Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Dulu Berjaya Kini Pabriknya Tutup di Purwakarta, Ternyata Sepatu Bata Bukan Merek Asli Indonesia

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 06 Mei 2024 | 10:36 WIB
Dulu Berjaya Kini Pabriknya Tutup di Purwakarta, Ternyata Sepatu Bata Bukan Merek Asli Indonesia
Ilustrasi Pabrik Sepatu Bata [Ist]

Suara.com - Siapa yang tak kenal dengan sepatu Bata? Merek sepatu legendaris ini telah menemani langkah kaki masyarakat Indonesia selama lebih dari 90 tahun.

Didirikan pada tahun 1931, Bata telah menjadi salah satu produsen sepatu terbesar di Indonesia, dengan produk-produknya yang terkenal dengan kualitas, ketahanan, dan harganya yang terjangkau.

Tapi kini kejayaan sepatu bata tampaknya mulai redup usai salah satu fasilitas pabriknya di Purwakarta resmi tutup setelah beroperasi hampir 30 tahun.

Pengumuman penutupan pabrik ini langsung diungkapkan perusahaan melalui Corporate Secretary Bata, Hatta Tutuko yang menyatakan penutupan pabrik dilakukan per 30 April 2024 lalu. Ratusan pekerja yang menggantungkan nasibnya di pabrik tersebut harus rela terkena PHK.

Menarik untuk melihat sejarah panjang perjalanan sepatu Bata di Indonesia.

Dimulai pada tahun 1931, ketika perusahaan ini mendirikan pabrik pertamanya di Kalibata, Jakarta Selatan. Sejak saat itu, Bata terus berkembang dan memperluas jangkauannya, dengan mendirikan pabrik kedua di Purwakarta pada tahun 1994. Saat ini, Bata memiliki lebih dari 1.000 toko di seluruh Indonesia, dan produknya telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia.

Bata tak hanya menawarkan sepatu yang berkualitas, tetapi juga menghadirkan berbagai macam produk alas kaki lainnya, seperti sandal, sepatu anak-anak, dan sepatu olahraga.

Bata juga selalu berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk dengan kualitas terbaik bagi para pelanggannya. Perusahaan ini menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi dan menerapkan teknologi terbaru dalam proses produksinya.

Salah satu fakta menarik adalah Bata ternyata bukan merek asli Indonesia, perusahaan ini sebetulnya didirikan pada tahun 1894 di Zlin, Republik Ceko.

Perusahaan ini merupakan salah satu produsen sepatu terbesar di dunia, dengan lebih dari 5.000 toko di lebih dari 70 negara dan telah memproduksi lebih dari 3,5 miliar pasang sepatu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Pabrik di Indonesia Sudah Tumbang Tahun Ini

2 Pabrik di Indonesia Sudah Tumbang Tahun Ini

Bisnis | Senin, 06 Mei 2024 | 10:16 WIB

Alasan Pabrik Sepatu Bata Tutup, Kerugian Ternyata Tak Main-main

Alasan Pabrik Sepatu Bata Tutup, Kerugian Ternyata Tak Main-main

Bisnis | Minggu, 05 Mei 2024 | 13:25 WIB

Kabar Duka! Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta Bangkrut, PHK Ratusan Pekerja

Kabar Duka! Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta Bangkrut, PHK Ratusan Pekerja

Bisnis | Sabtu, 04 Mei 2024 | 21:16 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB