Sejarah Berdirinya Sepatu Bata Hingga Akhir Hayatnya

Iwan Supriyatna, Syifa Nur Layla

Senin, 06 Mei 2024 | 14:54 WIB
Sejarah Berdirinya Sepatu Bata Hingga Akhir Hayatnya
Ilustrasi Pabrik Sepatu Bata [Ist]

Suara.com - Sepatu dengan jenama “Bata” tentu tak asing terdengar. Bata adalah jenama sepatu tenar di Indonesia. Bahkan kerap dikira jenama lokal. Lantas, apakah benar pendiri Bata adalah orang asli Indonesia?

Sejatinya pendiri sepatu Bata berasal dari orang asal Republik Ceko bernama Tomas Bata. Dulunya dia sempat dijuluki “Raja Sepatu” di Ceko.

Adapun nama lengkap perusahaan sepatu tersebut adalah T&A Bata Shoe Company dan terdaftar di Zlin, Republik Ceko. Dalam mendirikan perusahaannya, Thomas tak sendirian. Ada kedua saudaranya yang ikut membantu yaitu Anna Bata dan Antonin Bata.

Mereka bertiga adalah generasi kedelapan keluarga Bata yang terkenal sebagai pembuat sepatu. Perusahaan yang didirikan pada 1894 itu, punya gedung pertamanya di Zlin, Ceko.

Mulanya hanya membuat sepatu buatan tangan dari kulit dan kanvas. Lalu menjualnya ke penduduk setempat dengan harga terjangkau serta kualitas tak kaleng-kaleng.

Saat Perang Dunia I, permintaan sepatu tentara meledak. Bata menerima pesanan 50.000 lebih sepatu tentara Austro-Hongaria.

Akhirnya sepatu Bata kian menyebar ke benua Eropa seperti Jerman, Belanda dan Inggris. Pada 1931, Bata membuka pabrik di Kanada. Setahun kemudian, membuka pabrik di Syracuse, New York.

Sayangnya, kala Perang Dunia II, keluarga Bata terpaksa meninggalkan Ceko. Mereka pindah ke Swiss dan Kanada.

Meski demikian, sepatu Bata terus menggurita ke benua lain yakni Asia dan Afrika. Selain sepatu, Bata juga menambah varian produk berupa aksesoris dan tas.

baca juga

Kini, kantor pusat Bata terletak di Swiss dengan kantor cabang tersebar lebih dari 70 negara.

Masuk Indonesia

Bata mulanya mendirikan pabrik di Indonesia pada 1939 di bawah naungan PT Sepatu Bata Tbk. Bata bekerjasama dengan pihak importir Netherlandsch-Indisch di Tanjung Priok.

Status Bata termasuk perusahaan asing di Indonesia pada 1978 sehingga ada larangan menjual produk secara langsung di pasar. Akhirnya Bata menyusun strategi dengan hanya menjual ke penyalur khusus dengan sistem konsinyasi.

Enam tahun kemudian, Bata mendirikan pabrik di tengah perkebunan karet wilayah Kalibata, Jakarta Selatan. Produksinya mulai pada 1940.

Sejak 1982, perusahaan tersebut sudah terdaftar sebagai emiten berkode BATA di Bursa Efek Indonesia. kemudian merampungkan konstruksi pabrik di Purwakarta pada 1994.

Sayangnya kabar duka pun datang. Pada 30 April 2024, Bata terpaksa mengambil langkah penutupan pabriknya di Purwakarta. Sebab perusahan itu telah kehilangan banyak permintaan pelanggan sejak pandemi Covid-19.

Sebelumnya pada 2021, Bata sempat menutup sejumlah gerai untuk memperbaiki kinerja perusahaan. Diketahui 2020 lalu, kerugian Bata menanjak hingga Rp177,76 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bata Diingatkan Bayar Hak Pekerja Setelah Tutup Pabrik

Bata Diingatkan Bayar Hak Pekerja Setelah Tutup Pabrik

Bisnis | Senin, 06 Mei 2024 | 14:45 WIB

Tutup Pabrik, Ternyata Kondisi Keuangan Keuangan BATA Tak Baik-baik Saja

Tutup Pabrik, Ternyata Kondisi Keuangan Keuangan BATA Tak Baik-baik Saja

Bisnis | Senin, 06 Mei 2024 | 14:18 WIB

2 Pabrik di Indonesia Sudah Tumbang Tahun Ini

2 Pabrik di Indonesia Sudah Tumbang Tahun Ini

Bisnis | Senin, 06 Mei 2024 | 10:16 WIB

Terkini

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:15 WIB

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:14 WIB

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:11 WIB

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 13:06 WIB

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:03 WIB

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:00 WIB

Namanya Tersangkut di Heboh Penyadapan Ilegal, Hercules Buka Suara

Namanya Tersangkut di Heboh Penyadapan Ilegal, Hercules Buka Suara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 12:50 WIB

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:40 WIB

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:30 WIB

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

×