Tambang Emas Pani Milik Merdeka Copper Gold Berpotensi Jadi Raksasa Emas Asia Pasifik

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 16 Mei 2024 | 17:22 WIB
Tambang Emas Pani Milik Merdeka Copper Gold Berpotensi Jadi Raksasa Emas Asia Pasifik
Tambang Emas Pani (Dokumentasi MDKA)

Suara.com - Proyek Tambang Emas Pani milik PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) tengah menjadi sorotan. Tak heran, tambang yang terletak di Pohuwato, Gorontalo ini diprediksi memiliki cadangan emas yang melimpah, serta berpotensi menjadi salah satu yang terbesar di Asia Pasifik.

Lantas apa menariknya tambang emas Pani satu ini? Mari kita kupas lebih dalam mengenai keistimewaannya

Kandungan Emas yang Mentereng:

Menurut hasil studi kelayakan (Feasibility Study), Tambang Emas Pani diperkirakan memiliki kandungan sumber daya mineral sebesar 6,7 juta ounces emas. Sebagai gambaran, angka ini tergolong fantastis.

Dengan asumsi produksi mencapai 250.000 ounces per tahun selama 15 tahun, Pani bisa dinobatkan sebagai tambang emas primer terbesar di Asia Pasifik.

"Ini (tambang emas Pani) nantinya kalau mulai produksi akan menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia dengan kandungan 6,7 juta ounces emas. Itu pun yang baru kita ketahui," kata General Manager Communications MDKA Tom Malik dalam acara Merdeka's Workshop for Journalists.

Umur Tambang yang Panjang:

Tak hanya kaya emas, Tambang Emas Pani juga diprediksi memiliki umur tambang yang panjang. Dengan pengelolaan optimal, produksi diperkirakan bisa berjalan hingga 15 tahun. Ini menjadi kabar baik bagi Indonesia, pasalnya pasokan emas dalam negeri bisa lebih terjamin.

"Ini proyek emas primer. Ini bisa jadi paling besar karena produksi tertinggi 500.000 ounces per tahun," jelas Tom Malik.

Potensi Pendapatan yang Signifikan:

Kelimpahan emas dan umur tambang yang panjang tentu berimbas pada potensi pendapatan. Proyek Emas Pani digadang-gadang bisa menjadi sumber pendapatan signifikan bagi Merdeka Copper Gold.

Berdasarkan hasil FS, proyek ini diperkirakan bisa menghasilkan revenue hingga US$11,4 miliar, dengan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) mencapai US$7,4 miliar selama 10 tahun pertama operasional. Angka tersebut tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi investor.

Perusahaan Berpengalaman di Belakangnya:

Di balik kesuksesan Proyek Emas Pani, tentu ada peran penting PT Merdeka Copper Gold Tbk. Perusahaan ini dikenal sebagai pemain lama di industri pertambangan logam dan mineral Indonesia. Pengalaman panjang tersebut menjadi bekal yang mumpuni untuk mengelola Tambang Emas Pani secara optimal dan efisien.

"Merdeka Copper Gold bakal memulai produksi tahun depan. Mulai operasinya kita akan dimulai akhir tahun depan," ungkap Tom.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harta Karun di Bawah Kaki: Proyek Tembaga Raksasa Merdeka Copper di Banyuwangi

Harta Karun di Bawah Kaki: Proyek Tembaga Raksasa Merdeka Copper di Banyuwangi

Bisnis | Selasa, 14 Mei 2024 | 19:18 WIB

Ketika Hasil Industri Pertambangan Hadir di Kehidupan Sehari-hari

Ketika Hasil Industri Pertambangan Hadir di Kehidupan Sehari-hari

Bisnis | Rabu, 08 Mei 2024 | 16:46 WIB

Emiten Tambang Merdeka Copper Mau Terbitkan 2,4 Miliar Saham Baru, Tertarik?

Emiten Tambang Merdeka Copper Mau Terbitkan 2,4 Miliar Saham Baru, Tertarik?

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2024 | 09:44 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB