflasi masih tetap tinggi menyebabkan kebijakan suku bunga higher for longer masih berlanjut melampaui ekspektasi pasar.

Hal ini yang menyebabkan obligasi AS dan indeks Dolar menguat, sehingga terjadi arus modal keluar di banyak negara dan perlemahan mata uang selain Dollar.

"Dengan situasi ini, perekonomian kita masih terjaga baik. @kemenkeuri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Q1 2024 masih berada di sekitar 5% yoy. Hingga Maret ini, PMI kita masih tetap ekspansif di 54,2; Indeks Keyakinan Konsumen masih tinggi di 123,8; Mandiri Spending Index tetap tumbuh di 46,9; Indeks Penjualan Rill juga positif di 3,5% yoy. Inflasi kita juga relatif terkendali di 3,05% yoy," Imbuh Sri Mulyani.

Maka dari itu, Sri Mulyani memastikan APBN akan terus dikelola dengan penuh kehati-hatian serta responsif terhadap risiko global yang sangat dinamis.

"Timnas Indonesia maju ke semifinal, APBN #UangKita jadi shock absorber secara optimal," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Sebut RI Berisiko Kena Imbas Konflik Iran-Israel, Harga BBM Naik di Mei?

Sri Mulyani Sebut RI Berisiko Kena Imbas Konflik Iran-Israel, Harga BBM Naik di Mei?

Bisnis | Jum'at, 26 April 2024 | 11:37 WIB

Ditanya Ikut Pindah ke IKN Bulan Juli? Sri Mulyani: Belum Tahu!

Ditanya Ikut Pindah ke IKN Bulan Juli? Sri Mulyani: Belum Tahu!

Bisnis | Rabu, 24 April 2024 | 17:11 WIB

Sri Mulyani Dikabarkan Basuki Tak Ikut Ngantor di IKN Bulan Juli

Sri Mulyani Dikabarkan Basuki Tak Ikut Ngantor di IKN Bulan Juli

Bisnis | Rabu, 24 April 2024 | 16:35 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB