Blockchain dan Aset Kripto Jadi Kunci Transformasi Ekonomi Digital Masa Depan Indonesia

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 06 Mei 2024 | 07:30 WIB
Blockchain dan Aset Kripto Jadi Kunci Transformasi Ekonomi Digital Masa Depan Indonesia
CEO Indodax Oscar Darmawan [Antara via Indodax]

Suara.com - Pesatnya kemajuan teknologi telah membawa dampak yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satu inovasi yang mencuat dalam beberapa tahun terakhir adalah teknologi blockchain. Perubahan lanskap industri global, terutama di tengah gejolak ekonomi saat ini, menjadi salah satu bukti kuat akan keberhasilan adopsi teknologi ini.

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti, Tirta Karma Senjaya mengatakan, pandemi Covid-19 telah mempercepat proses digitalisasi. Pembatasan sosial yang diberlakukan memaksa masyarakat untuk bergeser menuju teknologi digital, menciptakan lonjakan penggunaan internet yang signifikan.

"Faktanya dari 278,7 juta penduduk Indonesia, sekitar 66,5 persen diantaranya menggunakan internet. Oleh karena itu, saat ini pemerintah aktif dalam menggalakkan untuk pengembangan ekonomi digital," kata Tirta dalam acara INDODAX Goes to Campus IBI Kesatuan Bogor.

Data dari Google menunjukkan proyeksi ekonomi digital Indonesia mencapai US$146 miliar pada tahun 2025, menjadikannya pemain terbesar di kawasan Asia Tenggara.

"Oleh karenanya, pemerintah menjadikan perdagangan aset kripto sebagai salah satu strategi kunci untuk mempercepat, menciptakan, dan mendorong upaya pemgembangan ekonomi digital Indonesia pada tahun 2030," kata Tirta.

CEO INDODAX, Oscar Darmawan menilai aset kripto yang mendasarkan diri pada teknologi blockchain ini menawarkan paradigma baru dalam berbagai industri dengan memberikan transparansi, keamanan, dan efisiensi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Teknologi ini juga memiliki keunggulan dalam desentralisasi, sehingga lebih tahan terhadap serangan siber. Misalnya, jika satu server blockchain terkena serangan, sistem dapat beralih ke server lainnya," paparnya.

Bitcoin dan Ethereum adalah dua contoh utama aset kripto yang telah menjadi pusat perhatian dalam pasar global.

Bitcoin, yang sering disebut sebagai "emas digital", dianggap sebagai aset safe haven di tengah ketidakstabilan ekonomi global, sementara Ethereum yang awalnya dirancang sebagai sistem operasi untuk aplikasi terdesentralisasi telah membuka pintu bagi inovasi baru dalam industri.

Peluncuran ETF Bitcoin dan Ethereum Spot di Amerika Serikat dan Hong Kong menandai pengakuan resmi terhadap kedua aset kripto tersebut sebagai investasi yang sah dan aman. Langkah ini diharapkan membuka jalan bagi negara-negara lain untuk mengikuti jejak tersebut, memperluas aksesibilitas terhadap aset kripto di seluruh dunia.

Meskipun perkembangan ini menghadirkan potensi besar bagi masa depan ekonomi digital, perlu diingat bahwa investasi dalam aset kripto memerlukan pemahaman yang mendalam dan strategi yang matang.

Hal ini ditegaskan oleh Profesor Bambang Pamungkas dari IBI Kesatuan, menyadarkan bahwa walaupun teknologi blockchain dan aset kripto menjanjikan, tetaplah penting untuk menjaga kewaspadaan dalam setiap langkah investasi.

"Meskipun terdapat banyak aspek positif dari teknologi blockchain dan aset kripto, tetap penting untuk menjaga kewaspadaan. Dalam berinvestasi di bidang ini, diperlukan pemahaman yang mendalam dan strategi yang matang," tukas Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Dibanderol USD 69.000, Begini Ramalan Harga Bitcoin

Masih Dibanderol USD 69.000, Begini Ramalan Harga Bitcoin

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 12:02 WIB

Apakah Halal Investasi Aset Kripto? Begini Kata Fatwa Muhammadiyah

Apakah Halal Investasi Aset Kripto? Begini Kata Fatwa Muhammadiyah

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:39 WIB

ICE Suntik OKX USD 25 Miliar, Siap Boyong Saham NYSE ke Blockchain

ICE Suntik OKX USD 25 Miliar, Siap Boyong Saham NYSE ke Blockchain

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:15 WIB

Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026

Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 07:05 WIB

Bitcoin Naik Turun Imbas Perang Timur Tengah, Manajemen Risiko Dinilai Jadi Kunci

Bitcoin Naik Turun Imbas Perang Timur Tengah, Manajemen Risiko Dinilai Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:40 WIB

CFX Bidik Peningkatan Volume demi Saingi Bursa Kripto Global

CFX Bidik Peningkatan Volume demi Saingi Bursa Kripto Global

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:41 WIB

CFX Optimistis Tarik Transaksi Kripto ke Dalam Negeri

CFX Optimistis Tarik Transaksi Kripto ke Dalam Negeri

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:38 WIB

Genjot Transaksi Kripto, OSL Indonesia Tebar Insentif Khusus

Genjot Transaksi Kripto, OSL Indonesia Tebar Insentif Khusus

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:24 WIB

Bursa Kripto CFX Siapkan Strategi Pasar Kripto RI Lebih Kompetitif

Bursa Kripto CFX Siapkan Strategi Pasar Kripto RI Lebih Kompetitif

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:05 WIB

Bursa Kripto CFX Optimistis Pasar Aset Kripto Tumbuh Positif pada 2026

Bursa Kripto CFX Optimistis Pasar Aset Kripto Tumbuh Positif pada 2026

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 17:35 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB